Menjejak Sudut-Sudut Petualangan di Jepang


                 Jepaaang? Apa yang terlintas kalo denger negara tersebut? Anime? Kento Yamazaki? AKB48? Ramen? Naruto? Film Memoirs of a Geisha? Ataaau yang lain?

                Kuliah di Fakultas Ilmu Budaya dan bertetangga dengan jurusan Sastra Jepang, udah nggak heran kalo event tahunan mereka yaitu Festival Jepang Unsoed selalu menarik pengunjung bahkan dari luar Purwokerto. Selain terdapat beragam lomba tentang Jepang, juga banyak stand makanan Jepang, cosplay-cosplay bahkan merchandise anime. 

                Udah pasti dengan adanya manga yang berkembang anime bahkan live action, atmosfir Jepang jadi mudah sekali menyebar. Untuk itulah banyak juga orang yang ingin ke Jepang, merasakan sendiri budaya Jepang kaya apa, kegiatan apa aja bahkan sampai melanjutkan study di sana. Selain terdapat fasilitas yang mendukung, Jepang juga termasuk negara yang nyaman dan ideal untuk kuliah.

                Nah sebelum berkunjung atau kuliah di Jepang deh misalnya, kita pasti penasaran bagaimana sih di sana rasanya? Jadilah saya bertanya pada Bang Reza dan Kak Yogi, sudah pernah saya posting juga di Kuliah di Jepang dan di Student Exchange di Jepang. Ada beberapa yang belum saya tulis di sana. Saya jadikan poin-poin ya:

                Kita pasti sering denger kalo orang-orang Jepang itu disiplin, menghargai privasi orang lain dan produktif waktu, itu memang benar. Tapi nggak se-kaku itu kok, mereka tetep ramah dan pengertian. Mereka juga punya budaya ketika bepergian, mereka selalu membawa oleh-oleh untuk rekan kerja atau teman. Unik juga ya? Hihi. Mereka juga sangat ramah sama mahasiswa-mahasiswa student exchange dan penasaran sama Indonesia bahkan ingin mencoba rendang. Wow! Di sana juga ada kegiatan welcome dan farewell party untuk menyambut dan berpisah dengan mahasiswa student exchange, kemudian ada kegiatan membuat sushi, takoyaki, dan makanan Jepang lainnya. Asyik bukan? Duh, rasanya jadi susah move on nih. Bagi yang ingin melihat kebudayaan-kebudayaan Jepang, di sana banyak festival kebudayaan jika sedang musim panas.

Kak Yogi yang berhasil mendapatkan beasiswa di Kyushu University^^

 
                Mengenai makanan Jepang, karena di sana minoritas muslim jadi tentunya mahasiswa yang muslim harus selektif memilih makanan, meskipun begitu mereka tetap masih dimudahkan dengan toko-toko yang menjual daging atau makanan halal kok. Makanan Jepang favorit mereka tentunya berbeda-beda, ada yang suka udon, soba atau sushi. Ada beberapa yang harus menghafal huruf Jepang dalam label-label kemasan untuk mengetahui apakah itu halal atau haram. Banyak keseruannya ya?

                Lalu untuk ibadah, di era digital sekarang mahasiswa di Jepang juga sudah terbantu dengan aplikasi pengingat shalat, adzan bahkan arah kiblat. Jika kita masih mendengar adzan setiap harinya, di Jepang tidak ada. Jadi kerinduan mahasiswa muslim selain rumah dan sahabat, mereka juga rindu suara adzan. Hayo, di sini masih ada yang suka terlambat shalat? Lalu, ibadah shalat bisa dilakukan di mana saja, uniknya terkadang ada orang-orang Jepang banyak yang menontonnya, namun mereka juga tetap menghormati. Lihat? Menarik dan seru sekali bukan?

                Oh iya, mengenai bahasa nih, walaupun Jepang semaju itu, namun kebanyakan dari mereka tidak fasih bahasa Inggris, jadi mahasiswa atau pengunjung di sana juga tentunya harus menggunakan bahasa Jepang. Kalau ujian salah bagaimana? Tenang, sekali lagi mereka menghargai, namanya juga belajar. Lalu, struktur bahasa Jepang berbeda dengan bahasa Inggris, jadi tak akan merubah artinya. Nah, bagi yang mau ambil studi di Jepang, ada baiknya belajar dasar-dasarnya. Bisa dibantu dengan nonton anime-anime kok. 

                Ah iya, di Jepang kita nggak bisa dengan sembarangan mencampur sampah. Di sana sampah dibedakan, dari burnable, unburnable, kertas, plastik, botol dan lain-lain. Pokoknya diklasifikasikan sesuai isinya, nggak ada sampah yang berserakan dimanapun. Wah, ide yang juga bisa kita terapkan ya?

Bang Reza di Wizarding World of Harry Potter Japan^^


                Bagaimana, siap menjelajah Jepang? Tapi takut di sana totally lost, takut dengan terhambatnya ibadah atau makanan? Tenang, sekarang sudah banyak agen tour yang terpercaya dan siap membantu teman-teman jika ingin berkunjung ke Jepang. Barangkali ingin mengunjugi Jepang dulu, sebagai perkenalan nantinya sebelum kuliah dan “berpetualang” di sana. Atau memang ingin mengunjungi negara impian? Belajar budaya baru, mengenal figur-figur inspirasi atau bertemu dengan pribadi unik yang baru? Bisa! Saatnya melangkah lebih jauh. Dengan teman-teman bersama? Wah, bisa dijadikan salah satu life goal nih. Bagaimana, sudah merinding?
***

6 comments

  1. wah mantab belajar dan jalan2.... hhhahahah..

    ReplyDelete
  2. Menarik sekali ulasanya, keren deh bisa dapet beasiswa ke Jepang. Btw bahasa pengantarnya bahasa inggris dong, kalau bahasa Jepang ya kudu belajar dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya diajarinnya pakai basing

      Delete
  3. Wah sering ada acara gelar jepang gitu juga ya

    ReplyDelete

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home