Amara, Tempat Sadis Milik Manusia Iblis - [Dead by Nighfall Review]




Dead by Nightfall – Perburuan Terakhir
Penulis: Beverly Barton
Penerbit: ZEBRA BOOKS, NY. Dastan Books, ID.
Penerjemah: Uki dimas gemawan
Penyunting: Arif Budi Nugroho
Genre: Romantic suspense, thriller
Jumlah hlm: 504 hlm
ISBN: 978-602-247-063-2
Harga: Rp 69.900,-

Nic perlu menunjukan kepada Linden bahwa sekalipun ia tidak melakukan perlawanan fisik, ia tidak kalah. Linden salah besar jika menganggap York memilih tubuh dan jiwanya. Mereka bahkan bisa membunuhnya. Namun jiwanya hanya milik dirinya sendiri dan Nic tidak akan melepaskannya. Apa pun yang terjadi.”


Saya percaya pasti ada buku bagus walaupun nggak terkenal, nggak banyak orang yang baca. Iya, seperti kemungkinan banyak orang baik tanpa kita ketahui. Lah ini ngelantur. Well, saya selalu menyukai buku-buku terjemahan terbitan Dastan, selalu padat dan berbobot, yang justru lagi-lagi saya dapat random dari buku-buku bazzar. 

Dead by Nightfall, setelah membaca dan ubek-ubek di internet ternyata series ke 13 dari Griffin Powell dan seri terakhir dari Dead by Trilogy. Beruntung sekali saya dapat yang terakhir, kalau yang kedua belas kan nanggung. Keliatannya sih tipis, tapi ternyata sampai 500 lembar, pantes bacanya jadi lama. Well as I said before, kalaupun searching nama Griffin Powell atau Nicole Baxter Powell di mesin pencari pasti masih sangat jarang. Padahal, buku ini bagus sekali, dari segi alur, penggambaran tokoh, sampai penggambaran tempat sangat kuat dan detail. 

Dead by Nightfall ini ceritanya kompleks, saya jadi ingat sama Hunger Games. Tapi kalau Hunger Games trilogy kan cuma dua tahun trauma di arena, sedangkan Griffin Powell empat tahun di Amara. Tempat bengis untuk orang-orang kaya mempermainkan orang-orang terpilih untuk mereka eksekusi, permainan berburu, permainan seks brutal, dan saling bunuh antar tahanan, tanpa sponsor. Then, Griffin Powell berhasil bebas dari Amara, dan sudah memastikan membunuh sang pimpinan, York.

“Jatuh cinta dengan Nic dan membuat Nic balas mencintainya merupakan keajaiban bagi Griff. Apakah seorang pria boleh meminta lebih dari satu keajaiban seumur hidupnya? (hlm. 81)

Griffin yang bebas tentunya merasa dia sudah dirusak oleh monster-monster di sana. Singkatnya dia tidak percaya akan cinta, bahkan menikah. Namun berbeda setelah bertemu dengan Nicole, klise sih awalnya sebel-sebelan lalu jadi cinta dan melindungi istrinya dengan sangat ketat. Griffin memiliki traumatis itu akhrinya terbantu oleh wanita bernama Nic, yang bukan wanita biasa tentunya, hidupnya berubah, lebih hangat, bahagia bersama Nic. Bagi Griffin, Nic adalah penyelamatnya.

Konflik dimulai dari kaburnya Nic dari Griffin Rest karena pertengkaran, yang kemudian diculik York. Tambah rumit lagi ternyata Nic sedang hamil. Griffin jadi kacau balau selain kehilangan separuh darinya, pria kejam yang digadang-gadang sudah tewas bernama York  itu kembali mengusik kedamaiannya, dan akhrinya dia memanggil semua rekan untuk membantunnya. 

Kemudian saya dihadapkan oleh proses penyelamatan yang menguras emosi dan juga tenaga. Nggak cuma dua atau tiga minggu ketemu loh, berbulan-bulan. Iya, bisa dibayangkan penyiksaan apa saja yang didapat Nic. Korban-korban berjatuhan, keselamatan Nic dan bayinya sangat rawan, belum keamanan-keamanan Amara yang sangat ketat, kemudian juga masalah-masalah pribadi antar tokoh. Dalam alur-alur tersebut saya menyukai bagaimana Griffin mencintai dan mengagumi istrinya teramat dalam, namun bukan berarti Griffin adalah pria lemah dan melankolis.

Kalau kekurangan sih, saya kira nggak bakal nemu kata typo karena kan ini novel terjemahan, tapi akhirnya nemu juga di halaman 454 yaitu tuan murah, harusnya tuan rumah. Kemudian dari alur cerita, keseringan flashback tentang bagaimana penyesalan Griffin tentang tidak memberi tahu masa lalunya secara utuh pada Nicole.

“Apa yang bisa dilakukan seorang manusia ketika ia dihadapkan pada hal yang berada di luar kekuasaanya?” (hal 283)

Kemudian, bagi kamu yang penasaran apakah Nicole dan Griffin selamat, yang penasaran apakah Malcom York sebegitu kuatnya hingga hidup kembali, yang penasaran apakah memang ada wanita masa lalu Griffin yang tak dapat dilupakan, yang penasaran dengan hubungan Griffin dan Nicole. Boleh jadi kamu membaca kesemua series Griffin Powell.

Untung Amara, bukan Amarfa atau Awmarfa.

No comments

Post a Comment

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home