Hunger Games ala Liga Blogger Indonesia



                LBI? Apatuh? Kalo kalian anak teknik yang tidurnya kurang memang nggak wajib tau. Namun lantas LBI jangan disamakan juga dengan LGBT untuk anak Psikologi, lah, kenapa jadi ngomongin jurusan sih? Ngomongin jurusan perkuliahan dalam kurun waktu Agustus dari Desember ini saya sudah sering diberi pertanyaan semacam :

“Kenapa pilih Universitas ini?”

“Kenapa pilih jurusan ini?”

Dan akhir-akhirnya akan merambat ke :

“Cita-citamu, apa?”

“Tujuan hidupmu, apa?”

“Anda wartawan?”

Hidup sesulit ini ya, Bong. Sila follow Ibong di twitter, akunnya @mhdjns.

                Baiklah, jadi LBI ini Liga Blogger Indonesia, bukan, bukan Blogger yang main sepak bola kok. Ini acara akhir tahun 2015 yang diadakan oleh dotsemarang, ternyata LBI ini sebelumnya udah pernah diadakan, saya baru ikut LBI 2016 ini. Ada 88 peserta yang ikut, saya masuk grup A yang pesertanya udah wah-wah.  Nah, saya jelasin ala-ala makalah dari pertanyaan “Mengapa ikut LBI 2016?” ya, ini lho :

1.    Biar Desember ada postingan, ini postingan pertama di bulan Desember.
2.    Biar rank Alexa ramping dikit joss.
3.    Menambah pengalaman, belum afdol aja ngakunya Blogger tapi belum ikut LBI.
4.    Nambah temen referensi blogwalking.
5.    Pembelajaran. Justru karena pemula dan mumpung-lagi-lumayan selo, kenapa nggak menantang diri aja ikut acara semacam ini? Bertemu puluhan Blogger dengan ciri khas masing-masing, kita akan belajar, belajar dan belajar. 

                Hadiah? Saya sih nggak muluk-muluk amat, cukup beasiswa sampai S2.

                Tujuan? Tujuan ikut LBI ini ya biar nggak bosen-bosen berproses jadi Blogger yang professional, dalam artian nggak hanya sekadar posting-udah, tapi postingan tersebut dapat memberi manfaat pada pembacanya kalo ada, juga pinter-pinter ngatur tampilan blog, percuma kan konten bagus tapi tampilannya jajar genjang, nanti anak Matematika malah keasyikan ngitung.

             Saran dan Kritik? Karena saya baru ikut LBI 2016 ini, mungkin pihak panitia bisa memberi sertifikat online untuk peserta yang sudah berpartisipasi, atau memang sudah ada sertifikatnya? Terus masalah komentar yang dalam satu grup, ini nanti postingan terkesan banyak komentarnya tapi karena komentar keharusan dong bukan komentar memang karena kita ingin komentar?

               Terus harapan, ya? Hope is the only thing stonger than fear. Apaan sih, Marfa? Ya, ngambil tema dari Hunger Games, LBI ini sudah mulai posting-posting babak kualifikasi, dari 88 peserta itu akan dikerucutkan jadi beberapa aja, bedanya bukan fight di lapangan terbuka, ini fight dari kediaman masing-masing. Saya nggak tahu apakah saya peserta pertama yang mati duluan atau bahkan artinya mati konyol, saya akan tetap mati-matian mengikuti serangkaian LBI 2016 ini. Harapannya untuk tributes ini bukan hanya akrab berkompetensi untuk memenuhi persyaratan doang namun juga setelah selesainya serangkaian acara LBI 2016 ini. So, happy LBI games and may the odds be ever in your favor!

Chins up, smiles on.

Marfa

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :)