The words. The thoughts. The journal.

April 17, 2015

Persamaan Harry Potter dan Naruto


                Sebenernya, saya  nggak suka nyama-nyamain berhubung  saya sendiri juga males disama-samain, tapi eman-eman juga kalo jadi draft dan takutnya nanti ada perang antar fans, gak lucu aja ninja-ninjaan sama sihir-sihiran, skip. Dan berhubung di internet udah banyak bahasan semacam ini, seperti ini misalnya, maka saya cuma mau nambahin beberapa pendapat aja, monggo :
                                                                                    
1. KELIATAN MAINSTREAM.

                Iya, saya ngeliat fans Naruto dan Harry Potter sama-sama banyak, dari kecil sampe gede. Tapi justru karena banyak penggemarnya ini karena Naruto dan Harry Potter aren’t just a story, punya tempat tersendiri di hati fansnya. Lebay? Biarin. The Last Naruto Movie kemarin, Naruto udah nikah, artinya Naruto udah gede, nggak kerasa, kan? Harry juga udah. Kamu kapan?. Coba tanya sama yang bukan fans Naruto sama Harry Potter gini “Tau Naruto?” “Tau” “Apa?” “Yang ninja-ninjaan pake baju oren, kaya kucing.” “Tau Harry Potter?” “Tau” “Apa?” “Anak kecil yang ke sekolah sihir, ngelawan Slytherin apa itu” "Tau Asuma?" "Nggak, taunya Asam Sulfat, mau?" #Einsteinrespawnmode yah, paling tau sekadar itu, mereka nggak tau apa misi berat Itachi, atau apa itu S.P.E.W, iya, karena mereka nggak ngikutin.


2. PELAJARAN YANG DAPAT DIAMBIL.

                Dulu saya pernah bikin postingan tentang Pelajaran Dari Harry Potter dan untuk Naruto sendiri, belum ada karangan fiksi yang bikin saya bener-bener jatuh cinta sama pemeran utamanya, intinya Naruto itu ngajarin kalo penderitaan bukan buat diratapi, bukan buat diinget-inget dan bukan buat pamer sama lebay-lebay. Kita harus berani bangkit, buat ngerubah nasib yang lebih baik lagi, kita harus usaha. Nggak bakal ada Doraemon yang dateng ngulurin tangan dan “Eh Tong, gue bantu nasib elu deh, yuk.” Dan di Doraemon juga Nobita masih harus usaha dengan kemampuannya sendiri.


3. AKTING TOKOH.


                Itachi sama Snape, sama-sama punya rambut item, cuek dan berbakat. Tapi bukan itu persamaanya, Snape dan Itachi sama-sama bisa “akting”, nggak semua orang bisa kaya mereka berdua. Misi berat yang diemban Itachi, jadi member JKT48  Akatsuki dan sukses membuat sang adik sangat membencinya. Itachi bukan orang yang ingin meninggalkan jejak dan diingat orang-orang, memupuskan impiannya sendiri, tapi dia berhasil membawa harapan pada adiknya. Dan Snape, menjadi orang kepercayaan Dumbledore selama bertahun-tahun, ikut melindungi anak dari gadis hatinya, Harry. Menjadi peran ganda sekaligus, Death Eater dan Orde Phoenix. Sisi terang Snape, nggak banyak yang tau.


4. IRI.


                Sasuke pada Itachi, iri karena kakaknya berbakat yang sering dibicarakan warga desa, lalu ditambah kebenciannya kemudian dia berambisi buat lebih kuat dari Itachi. Ron juga iri karena emaknya sering banggain kakak-kakaknya, yang membuat Ron jadi minder, tapi dia akhirnya bisa jadi prefek dan pemain Quidditch.


5. KEKUATAN MEMERCAYAI.


                Naruto mendapat kepercayaan dari Jiraiya, sedikit sekali orang yang menaruh harapan dan kepercayaan pada Naruto. Begitu juga Harry, Dumbledore sudah seperti kakek kandungnya sendiri, memperhatikannya sejak bayi. Dumbledore sama Jiraiya sama-sama wafat. Jika Jiraiya dikenal sebagai pertapa genit, Dumbledore ada sendiri loh, nggak disebutkan dalam novel. Yah, Potterheads pasti tau. Pertemanannya dengan G.G.


6. PERCINTAAN.


                Butuh waktu yang lama dan akhirnya Hinata-lah yang memang layak menjadi istri Hokage ke 7 itu, banyak yang nggak setuju, karena Hinata terlalu pendiem, terlalu malu, terlalu lemah. No! Hinata berani menyatakan perasaannya pada Naruto. Dan Hinata doang yang memang menyukai Naruto dari dia bukan apa-apa sampai jadi Hokage, dari kecil sampai gede. Dan Harry, yang sempet pacaran sama saya Cho, akhirnya ke Ginny juga, adik Ron sendiri, nggak jauh-jauh. Ginny juga suka Harry dari kecil. Lama, melelahkan, tapi berbalas dan menjadi yang terakhir.


7. ANGKA 7.


                Naruto dan Harry Potter juga sama-sama punya angka yang serba 7, seperti Team 7 (Team Kakashi), Naruto jadi hokage ke 7, Naruto masuk Akademi umur 7 tahun dan kehebohan yang dibuat Masashi di Naruto Gaiden chapter 700+7. Sementara Harry Potter ada 7 novel, 7 tahun sekolah di Hogwarts, 7 pemain Quidditch, 7 Horcrux, Harry adalah Horcrux yang ke 7, nomor punggung Harry 7.


8. LAMBANG.


                Iya, lambang masing-masing desa udah beda, lambang mata, lambang Akatsuki. Di Harry Potter, ada lambang Deathly Hallows, Death Eater dan juga masing-masing asrama.


9. BANYAK YANG GUGUR.

                Naruto dan Harry Potter sama-sama dicari oleh musuh. Dari serangan-serangan yang itulah banyak yang gugur. Tetapi, bukan salah mereka dilahirkan dengan takdirnya.


10. TEMAN DARI MASA KECIL.

                Banyak orang yang tumbuh bersama Naruto dan Harry Potter, mengisi ruang imajinasi mereka dari anak-anak sampai dewasa. Memang, keliatannya cuma anak-anak, tapi kan “cuma keliatannya.”


11. Sama-sama laki-laki dan anak dalam ramalan. Nggak perlu penjelasan, selesai.


                Meskipun begitu, Harry Potter dan Naruto tetap aja berbeda, misalnya dalam Harry cs Harry nggak pernah suka sama Hermione, sedangkan Naruto pernah suka Sasuke, eh, maksudnya Sakura, Ron awal-awalnya payah, Sasuke keren. Naruto cerewet, Harry lumayan kalem. Naruto anaknya dua, Harry tiga. Dan ada lagi yaitu menurut saya JK Rowling lebih berani “ngebunuh” tokohnya daripada Masashi, tuh, cewek serem kan, pasti lagi PMS tapi Masashi juga ngasih harapan ke yang dihidupkan kembali, Gaara misalnya, nah punya kelebihan masing-masing deh. Dan silakan buat yang mau nambahin.

No comments:

Post a Comment