5 Strategi Perdagangan Forex yang Efektif

Strategi perdagangan forex yang efektif adalah kunci di balik keberhasilan transaksi Anda, dengan menekankan pada indikator teknis untuk mengidentifikasi tingkat harga mata uang. Dari beragam strategi yang tersedia saat ini, berikut 5 strategi efektif yang dapat Anda gunakan. 

trading
img sc: PIX1861, pixabay

1. Bollinger Band

Strategi Bollinger adalah strategi yang menekankan pada pengoptimalan tingkat resistansi mata uang di pasar. Strategi ini terdiri dari tiga garis yakni garis tengah yang mengamati pergerakan nilai rata-rata selama 20 hari, serta garis atas dan bawah yang menggambarkan volatilitas pasar. Semakin tinggi volatilitas, maka rentang yang tampil akan semakin luas dan sebaliknya. Ketika harga berada di luar rentang tersebut, maka hal ini mengindikasikan peluang terjadinya pembalikan harga ke garis tengah.
 
2. Indikator Momentum

Strategi ini mengambil harga penutupan terakhir dan membandingkannya dengan harga penutupan sebelumnya. Hasilnya kemudian ditampilkan sebagai garis tunggal, biasanya dalam bentuk garis terpisah di bawah grafik utama.

Indikator ini bergerak menuju dan dari garis tengah di angka 100. Pergerakannya menandakan kecepatan harga berubah. Sebagai contoh, nilai 102 menandakan pasar bergerak lebih cepat daripada skor 101, sementara nilai 98 menandakan pasar memiliki tren ke bawah lebih besar daripada nilai 99.

Indikator momentum dapat menjadi alat yang tepat untuk menyajikan sinyal terjadinya aktivitas pembelian maupun penjualan berlebihan. Trader juga dapat menggunakannya untuk mengidentifikasi kekuatan pergerakan pasar hingga tren pergerakan harga. Namun, dalam melakukannya, penting untuk dipastikan bahwa pasar juga secara umum mengikuti indikator momentum pada perdagangan sebelumnya.
 
3. Fibonacci

Fibonacci adalah sebuah strategi yang digunakan untuk mengidentifikasi area dukungan dan resistansi, menggunakan garis horizontal untuk mengidentifikasi letak seluruh elemen ini.

Strategi ini digambarkan sebagai 6 garis pada grafik harga komoditas terkait. Tiga garis pertama digambarkan pada titik tertinggi, terendah, dan rata-rata. Sementara tiga garis terakhir digambarkan pada 23.6%, 38.2%, dan 61.8% seturut urutan Fibonacci.

Strategi ini cocok digunakan untuk mengidentifikasi momen terbaik untuk memulai dan mengakhiri pesanan. Kuncinya terletak pada penempatan batas transaksi di bawah tren naik sebelumnya atau di atas tren bawah sebelumnya. 
 
forex chart
img sc: Mark Finn on pexels

4. Bladerunner

Strategi Bladerunner membandingkan harga pasar saat ini dengan tingkat indikator yang seharusnya. Dengan mengamati perbedaan ini, trader dapat mengidentifikasi titik awal dan akhir setiap transaksi.

Strategi ini murni didasarkan pada harga komoditas di samping kombinasi dengan grafik lilin, titik poros, hingga tingkat dukungan serta resistansi untuk menentukan peluang transaksi yang baru. Namun, sebelum melakukannya trader perlu memastikan bahwa pasar bergerak ke arah tren tertentu serta mengombinasikan strategi ini dengan Fibonacci untuk memvalidasi strategi yang akan dilancarkan serta meningkatkan keamanan dalam transaksi.

Strategi ini menggunakan nilai rata-rata bergerak berpangkat (EMA) 20 masa atau indikator garis tengah Bolinger. Jika harga mata uang di atas EMA, hal ini merujuk pada harga yang akan turun, demikian pula sebaliknya.

5. Perpindahan Pergerakan Harga Rata-Rata

Perpindahan adalah salah satu strategi pergerakan harga rata-rata yang didasarkan pada titik pertemuan antara dua indikator standar. Dalam strategi ini, harga yang menyilang ke atas atau di bawah garis pergerakan harga rata-rata mengindikasikan akan terjadinya perubahan tren. Akan tetapi, strategi ini berlaku pada dua indikator pergerakan yang berbeda yakni EMA cepat dan lambat untuk mengidentifikasi peluang transaksi ketika kedua garis tersebut bertemu.

Dalam penerapannya, trader akan mengawali transaksi pada jangka panjang ketika indikator EMA cepat bertemu dengan EMA lambat dari arah bawah, kemudian masuk ke jangka pendek ketika indikator EMA cepat bertemu dengan EMA lambat dari arah atas.

Adapun penempatan batas transaksi juga dapat dilakukan dengan menggunakan strategi ini. Penempatan batas transaksi untuk jangka panjang dapat dilakukan pada titik harga paling rendah seturut yang ditampilkan pada grafik lilin sebelum terjadinya pertemuan antara dua indikator tersebut, sementara batas transaksi jangka pendek dapat dilakukan pada titik harga paling tinggi pada grafik yang sama sebelum pertemuan kedua indikator transaksi yang sama pula.

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :)