The words. The thoughts. The journal.

October 26, 2018

Ngobrolin Beasiswa dan Kuliah di Luar Negeri dengan Pak I Made Andi Arsana



Halo, apa kabar?

Sebenernya seminar ini udah lama banget sih pas 28 September lalu, namun ingatan tetep jalan dong. Karena ya, kapan terakhir kali kamu ketemu dengan orang yang unik? Kalau saya, jawabannya sudah tertera dalam judul postingan ini.

Mungkin dari beberapa pembaca sudah paham atau mengenal, kalau saya baru saat itu mengetahui Pak Andi ini. Seminarnya beda sama pembicara-pembicara seputar kuliah di LN yang alurnya gitu-gitu aja. Pak Andi ini mengajak namun juga merangkul audience buat tetep percaya akan dirinya sendiri, bukan terorientasi dengan pengalamannya Pak Andi aja. Dari awal dijelasin tuh tentang gimana kondisi dunia sekarang yang seperti tanpa garis batas. Yang mana bisa jadi kesempatan atau potensi besar bagi individu yang mau menempa diri.

Daftar negara yang sudah dikunjugi Pak Made Andi, nyusul juga ah :3
October 25, 2018

Youth Adventure Day 2018 In a Kit



'Sebuah bangsa tidak akan kehilangan sosok pemimpin selama pemudanya sering bertualang di hutan, gunung, dan lautan.'- Henry Dunant.
 (YAD 2018, Yogyakarta, 5-6 Okt 2018)

Halo, apa kabar?

Pernah kebayang nggak ngumpul bareng pemuda dari seluruh penjuru Indonesia dan saling membicarakan mimpi masing-masing? Saya pernah dan rasanya bener-bener LUAR BIASA! It was really a great occasion to be one of Youth Adventure 2018 participant! Ceritain dulu ya awalnya gimana. Dulu begitu liat ada informasi tentang YAD 2018 ini langsung ngunduh semua info-info pentingnya pas 4 Juli 2018. Langsung isi form? Nggak, seperti biasa sebagai the productive procrastinator tentu saja diendepin begitu saja. Nyahaha, ampun deh yang ini mah jangan ditiru karena kalau keterusan lupa bisa fatal of course. Lanjut, setelah lama nunda akhirnya ngelengkapin data di 18 Juli 2018 dong itu pas banget sehari sebelum KKN, sehari sebelumnya udah ngisi sih jadi tinggal ngerapihin aja istilahnya. Dalam berkas itu ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab dan tautan ke video singkat di Instagram. Nah yang video ini juga sebelumnya drama bangetlah harus take berkali-kali karena ngakak terus, makasih banget buat sohib Ayu Pangesti udah bantuin kebetulan dia butuh foto cantik buat profil KKN nyahaha. Dan makasih juga Hanggit ma lovely roommate udah minjemin kaos dong nyahaha.


Motivasi buat ikut YAD 2018 ini banyak sih dimulai dari yang ngerasa diri ini sangat sangat nol, pengin ikut acara ke luar nggak cuma jalan-jalan aja, pengin dapet wawasan dan jaringan baru, dan ngeberaniin diri sendiri buat ngelakuin hal yang baru. Later on pas lagi di lokasi KKN tanggal 10 Agustus dapet email kalau saya lolos jadi calon main participant. Nggak nyangka kan pasti dari sekian banyak pelamar saya bisa jadi salah satu peserta, dilanjut buat membayar commitment fee sebanyak 200rb dari total 500rb. Pas di lokasi KKN kan susah ya kalau mau ke bank, mana lagi sibuk proker juga. Namun Alhamdulillah selalu diberi pertolongan melalui sahabat baik buat ngutang dibayarin terlebih dahulu, terima kasih Yessy Anggraeni walaupun awalnya kendala sinyal susah juga.

Lanjut ke seminggu sebelum keberangkatan, nekat “naruh” proposal di fakultas sama salah satu bank karena siapa tau ya kan dapet bantuan uang saku nyahaha. Pesimis juga sih karena bukan lomba atau ngewakili UKM buat lomba gitu, dan ya ternyata belum rejeki hehe. Lanjutlah kita berangkat dengan bawaan yang lumayan berat di punggung. Dibagi perhari ya.
October 21, 2018

Menulis Tentang Jakarta di Akhir September: Outing Class ke PMII



“Kenali kekurangan diri sendiri agar tidak sombong, dan ketahui kelebihan diri sendiri agar tidak rendah diri.”

Halo, apa kabar?

Ada sedikit perasaan yang mengganjal ketika menulis postingan edisi kali ini. Memang, ada ingatan yang mungkin seharusnya kita simpan sendiri. Modal ingatan, gampangnya. Namun tetap ada resiko karena pikiran bisa saja memodifikasi, bisa jadi kurang atau lebih, atau bahkan detail yang penting. Maka dari itu, saya akan tetap menuliskannya sebagai arsip kelak bahwa saya pernah merasa sebahagia ini di bulan September, 2018. Benar, bulan September selalu jadi favorit saya dan saya selalu percaya banyak kebaikan di bulan September yang Tuhan kabulkan dari pada bulan-bulan yang lain. Atmosfirnya selalu hidup, dan ya tahun ini akhir September ditutup dengan amat sangat bahagia. 

Pun pada akhirnya tulisan ini jadi di bulan Oktober, gara-gara sok sibuk seperti biasa. Dengan sedikit keraguan mau posting atau enggaknya, akhirnya posting juga karena masih berpegang pada prinsip “Menulislah sampai tak ada lagi yang bisa kaubagi untuk dunia.

Mantap.

October 05, 2018

Panduan dan Cara Sewa Rumah dengan Nyaman Juga Berharga Masuk Akal

Halo, apa kabar?

Semua orang pasti setuju jika kebutuhan utama manusia selain makan adalah tempat tinggal. Sayangnya tidak semua orang beruntung bisa langsung memiliki rumah sendiri. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah. Kita bisa tinggal di rumah sewa atau kontrakan rumah terlebih dahulu sebelum bisa membeli ataupun membangun rumah.

Sebenarnya akan sama rasanya tinggal di rumah sendiri ataupun tinggal di rumah kontrakan. Perbedaannya adalah jika di rumah sendiri kita tidak terbebani dengan biaya sewa bangunan dan bebas untuk mendesain rumah sebagaimana keinginan kita. Sementara tinggal di rumah kontrakan, kita perlu membayar sewa rumah.


Jadi jelas sekali jika kita berniat untuk mencari rumah yang disewakan, selain faktor kenyamanan dan keamanan, faktor harga juga perlu dipertimbangkan. Kita perlu menyesuaikan pendapatan atau kemampuan finansial dengan harga rumah kontrakan yang kita incar. Bisa dibilang mencari dan mendapatkan rumah kontrakan yang sesuai dengan kriteria nyaman dan harga yang terjangkau sesuai dengan bujet memang gampang-gampang susah.

Lewat panduan dan cara sewa rumah dengan nyaman juga berharga masuk akal berikut ini, ita bisa lebih mudah untuk menemukan rumah yang disewakan sesuai dengan idaman ita. Sebelumnnya, ita bisa melihat beberapa referensi harga kontrakan rumah ini. Next, mari kita lihat inti pembahasan kita.
October 04, 2018

Fashion Items Idea Untuk Perempuan Aktif dan Simpel

Halo, apa kabar?

Semakin bertambah umur kita, tentunya kita makin banyak belajar baik dari murni rasa ingin tahu kita maupun pengaruh dari orang-orang sekitar. Nah, tentunya kan kalau yang pengaruh dari luar ini nggak jauh-jauh dari yang namanya pengalaman. Entah yang awalnya kita nggak suka atau nggak tertarik sama sekali malah justru berbalik jadi penasaran, nyoba, dan bisa jadi cocok deh termasuk fashion items atau outift items salah satunya.

Pernah nggak sih kita nemu foto-foto lama terus geli sendiri karena merasa outfit yang kita kenakan kurang cocok atau terlalu berlebihan. Padahal, pada masa tersebut kita merasa baik-baik saja bahkan mungkin PEDE! Duh duh duh. Terus diinget-inget lagi deh outfit style yang sekarang baik untuk harian maupun formal dipengaruhi oleh siapa? Idola, teman terdekat, coba-coba? Tapi biasanya sih ya bagi perempuan kurang lengkap kalau nggak coba-coba make up, skincare, atau tentunya ya prahara outfit ini.

Outfit style pasti disesuaikan dengan selera pribadi masing-masing dan dipadukan dengan bentuk badan. Kadang kita ngerasa udah cocok, terus ada kawan-kawan baik yang ngasih saran ini itu, lebih cocok ini itu. Challenging, isn’t it? Misal dulu saya juga suka asal aja asal nyaman, cuek sama penampilan, tapi lama-lama dapet masukan juga biar lebih feminim, seringnya sih suruh pakai rok wanita. Gimana nggak? Nguliah, ngorganisasi, rapat, nyeminar pakaiannya atasan dan bawahan itu-itu mulu, padahal mah jadi gampang dicari ya. Tapi kalo lihat di cermin, iya juga sih masa gini-gini mulu nyahaha.