mimpi

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Sewaktu postingan ini ditulis, jam menunjukan waktu 02.45. Tumben banget begadang dan seakan merasakan lagi ketengannya. Kayanya udah lama banget atau saya yang kelewat nggak mindful. Hidup banyak berubah akhir-akhir ini bukan?

tweet iqbal hariadi
Karena waktu nulis spontan dan males nyari ilustrasi di Pixabay kaya biasanya, entah kenapa pengin nautin tweet ini sekalian buat gambar thumbnail. Mungkin sejalan dengan mantra saya saat ini: sabar, sabar, sabar.

Ini udah Juli, dan mungkin postingan ini cuma sekadar untuk say hi karena akhir-akhir ini postingannya berisi artikel-artikel aja. Maklum sih, energi rasanya nggak sebanyak dulu dan harus dimanfaatkan secara efisien. Sekarang aja rasanya masih kewalahan biar nggak mengambil atau mengonsumsi apapun terlalu banyak.

Anyway, tahun 2021 ini saya udah jarang mimpi mengenai kangen-kangen ke era BC alias before chovydd. Tahun ini juga udah nggak sekuat dulu rasa kangennya, entah karena sudah beradaptasi dan mengerti keadaan berkali-kali. Setiap hari ngingetin diri sendiri buat hidup untuk saat ini, hidup untuk saat ini biar nggak kejebak sama nostalgia atau malah perasaan bersalah. Soalnya nih kalau dikit aja ngelamun dan nggak buat mikir, overthinking cepet banget datengnya.

Namun seminggu terakhir ini saya kembali mimpi ke jaman-jaman kuliah, bahkan ingatan yang udah lupa atau memang perlu dipancing buat nginget-nginget lagi. Awalnya sebenernya sepele, saya beli dimsum di jalan depan kampus dan pas dibawa tidur mimpinya malah panjang dan berasa real. Padahal di dunia nyata, saya nggak lagi kangen juga tuh, haha. Kenapa ya? Mungkin memori yang tersimpan kali ya yang lagi kangen.

Waktu itu bangun-bangun berasa sedih dan kangen lah tentunya. Kapan lagi ya punya waktu seluang namun sebebas dulu juga? Gitu kira-kira. Tapi sebenernya sih perasaan-perasaan gini udah nggak membantu atau relevan lagi, karena kan memori nyimpen yang baik-baiknya aja hihi.

Kadang kalau lagi agak melow gitu, saya kembali melakukan hal-hal kecil namun dengan perasaan yang penuh. Uniknya nih, kalau dulu kegiatan kayagini tuh isinya nulis di buku catatan, sekarang sesederhana beberes dan merasa rapi, nggak makan junk food, atau mengerjakan satu tugas aja rasanya seneng banget. Nggak perlu bikin standar yang ambisius untuk merasa senang, karena yang kecil-kecil ini malah membuat tenang.

Hal rasanya jadi lambat namun waktu berjalan cepat, saya kadang merasa kalah dengan Shopee yang baru aja 6.6, promo 7.7 udah muncul aja. Lebih visioner ke depan dari pada saya, hahaha. Getir yang tak perlu dibandingkan juga sih, cuma pikiran-pikiran tadi muncul di kepala sahaja. Saya sendiri merasa baikan, dalam hal segalanya yang walaupun PR tentunya muasih sangat banyak. Tapi terbebas dahulu dari pikiran sendiri yang menjerat ternyata melegakan lho. 

Ya udah kira-kira gini aja dulu, semoga yang membaca juga selalu dalam keadaan baik-baik. Pegal-pegal di badan semoga berkurang rasanya, dan menemukan sedikit ketenangan ketika tidur. Jangan lupa tetap menjaga kesehatan dan juga tetap menjaga kewarasan, ya! :)
***

p.s: senang rasanya menulis postingan yang nggak sedih-sedih seperti tahun sebelumnya. Eh ini nggak terdengar sedih kan? Karena waktu nulis rasanya biasa menuju perasaan lega haha. 

p.s.s: saya lagi suka dengerin lagu Californianya Rich Brian, NIKI, Warren Hue sama lagu Tenangnya Yura Yunita.

1 comment

  1. related banget, ya. Proyek Tuhan tak terduga, semua yang terjadi tidak sesuai ekspektasi. Memang baiknya nikmati apa yang berjalan seminggu ini.

    ReplyDelete

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)