A thoughts journal by Marfa

November 01, 2016

Pada Suatu Sore



Aku iri
Pada rintik hujan
Yang menerpa wajah dan bibirmu
Aku iri
Pada gerimis
Yang tak kau tolak jatuh pada badanmu
Aku ingin memeluk raga itu
Melindunginya
Aku ingin turut menikmati hujan
Di sampingmu
 ***
Parangkusumo, 30 Oktober 2016 
Ditulis pada suatu sore di Purwokerto, 1 November 2016

6 comments:

  1. Kenapa para sastrawan selalu iri dengan hujan atau senja...
    Hehe salam..

    ReplyDelete
  2. "Menikmati hujan di sampingmu.."

    itu adalah kalimat romantis yang paling aku sukai dari puisi ini. meski artinya tidak terlalu susah di terjemahkan, tapi bagiku punya arti lebih dari sekedar untuk bisa di realisasikannya..

    ReplyDelete
  3. Nice! Singkat tapi ngena banget. Mengingatkanku pada suatu sore yang syahdu, duduk bersama hujan dan menunggu :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi terima kasih telah berbagi perasaan :D

      Delete

Hai. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca. Jika postingan ini menarik/menginspirasi, jangan segan untuk dibagikan ke media sosial agar blog ini terus semangat memberi manfaat. Jangan segan juga untuk memberi kritik/masukan/komentar. Tetap berlangganan agar tak ketinggalan postingan terbaru ya. Salam, Marfa.