Sajak Pohon Tua


Mungkin Tuhan mulai murka
Dulu surga kini neraka
Alam rimba sudah tak perjaka
Bah datang tak bisa diterka

Dimanakah hati kalian
Menjaga kami pohon hutan
Kapan manusia liar masuk rutan
Yang tak memikirkan masa depan

Sungguh kami merasa kurus
Terus-terusan tak diurus
Tak ada lagikah seorang tulus
Bukan sekedar bualan pupus

Kami hampir hancur
Keringat kalian mengucur
Menunggu sisa dari umur
Melihat dunia hancur lebur

Apakah manusia mulai lupa
Sumber air dari siapa?
Yang setiap hari mereka pompa
Yang kami inginkan tak seberapa


Bumi mulai memanas
Kehidupan juga keras
Berbagai larangan tegas
Hanya mereka kelewat cerdas

Antar manusia saja tak peduli
Apalagi dengan kami
Menebang tanpa menanami
Kemewahan apa yang mereka cari?

Sudikah kalian?
Wahai para teman
Serentak lakukan penghijauan
Bukan hanya iklan dan bualan

2 comments

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home