October Movie: INFERNO


A minute to midnight...

              Hi good people! Its been in the mid of October actually. Bersyukur banget yang lain pada UTS tapi fakultas saya mundur seminggu karena diesnat. Bisa bernafas lega dikit walaupun tugas dan makalah tetep ada. Jadinya kemarin nyempetin deh kabur sebentar ke bioskop nonton Inferno, padahal di Amerika tayangnya tanggal 28 Oktober.



                Jadi, setelah The Da Vinci Code sama Angels and Demons difilmkan, Inferno akhirnya nyusul ngelompatin The Lost Symbol. Setelah nonton Inferno, saya jadi mikir, begitu banyak rahasia di dunia ini yang kayanya nggak bakal habis dikupas satu persatu sampai meninggal. Luar biasa ya. I also adore betapa Dan Brown bisa membuat karya yang jarak nyata dan fiksinya sangat tipis. Bikin bertanya-tanya: Ini beneran nggak sih. Hati-hati ya, bisa-bisa sejarah keacak-acak nih lama-lama.

“Or maybe pain can save us...”

                Balik ke filmnya, sebelumnya saya belum baca bukunya jadi jangan hina saya sepuasnya. Ingat, karakter itu hal utama. Oke, apasih. Sepanjang yang saya tahu, nyawa Robert Langdon lagi-lagi dalam bahaya. Alur masih sama, tetep pindah dari satu tempat ke tempat lain, petunjuk satu ke petunjuk lainnya, dan juga sosok wanita yang mendampingi “petualangan” Robert Langdon. Kali ini sosok wanita tersebut adalah Dr. Sienna Brooks. Dokter cantik yang merawat Pak Langdon ini saat lupa ingatan.


                Yap, ingatan Langdon akan dikacaukan di sini. Padahal yang kita tahu Langdon sangat ahli dalam simbol. Meskipun alur ceritanya masih sama dan memungkinkan banget buat bisa ditebak, tapi di Inferno ini dibuat berbeda kasusnya, disuguhi plot twist juga. Rekomen banget buat yang pengin nonton film berat gini. Nggak bakal bosen juga sih soalnya tempat-tempat sejarah gitu diadain di film. Nggak serumit The Da Vinci Code juga, mungkin kalo di buku beda. 

“The darkest places in hell are reserved for those who maintain their silence at times of crisis.”

                Well, kalo Da Vinci Code tentang Yesus dan Maria Magdalena, Angels & Demons tentang konspirasi di Vatikan, Inferno tentang pengembangan sejarah (Dante’s Inferno dan Black Death) yang menginspirasi pembuatan virus yang mengancam seluruh kehidupan manusia di muka bumi. As we know, populasi manusia di bumi ini banyak banget, nggak heran kan banyak kerusakan dimana-mana? Kombinasi yang apik menurut saya. Kena juga paradoksnya. Eh kebanyakan clue nih kayanya, ayo lah jangan mau ketinggalan petualangan Robert Langdon!
 ***

Inferno
Ron Howard
Rilis 12 Oktober 2016 (Indonesia)
Tom Hanks, Felicity Jones, Ben Foster, Irrfan Khan, Ana Ularu etc
Genre: Mistery, Thriller

Imgcr: comingsoon.net, sonypictures.com

4 comments

  1. Saya udah nonton filmnya dan baca bukunya #BukanPamer
    Dan ternyata, ending ceritanya itu sangat berbeda antara yang ada di buku dengan apa yang ada di filmnya. Rasanya agak kecewa :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yang saya baca di spoiler2 sih gitu, mungkin ini juga salah satu trik biar nggak cuma di film yang "eh ternyata gini", biar bagi kaum yang belum baca kaya saya penasaran sama bukunya, terus akhirnya ditambah "eh endingnya kok ternyata gini"

      Delete
  2. Aku belom nonton. Takut aja berat kayak film sebelumnya, malah gak mudheng :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggaak kok, yang ini lebih ringan :)

      Delete

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home