The words. The thoughts. The journal.

December 28, 2017

Sepatu, Ivy Cap, Ikat Pinggang dan Perayaan Atmosfir Akhir Tahun


Tahun 2017 hanya tinggal menghitung hari, sudah ada riuh potongan harga, rencana liburan, dan mungkin ajakan untuk menyambut malam pergantian tahun bersama.  Sayangnya, orang-orang justru selalu terlihat begitu tergesa-gesa di akhir tahun. Begitu sibuk menyiapkan tahun baru dan lupa akan perayaan perpisahan dengan akhir tahun. Atau mungkin terlalu sensitif untuk bahkan mendengar kata perpisahan saja, padahal senikmat nikmatnya merayakan perpisahan dengan akhir tahun ini adalah dengan berkotemplasi. Dapet ide baru?

Eh kok sendu? Ngahaha. Jadi, gini-gini. Mari kita berbincang dengan Jun, lelaki umur duapuluh satu yang ingin merayakan akhir tahun dengan cara yang berbeda namun tetap sederhana. Dengan cara yang sama untuk ikut ajakan berkumpul dengan teman-teman, Jun mengenakan pelengkap yang sedikit berbeda dari dirinya yang biasa cuek dengan penampilan kaos, kemeja, dan celana jinsnya. Jun memilih tiga item ini setelah meminta saran dari saya.
December 19, 2017

Sang Penyair

Sang penyair menghadap jendela
Menemui angin malam dan sedikit bintang
Kulit wajahnya kering, pandangannya sayu
Biasanya ia bermain dengan wayang-wayangnya
Wayang kata-kata

Namun kali ini kata-kata bungkam
Sang penyair tak lagi menari gembira
Dia tak lagi berprosa, hanya berkawan sepi
Naskah-naskah terserak di belakang
Menunggu sang pengarang moksa