Investasi Properti Jangka Panjang Menguntungkan dan Strateginya

Berbicara mengenai persiapan masa depan, saat ini bukan hanya mengandalkan tabungan berupa uang di bank dan asuransi saja namun sudah mulai tumbuh kesadaran akan pentingnya investasi. Bahkan saat ini dengan kemudahan akses informasi, pengetahuan mengenai investasi bisa diakses siapa saja termasuk pemula seperti mahasiswa tanpa latar belakang dari ekonomi. Banyak investasi yang dapat dipelajari dan dipilih dimulai dari investasi jangka pendek, menengah, hingga investasi jangka panjang. Untuk keperluan masa depan sendiri, maka investasi yang tepat dipilih adalah investasi jangka panjang karena sifatnya bukan diambil sewaktu-waktu namun ditabung dalam jangka waktu yang lebih lama.
 
imgsc: Lukas, pexels

Ada beberapa jenis dari investasi jangka panjang yang populer dan banyak yang melakukannya, di antaranya investasi saham, investasi emas, investasi reksa dana, dan investasi properti. Untuk investasi properti sendiri memiliki banyak keuntungan untuk jangka panjang, diantaranya memiliki risiko yang relatif rendah, harga yang cenderung tetap bahkan bisa naik per tahunnya, memilikii prospek yang menjanjikan setiap tahunnya, dan dapat dijadikan agunan. Itulah mengapa investasi properti ini menjadi investasi favorit karena dapat menghasilkan passive income. 
 
Adapun bentuk dari properti yang dapat dijadikan investasi ini yaitu seperti rumah, apartemen, kontrakan, perumahan, dan ruko. Karena sifatnya jangka panjang, maka ada hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai investasi jangka panjang dan berikut strateginya:

1. Modal
 
Untuk lebih cepat mendatangkan modal balik, maka yang diperlukan untuk membeli properti sebagai aset investasi adalah modal yang besar. Ada baiknya sebelum melakukan investasi, mengecek tabungan dan pengeluaran yang dikeluarkan agar seimbang. Akan lebih baik jika membeli dengan jumlah yang langsung besar, tunai, maupun hanya dengan beberapa cicilan saja karena aset nantinya juga membutuhkan perawatan baik dari segi bangunan, keperluan listrik, hingga pajak. Adapun modal yang dipersiapkan bukan hanya untuk membayar aset berupa bangunan saja namun persiapan pembayaran listrik, pembayaran pajak tahunan, serta perawatan bangunan tahunan.

2. Memahami Risiko dan Kelemahan Dalam Berinvestasi
 
Karena membutuhkan modal yang besar dan aset investasi yang berupa fisik yaitu properti, maka sangat penting untuk melihat kelemahan dalam berinvestasi. Dengan keuntungan berupa kenaikan yang selalu ada di setiap tahunnya, maka dapat dilihat bahwa investasi ini perlu waktu sampai mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Investasi properti ini juga membutuhkan asuransi jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal di luar kendali seperti bencana alam atau terjadinya kerusakan.

Adapun mengindari risiko lainnya dalam berinvestasi properti ini adalah memilih developer yang terpercaya dan telah terbukti pengalaman dalam bisnis. Melakukan pertimbangan dalam memilih developer ini dapat dilakukan dengan melihat kelebihan dan kekurangannya serta apa saja yang bisa dikembangkan dari kekurangan yang kemudian selanjutnya bisa dipilih sebagai pembelian aset.

3. Tempat
 
imgsc: David McBee, pexels
 
Tempat sekitar yang mendukung juga memerankan hal yang penting untuk mendapatkan modal kembali dalam investasi properti. Sebaiknya memilih properti yang berada di daerah stategis seperti dekat kampus atau sekolah, dekat dengan rumah sakit, dekat dengan pusat perbelanjaan serta dekat dengan tempat umum lainnya. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk misalnya membuat indekos, kontakan, maupun properti yang disewakan untuk ruko. Selain berada di dekat tempat umum yang strategis, pertimbangan kemudahan akses ke tempat properti juga menjadi nilai tambah bagi penyewa. 
 
Adapun lokasi strategis lain dapat dipertimbangkan dengan target pasar yang diinginkan, seperti misalnya keluarga baru atau karakteristik milenial yang menyukai mobilitas dengan dekat aksesnya ke pusat kota. Kita juga harus bisa melihat faktor keamanan dalam tempat aset properti tersebut untuk menghindari kerugian. Faktor keamanan di sini terdiri dari dua hal yaitu keamanan dari pencurian dan keamanan berupa tempat jauh dari risiko bencana alam misalnya banjir.

4. Waktu Yang Tepat Untuk Menjual Kembali Properti
 
Aset properti juga dapat dimanfaatkan bukan hanya disewakan untuk memutar kembali modal, namun juga dijual untuk keperluan dana yang lebih besar maupun untuk dana darurat. Namun adapula waktu-waktu yang cocok untuk menjual properti dengan harga yang diinginkan. Tentunya karena termasuk investasi jangka panjang, maka pastikan usia properti minimal 5 tahun dari awal membeli karena harga pasti sudah cenderung naik. Sembari menunggu tahun yang pas untuk memasang iklan properti dijual, ada baiknya disewakan dari pada dibiarkan dengan pertimbangan yang ada pada nomor dua.

5.  Perencaaan Lanjutan Investasi Properti
 
imgsc: Jessica Bryant, pexels

Memilih investasi jangka panjang terutama investasi properti tentunya perlu memerhatikan keberlanjuran perencanaan investasi. Kita perlu melihat apa saja yang mungkin terjadi di 5-10 tahun yang akan datang dengan melakukan analisis ekonomi dan kebutuhan pasar secara global yang dapat memberikan pengaruh. Selain itu pertimbangan di mana aset properti tersebut juga menjadi perhatian karena dipengaruhi oleh keadaan sekitar seperti tata kota, geografis, kebiasaan masyarakat, serta pertumbuhan pembangunan.

Pertimbangan lainnya dalam perencanaan lanjutan ini adalah bagaimana melihat peluang dalam menjual atau menyewakan properti. Meskipun harga di setiap tahunnya cenderung mengalami kenaikan, namun tentu saja tetap bergantung pada bagaimana memiliki stategi dan perencanaan penjualan. Jangan sampai investasi properti yang sudah dijalankan tahunan malah menurun karena stategi penjualan yang kurang matang.

Demikian artikel mengenai investasi properti jangka panjang menguntungkan dan strateginya. Masing-masing dari investasi memiliki kelemahan berikut kelebihannya termasuk investasi properti. Namun jika memperhatikan pertimbangan serta dapat menganalisa dengan baik, hasil keuntungan dari investasi dapat sesuai dengan perkiraan yang diinginkan bahkan naik tergantung kenaikan setiap tahunnya. Memilih investasi properti juga artinya telah mempersiapkan matang-matang seperti yang telah disebutkan dalam kelima poin di atas. Semoga artikel mengenai investasi properti ini bermanfaat ya!

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :)