D E T A I L


Aku suka memperhatikan detail, hal itu tentu saja didapat dari sebagian dari sifat perfeksionisku—juga dari sebagian karena sifat tak banyak bicaraku. Detail-detail ini terkadang membuatku senang—segalanya menjadi rapi dan tersusun. Pun, seakan aku jadi lebih tahu sedikit hal-hal dari teman-temanku. Aku seringkali kesal karena teman-temanku menanyakan hal berulang-ulang padahal aku sudah menjelaskan secara detail, atau berkali-kali menjelaskan sesuatu sampai aku hafal luar biasa. Aku juga kesal karena detail-detail ini hanya sebatas pada jadwal-jadwal yang rapi, bukan pada jawaban-jawaban detail pada ujianku. 

Detail-detail favoritku yang lain, tentu saja kamu. Aku suka mengingat detail-detail bagaimana awal kita bertemu, suasana langit dan bising-bising percakapan manusia, detail lekuk senyum pada wajahmu, lagu-lagu klasik yang sering kita putar, dan juga mengingat dengan hafal detail kecerobohanmu. Detail-detail itu tentu saja membantuku saat perasaan gundah dan ragu datang, atau mengalami hari yang cukup berat. Kamu, selalu menjadi teduh yang menyenangkan. Namun aku juga bertanya-tanya, apakah kau juga mengingat semua detail-detail kita?
***

No comments

Post a Comment

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home