An Ember in the Ashes [GIVEAWAY]

“Tapi, aku tahu kematianku takkan membebaskanmu. Takkan memberimu ketenangan. Kau bukan orang yang membunuhku. Aku yang memilih untuk mati. Karena aku lebih suka mati daripada menjadi sepertimu. Aku lebih suka mati daripada hidup tanpa belas kasihan, tanpa kehormatan, tanpa jiwa.” – Elias, 487. (kutipan favorit, so far)


Alhamdulillah terima kasih sekali kesempatannya pada Penerbit Spring yang telah memilih saya menjadi salah satu host, bisa saya bilang bahwa Haru Grup termasuk Spring sebagai imprint memiliki kualitas terbitan buku yang ciamik padat berisi dan bagus-bagus. Pengin saya tembak aja rasanya. Eh sebelumnya kamu udah baca review saya di An Ember in the Ashes belum? Kalau belum, huh, teganya! Intip-intip dulu deh biar dapet “clue”. Hihihi.

Ada merchandise set An Ember in the Ashes yang isinya salah satu dari ketiga ini:
  1. Bookmark set. Jadi kaya punya saya, ada empat karakter dan sukaaa banget yang Helene.
  2. Topeng.
  3. Bookmark dari bahan metal
Dinamai merchandise set karena dapatnya acak, antara bookmark set dan topeng atau atau bookmark metal. Jadi kalau kamu nyari jodoh atau dia yang pergi meninggalkanmu tanpa alasan nggak bakal ada di sini ya, maaf sekali.

Untuk giveaway, syaratnya mudah:

  1. Follow akun media sosial Penerbit Spring, mulai dari twitter @penerbitspring, IG @penerbitspring dan like fanpage Penerbit Spring. Tentunya di sana banyak info-info dan giveaway.
  2. Beralamat di Indonesia dan memfollow blog ini via email/GFC, dan meninggalkan komentar di postingan Review An Ember in The Ashes (yang ini opsional).
  3. Share info GA ini di twitter dan tag @umimarfa dan @penerbitspring, kalau mau di Instagram juga boleh dengan foto jadwal blogtour di bawah dan jangan lupa tag @penerbitspring. Kalau mau dua-duanya juga lebih baik :)
  4. Jawab pertanyaan dengan format Nama, Akun Twitter/IG, link share, dan jawaban:

“Bagaimana kamu melihat dirimu sendiri dalam dunia fiksi? Apakah kamu ingin menjadi pahlawan, sang pemberani, gadis hutan atau yang lainnya? Silahkan berimajinasi sebebas dan seliar-liarnya.”

Mudah bukan? Giveaway ini berlangsung dari tanggal 31 Maret 2017 – 5 April 2017. Ada tiga potongan puzzle yang nangkring di sini, jangan lupa di simpan ya. 





Cari juga kepingan-kepingan hati puzzle yang lain di blog-blog di bawah ini ya, di sana juga ada review, ask author, giveaway dan juga kepingan puzzle. Kurang lengkap apa tim kita, hihi maafkan saya suka najong. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan coret di kolom komentar. :)


Jangan lupa juga teman-teman untuk final blog tour An Ember in the Ashes akan diadakan di fanpage Penerbit Spring tanggal 4 April 2017 berhadiah satu novel An Ember in the Ashes dan merchandise set. Yay, who’s excited? Pastikan kamu nggak ketinggalan!
^^

UPDATE PEMENANG

Halo, sebelumnya mau ngucapin terima kasih buat semua pihak dari Penerbit Spring, Kak Teguh, teman-teman host:  Kak Aya, Neneng, Asri, Athaya dan Sulhan. Juga, mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan blog tour ini ya. Terima kasih juga atas keantusiasan peserta dalam berimajinasi, kalian semua luar biasa! Namun, saya harus memilih salah satu hihi, selamat kepada @elaaakk, yay. Segera kirim data diri nama, alamat, dan no HP ke umi(dot)marfa(at)gmail(dot)com ya!

26 comments

  1. Nama: Rimadian Ulfa Yusfia
    Akun: @AdinRim
    Link Share: mobile.twitter.com/AdinRim/status/847699911873253378
    Jawaban: saya suka mengkhayal jadi cewek ilmuwan di novel-novel sci-fi, haha. Ceritanya dia itu bukan gadis pemberani, tapi suatu ketika pas ada masalah *misal perang gitu* dia jadi pahlawan di belakang layar, jadi nggak ikut maju tapi cukup dengan penelitian yg berpengaruh pada kehidupan umat manusia. Haha wml..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  2. Nama: Insan Gumelar Ciptaning Gusti
    Akun Twitter: @san_fairydevil
    link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/847714887107203073
    jawaban:

    “Bagaimana kamu melihat dirimu sendiri dalam dunia fiksi? Apakah kamu ingin menjadi pahlawan, sang pemberani, gadis hutan atau yang lainnya? Silahkan berimajinasi sebebas dan seliar-liarnya.”

    Aku ingin menjadi seorang ninja perempuan yang hebat. Yang bisa melakukan banyak jutsu hebat. Meskipun begitu aku adalah ninja perempuan yang hidup atau tinghal di dunia modern. Jadi enak kalau mau kemana-mana bisa pake jurus teleportasi. Hemat uang, enggak usah takut macet. Kalau mau pergi deket, bisa lompat-lompat. Yah pokok kayak jutsu-justu nya di dunia Naruto tapi tinggal di kehidupan modern. Semacam Naruto dari Konoha pindah ke Tokyo. Nah aku verai perempuannya. Sasuke versi perempuan itu aku. Hahaha ๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  3. Nama: Rosi Eksa
    Akun twitter: @Arthms12
    Link share: https://mobile.twitter.com/Arthms12/status/847966985367334913

    Jawaban: aku? Jadi tokoh fiksi? Wkwkwk *iklan* udah cita-cita dari lamaaaa Kak, cita2 yg gak akan pernah terwujud๐Ÿ˜‚ alhamdulillah sejak pertama suka baca novel langsung suka genre fantasi dan pastinya aku punya karakter yang kuimpikan untuk diriku sendiri. Aku mau jadi demigod! Huahahaha dari semua buku fantasi yang kubaca, cuma kisahnya percy jackson aja yang "nempel" terus di otakku. *gatau deh kalau baca Ember series~ bakal ganti fandom nggak ya?๐Ÿ˜…* yang jelas jawabanku sekarang tetap, aku ingin jadi demigod kabin 3 alias putri dari papa Poseidon.. jadi gadis berambut cokelat, lurus, sebahu, mata hijau dan tubuh kecil tapi kuat. Aku mau jadi sang Pemberani dan pemberontak (kenapa? Seneng aja sama karakter antagonis wkwkwk)diperjelas: jadi aku maunya sih pahlawan, tapi cara menegakan keadilannya ala ala vilain gitu hahahaha #plak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  4. Nama: Ainhy Edelweiss
    Twitter @ainhy_edelweiss
    Link share : https://twitter.com/ainhy_edelweiss/status/848412678569598976

    Baca review buku An Ember in the Ashes udah buat aq jatuh hati gara2 tokohnya, Laia. Dr pertanyaan kak Umi marfa, aku melihat diriku seperti Laia (meski gak sama 100%) Laia yang pesimis dan biasa2 saja, jujur q sering mengalami ini. Merasa pesimis. Tapi, jika aq berkesempatan ada dlm tokoh fiksi, aku ingin menjadi Laia, yah memperjuangkan sesuatu yg merubah hidupnya 180 derajat yang berani menghadapi apapun.

    Jawab pertanyaan ini bikin ngayal senyam senyum. Udah ah, itu aja kak, berasa diriku ad dalam laia #eaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  5. Nama: Bety Kusumawardhani
    Twitter: @bety_19930114
    Linkshare: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/848525813968363521?p=v

    Aku tidak ingin menjadi pahlawan, aku hanya ingin menjadi seorang time traveler yg bisa menjelah waktu semauku dan bisa melakukan teleportasi dengan berpindah ke satu tempat ke tempat yg lain secara cepat. Seperti tokoh Carl di novel incognito karya Windhy Puspitadewi. Aku ingin menjadi bagian dari sejarah, bukan sebagai pelaku tetapi hanya sebagai perantara antara masa lalu dan masa depan. Menuangkan kejadian yg aku alami selama perjalanan sedetail-detailnya dalam bentuk tulisan (kalo bisa plus photo selfi ku bersama tokoh-tokoh sejarah yg aku temui hahaha :D) . Tulisan-tulisanku itu nantinya yg diharapkan menjadi pembelajaran bagi generasi saat ini untuk menghargai para tokoh sejarah tsb dan mengetahui teknologi canggih masa depan itu seperti apa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  6. Nama: Shinta R.
    Twitter: @potatoyuru
    Link share: https://twitter.com/potatoyuru/status/848587821531119616
    Jawaban:
    Karena aku dari dulu aku suka nonton kartun dengan genre bermacam-macam dan kebanyak fantasi, hal ini membuatku sering berimajinasi dan berujung terbawa ke mimpi.
    Aku sering membayangkan diriku sebagai sosok heroine yang pemberani dan cerdas. Seorang heroine yang tegas dan tanggap dalam mengambil sebuah keputusan. Seorang heroine sekaligus seorang ksatria yang pandai ilmu pedang dan pandai memanah. Seorang heroine yang tidak cengeng dan bisa mengerahkan seluruh kemampuannya saat sedang kesulitan.
    Aku dalam imajinasiku terinspirasi dari beberapa hal. Misalnya, anime-anime yang aku tonton dan novel / komik yang aku baca.
    Aku berimajinasi bahwa diriku adalah seseorang yang benar-benar hebat, karena pada kenyataannya aku belum bisa membuat diriku seperti "aku" dalam imajinasiku. Imajinasiku tentang diriku ini bisa dibilang adalah sebuah harapan perubahan diriku menjadi yang lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  7. Nama : Widya Neva
    Twitter : @widyaneva2
    Link share : Kak, link nya menyusul ya karena aku belum tahu cara copas link dari hp ku.

    Oh ya akun ingin jadi gadis hutan. Ada beberapa alasan mengapa demikian antara lain gadis hutan itu tangguh, pemberani dan cerdas, banyak akal. Aku ingin jadi tangguh sehingga selalu bisa survive atau bertahan dalam segala kondisi, menjadi pelindung terutama bagi keluargaku khususnya anakku kelak ;). Gadis hutan itu pemberani, harus berani. Segala sesuatu ada resikonya, segala hal ada enak dan tidaknya. Dengan sifat pemberani ini memudahkan dalam mengambil tindakan atau keputusan. Gadis hutan itu cerdas, ia bisa bekerja dengan tim atau sendiri/individu, banyak akal dalam mengatasi masalah. Setidaknya mencoba rencana lain saat rencana awal tidak berjalan baik dan lainnya. Sebenarnya ini juga semacam doaku, harapanku bisa jadi wanita kuat seperti gadis hutan. Aku terus berusaha melakukan terbaik walau banyak godaan rintangan. Tetap bertahan ;) menikmati hidup ini serta melakukan yang terbaik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  8. Nama: Ana Bahtera
    Twitter: @anabahtera
    Link: https://twitter.com/anabahtera/status/848883078365724672
    Jawaban:

    Pastinya aku ingin menjadi seperti Hermione Granger. Selalu berandai-andai bisa sekolah di asrama Gryffindor, Hogwart.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  9. Nama : Wening Purbawati
    Twitter : @dabelyuphi
    Share : https://mobile.twitter.com/DabelyuPhi/status/847947333484646400?p=v

    dalam dunia fiksi, aku ingin menjadi makhluk mitos putri duyung. aku ingin menjalajahi dalamnya samudra. berkunjung ke atlantis. bertemu makhluk² fantastis yang tidak bisa ditemukan di darat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  10. Nama : Laela Khikmawati
    Akun Twitter : @elaaakk
    Link share :
    https://twitter.com/Elaaakk/status/849274704821067776

    “Bagaimana kamu melihat dirimu sendiri dalam dunia fiksi? Apakah kamu ingin menjadi pahlawan, sang pemberani, gadis hutan atau yang lainnya? Silahkan berimajinasi sebebas dan seliar-liarnya.”

    Dalam dunia fiksi, aku membayangkan diri sendiri sebagai seorang ilmuan astronomi sekaligus penjelajah luar angkasa. Kenapa? Karena aku suka sekali dengan dunia astronomi.
    Seringkali aku berkhayal bagaimana jika manusia dapat menjelajahi angkasa luar tanpa ada batasan. Seperti apakah bentuk nyata dari dunia yang kita tinggali ini. Adakah kehidupan lain diluar bumi kita. Adakah planet lain yang memungkinkan untuk adanya kehidupan. Bisakah kita menemukan batas alam semesta. Dan masih banyak lagi hal-hal yang membuatku penasaran tentang luar angkasa.
    Bagiku, astronomi dan luar angkasa itu sangat mengagumkan. Dari ilmu ini kita bisa menyadari betapa besar dan hebatnya kekuasaan Tuhan. Dia menciptakan alam semesta penuh dengan keindahan dan juga penuh dengan misteri. Hal itulah yang selalu membuatku penasaran hingga mendorongku untuk selalu membaca, mencari tau, dan memecahkan misteri tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  11. Nama: Rina Fitri
    Twitter: @Rinafiitri
    Link Share:
    https://twitter.com/Rinafiitri/status/849457585916968965

    Jika aku melihat diriku dalam dunia fiksi, maka aku ingin menjadi gadis pemberani dan tangguh. Seperti karakternya Beatrice atau Tris di film Divergent. Aku sangat kagum dengan ketangguhan Tris bertahan di tengah kerasnya kehidupan faksi Dauntless, padahal latihan fisik yang dilakukan sangat keras dan mengancam nyawa. Aku juga kagum dengan keberaniannya melawan para oposisi pemerintah yang ingin memusnahkan para non-faksi atau divergent. Bagiku sosok perempuan tangguh itu benar-benar luar biasa, baik fisik maupun jiwa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  12. Nama: Aulia
    Twitter: @nunaalia
    Link share: https://twitter.com/nunaalia/status/849553370352414723

    “Bagaimana kamu melihat dirimu sendiri dalam dunia fiksi? Apakah kamu ingin menjadi pahlawan, sang pemberani, gadis hutan atau yang lainnya? Silahkan berimajinasi sebebas dan seliar-liarnya.”

    Jika menjadi tokoh dalam dunia fiksi aku ingin menjadi seseorang yang memiliki kemampuan berteleport. Dalam keseharian suka punya keinginan pergi ke tempat-tempat yang diinginkan. Membayangkannya dan berandai-andai memiliki kemampuan berteleport pasti asik. Bisa ke mana saja dengan hanya membayangkan tempatnya, dan wuuuzzz dalam sekejap bisa sampai. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete
  13. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/849620640445353985

    sebenarnya aku gak mau jadi seorang pahlawan yang jago bertarung, aku hanya ingin menjadi seorang yang pemberani.
    berani menaklukkan masalah dan rintangan yg menghadang. ingin menaklukkan rasa takutku akan dunia nyata. pengin banget menjadi seperti peterpan yg dunianya hanya seputar bermain dan bermimpi. tapi hal yg kupaling inginkan itu menjadi seperti Jess dan Leslie di dunia Terabithia. yang bertarung, berlari, berkelana dan mencari keberanian yang datang dari diri sendiri untuk menghadapi dunia nyata, masalah dalam keluarga mereka, dan anak-anak nakal di sekolah. hingga dengan begitu tidak memungkinkan utkku menaikkan mimpi utk menjadi pahlawan yg mampu melindungi orang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah berpartisipasi dan imajinasinya! ^^

      Delete

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home