Pertama Kali Mendapatkan Kartu Pos

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Saya ingat saat pertama kali belajar menulis surat, yaitu saat kelas 4 SD dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Masih teringat jelas surat harus urut formatnya, dimulai dari tanggal hingga tanda tangan. Padahal, kalau surat pribadi mah ya nggak perlu seformal itu, kecuali misal surat untuk instansi. Hahaha.

kartu pos lebaran

As time goes by, saya baru sadar kalau sama sekali belum pernah merasakan bagaimana mengirim atau mendapatkan surat/kartu pos. Saya tak memiliki teman di luar kota atau tak sempat juga mengenal yang namanya sahabat pena versi Majalah Bobo. Bagi yang masa kecilnya beruntung langganan majalah Bobo, pasti paham betul di halaman awal selalu ada rubrik khusus untuk bersahabat pena. 

Selain itu, ketika pertama kali berbelanja online dan mendapat paket, saya menggunakan jasa ekspedisi dari pada Pos. Jadi begitulah, nggak pernah mengalami surat-menyurat melalui tulisan tangan. Ada sih beberapa, namun biasanya seperti kartu ucapan yang diselipkan dalam paket. Masih terasa kurang gregetnya, maka dari itu saya sangat excited ketika ada mutual Twitter yang ingin mengirimkan kartu pos edisi hari raya. 

Mengirim Kartu Pos


Singkat cerita, saya baru mutualan sejak November 2020 lalu dengan Mbak Andhira (@andhirarum), itupun berkat rekomendasi dari akun komunitas bloger. Selain karena ternyata akunnya aktif ngetwit, Mbak Ndhir juga nggak kaku untuk jbjb atau saling berbalas cuitan. Jadi meskipun dengan waktu yang singkat ini, semacam sudah terasa dekat meski hanya melalui media sosial. Rasanya mengingatkan saya akan penggunaan media sosial saat saya SMP alias satu dekade silam (ternyata dah lama dan tua).

Makanya, ketika ada utasan dari Mbak Dhir dan menawarkan untuk siapa yang ingin dikirimkan, saya excited buat daftar, dong. Hihihi. Di utasnya itu, ternyata kalau kirim Kartu Pos itu nggak bisa dilacak ya, jadi perkiraan sampai juga menebak-nebak tergantung jumlah perangkonya juga. Nah awalnya saya sempet sedikit khawatir sih, soalnya sepengalaman kalau paket lewat Kantor Pos di sini harus mandiri dateng ke kantornya gitu. Namun untung saja, dari tertanggal pengiriman 19 April kemudian barulah sampai di rumah pada tanggal 25 April. Jadi sekitar 5 harian lah ya dari Blitar (Jatim) ke Banyumas (Jateng), lumayan.

ucapan kartu pos hari raya idulfitri

kartu pos idul fitri


Aha, akhirnya sampai juga ini kartu di kala siang hari. Ketemu juga sama tulisan khasnya Mbak Ndhir, yang biasanya saya lihat saja melalui catatan iklan Ikatan Cinta yang pernah viral itu, hahaha. Seneng dapet early Eid Mubarak post card gini, jadi berasa udah meriah duluan dari tahun lalu. Minimal nggak berasa sepi-sepi amat lah karena terbatasnya kehidupan berinteraksi saat ini. Thank a lot ya, Mbak Dhir! Semoga suatu saat bisa bertemu langsung hihi :D
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

6 comments

  1. LEGA BANGEEEET AKHIRNYA SAMPAI! ~xD udah deg-degan banget aku tuh kalau sampainya telat, eh malah udah sampai duluan, wkwkwkw.

    Semoga senang dengan kartu posnya ya Mbaaak. Semoga kita bisa bersua secara nyataaaaa :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Abisannya nggak bisa ditracking nih ya, Mbak :D jadinya seperti meraba-rabah

      Delete
  2. Wah udah lama banget enggak kirim-kiriman surat melalui pos.

    ReplyDelete
  3. Aku lagi menunggu surat cinta dari Andhira 🤗 sayang, padhl satu kota tapi blm sampai

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga lekas sampai surat cintanya :D

      Delete

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)