A thoughts journal by Marfa

January 22, 2016

Meneropong Sajak

Baru saja aku aku membuat mie rebus
Membawanya ke pinggir jendela
Memandang hujan lengkap dengan langit kelabu
Kuhirup aroma mie, kusesap kaldunya
Menikmatinya sembari mencari tujuan hidup
Nikmat ditambah asap yang mengepul
Sebenarnya lebih enak disajikan saat senja
Namun aku sudah kadung rindu
Ibu, apa kabar?
Aku baru saja jatuh cinta, Bu
Pada sekuntum mawar merah
Duh Ibu
Mawarnya berduri, galak
Tapi masih lebih galak Ibu
Hehe
Bu, di sini lagi hujan
Duh Ibu
Aku rindu
Terhadap Pelukanmu

12 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Halo, kak! Boleh minta waktu sebentar buat mengisi kuesioner tentang minat baca di Indonesia? Ada 3 buku gratis untuk 3 orang. Terimakasih sebelumnya :))) https://t.co/cQ55IB5WMH

    ReplyDelete
  4. Terima kasih Mba Marfa atas partisipasinya dalam Giveaway saya :)

    ReplyDelete
  5. mie rebus memang enak.... nyam nyam

    ReplyDelete
  6. Sebnarnya aku bingung dg
    Nikmat ditambah asap yang mengepul
    Sebenarnya lebih enak disajikan saat senja
    Namun aku sudah kadung rindu
    Ibu, apa kabar?

    Apa hubngannya...walau aku tahu maksud kakak yg rindu akan ibu

    ReplyDelete

Hai. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca. Jika postingan ini menarik/menginspirasi, jangan segan untuk dibagikan ke media sosial agar blog ini terus semangat memberi manfaat. Jangan segan juga untuk memberi kritik/masukan/komentar. Tetap berlangganan agar tak ketinggalan postingan terbaru ya. Salam, Marfa.