The words. The thoughts. The journal.

August 30, 2019

Destinasi Wisata Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Kabar pindahnya ibukota baru di Kalimantan Timur, membuat lokasi tersebut mendadak jadi sorotan penduduk seluruh Indonesia. Bagaimana tidak, lokasi ibu kota baru yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ini, merupakan kawasan asri yang terkenal dengan keindahan alamnya. 

Tidak hanya itu, kawasan ini juga terkenal dengan hutan bakau yang terbentang luas, hingga suasana pesisir tersebut sangat tenang. Dihimpun dari berbagai sumber, beberapa lokasi yang terdapat di Penajam Paser Utara ini, juga bisa dijadikan untuk destinasi wisata yang menarik untuk diulik.

Destinasi Wisata Mangrove Tanjung Penajam Paser Utara

Mangrove Tanjung Penajam Paser Utara

Untuk destinasi wisata pertama ibu kota baru di Kalimantan Timur ini adalah Wisata Mangrove Tanjung Penajam Paser Utara. Tak hanya di Jakarta kamu bisa menikmati indahnya hutan mangrove yang luas, di ibu kota baru di Kalimantan Timur, kamu juga bisa menemukannya.

Pilihan Hotel Di Pekanbaru Terbaik Dan Layak Anda Coba!

Ada yang sudah pernah berkunjung ke Pekanbaru?

Kota Pekanbaru menjadi salah satu destinasi wisata banyak orang. Tidak heran, jika banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Hotel di Pekanbaru tersedia dengan begitu banyak dan dapat menyesuaikan kebutuhan pengunjung. Untuk itu, jangan sampai memilih hotel yang salah. Pastikan, bahwa penginapan yang dipilih memang layak digunakan.

Tentunya, ingin kan memilih hotel yang berkualitas serta memiliki kenyamanan dan keamanan saat digunakan? Karena, hal ini akan sangat menunjang kegiatan baik menginap atau saat beraktivitas di luar agar menjadi lebih baik dan nyaman. Untuk itu, penting mengetahui rekomendasi hotel yang layak digunakan dan cocok sesuai dengan kebutuhan. Terdapat beberapa rekomendasi hotel di daerah Pekanbaru yang cocok untuk menjadi pilihan menginap. Nah apa saja pilihan hotel Pekanbaru yang cocok dipilih? Berikut beberapa rekomendasi hotel berkualitas di Pekanbaru:

Batiqa Hotel Pekanbaru

hotel di pekanbaru

Rekomendasi Coffee Shop & Coworking Space di Purwokerto



Halo, apa kabar?

Sudah lama tak menulis tentang Purwokerto, kali ini mau bagi info lagi deh tentang tempat ngopi di Purwokerto. Sekarang tempat ngopi di Purwokerto udah menjamur terutama di bagian kota dan area kampus, dari dulunya yang beberapa sekarang hampir kaya Alfamaret, baru jalan sedikit udah ada nyahaha! Coba aja jalan dari Pabuaran ke Jalan Ovis, cuma dengan jarak segitu dan menengok kanan kiri, maka jangan heran juga ada coffee shop yang malah bersebelahan.

rumah kopi pemuda purwokerto

Enak sih, jadinya pengunjung merata. Saya sudah mencoba kopi di beberapa coffee shop, namun hanya beberapa yang menurut saya cocok—belum lagi dukungan untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas atau yang sifatnya coworking space. Kebanyakan sih coffee shop di Purwokerto sifatnya masih buat ngumpul atau nongkrong-nongkrong aja, jadi kalau misal nyari buat berduaan sama laptop itu agak tricky, kalau nggak tempatnya, suasananya, ya rasa kopinya. Saya suka gemes sih sama tatanan coffee shop di Purwokerto yang nggak alone-friendly (ini gimana ya nulisnya). Jadi misalkan ada yang tempat duduk enak buat ngelaptop tapi jauh dari colokan, tempat akses buat keluar masuk sempit, nggak ada sandaran di tempat duduknya (wahaha ini personal banget!), atau rasa kopinya pricey tapi biasa aja. Belum lagi kalau misal pelayanannya kurang ramah, udah deh langsung blacklist.
August 27, 2019

Mau Ke Mana, Gie?



Buku Catatan Seorang Demonstran saya beli pada Januari 2018 lalu, namun saya butuh sekitar satu tahun untuk tuntas membacanya. Awal mula membaca kalau tak salah sejak Agustus 2018 kemudian baru selesai pada Juli 2019, buku ini tanpa sadar sering saya bawa ke mana-mana walaupun tak terbaca. Ke kampus, ke kafe, ke ruang kerja, ke luar kota, di dalam kereta, dan terakhir di rumah. Dan saya kira dalam perjalanan waktu membaca terpanjang selama hidup serta sudah mampir ke banyak tempat—akan disayangkan kalau tak menulis satu dua kata.

catatan seorang demonstran gie

Membaca buku ini menyenangkan, tiga hari ditinggal maka lembar-lembar sebelumnya saya sudah lupa karena detail. Membaca tanpa perasaan emosional dan turut mengikuti alur pikiran Gie rasanya akan mustahil. Berkali-kali membayangkan apabila sosok Gie hidup di masa sekarang—sudah pasti saya akan mengikuti tulisan-tulisannya, atau bagaimana jika saya menjadi salah satu rekannya, mengikuti petualangan-petualangannya.
August 23, 2019

Manfaat Japan Rail Pass dan Beberapa Tempat Wisata Di Jepang



Ada yang bercita-cita ingin ke Jepang?

japan rail pass

Japan Rail Pass ini merupakan salah satu kunci utama kenyamanan saat berwisata ke Jepang. Karena dengan menggunakan Japan Rail Pass ini perjalanan menjelajahi Jepang menjadi lebih mudah dan nyaman dengan menggunakan kereta api dengan jaringan yang luas. Selain itu harga JR Pass ini relatif murah, dan bisa dipesan langsung via online melalui situs Blibli.com. Dan Japan Rail Pass (JR Pass) ini merupakan tiket khusus yang berlaku bagi para wisatawan mancanegara atau yang berasal dari luar negeri yang sedang berkunjung ke Jepang. Selain kereta api, Japan Rail Pass juga bisa digunakan untuk perjalanan dengan menggunakan bus dan kapal feri. Bahkan, hampir semua transportasi utama di seluruh Jepang yang dioperasikan oleh JR Group bisa digunakan, mulai dari kereta lokal, Shinkanen “Bullet Train”, Kereta Express, hingga Kereta Limited Express.
August 16, 2019

8 Cara Menggendutkan Badan yang Ampuh, Berat Badan Langsung Naik!

Halo, apa kabar?

Kamu sudah bosan dengan artikel yang selalu memberikan cara-cara diet karena kamu sendiri susah untuk menaikkan berat badan? Kamu juga pasti sudah kebingungan karena sudah makan banyak tetapi berat badan segitu-segitu aja? 

feet fashion


Tenang, kamu gak perlu panik apalagi khawatir, coba deh intip dulu tips-tips di bawah ini:

1. Tidur Cukup

Kalau kamu sering bergadang dan badanmu kurus, mulai sekarang kamu harus berhenti tidur kurang dari 7 jam sehari. Ketika kita nggak mendapatkan tidur yang cukup, tubuh kita nggak bisa berfungsi dengan baik keesokan harinya – termasuk dalam menyerap kalori dan nutrisi yang kita konsumsi serta memperbaiki otot kita setelah olahraga. Kita juga menjadi takmaksimal dalam berolahraga dan beraktivitas keesokan harinya ketika kurang tidur.

2. Berhenti Merokok
August 12, 2019

Asuransi Kesehatan Sebagai Investasi Gaya Baru Milenial

Bahasan mengenai milenial selalu menjadi topik yang menarik tersendiri bagi saya. Mengenai gaya hidup, pandangan politik, ide-ide, karya kreatifitas, sampai peran mereka terhadap perubahan di berbagai aspek dalam kehidupan. Sebelumnya, udah tahu belum ciri-ciri milenial seperti apa? Menurut saya milenial ini unik dan menarik lho, berdasarkan modul Statistik Gender Tematik: Profil Generasi Milenial Indonesia ada beberapa ciri-ciri milenial. Yaitu dekat dengan media sosial, kreatif dan punya passion, produktif, dinamis, ingin serba cepat, open minded, kritis, dan berani. Jadi, di balik gerakan mereka yang lahir antara 1980-2000 ini begitu cepat dan produktifnya, tetep ada kelemahan. Kelemahan ini jika tak segera dilatih dan dibangun, masa depan bakal terancam.

Disebut Generasi Dinamis dan Kutu Loncat, Bagaimana Tantangan Milenial di Masa Depan?

milenial

Gini, pernah mendengar berita kalau di masa depan milenial bakal susah punya rumah? Ternyata yang disoroti adalah pola konsumtif dan serta habit yang buruk. Sebagai salah satu bagian dari milenial, saya juga merasakannya. Terbiasa dengan yang serba instan, milenial seringkali mudah bosan dan menjadi kutu loncat—loncat dari satu bidang ke satu yang lainnya. Menurut Firdaus Putra (Direktur Kopkun Institute) milenial harus hati-hati dengan habit ini, milenial butuh gagal, jangan hanya berkarya dalam permukaan namun harus mengakar. Jadi, nggak heran kalau sekarang melihat banyak milenial yang multitasking namun kerjanya tak tuntas, medioker, dan sulit mengerjakan sesuatu dengan detail. Alasannya ya bukan untuk romantisasi, namun membentuk mental yang kokoh di masa depan. 

Kualitas Premium OLED TV LG Hadirkan Pengalaman Terbaik Menonton Televisi



Sejak kuliah, saya jadi jarang nonton televisi. Selain karena memang disrupsi dari gawai, tayangan televisi lokal jarang ada yang bagus kecuali saluran tv tertentu. Itupun bisa dihitung dengan jari, dan karena semenjak menerapkan hemat waktu, dengan adanya iklan saya rasa lebih suka nonton tayangan ulangnya melalui YouTube. Namun kemudian apakah produksi televisi menjadi hilang di pasaran? Tentu saja tidak, mengikuti zaman fungsi televisi bukan hanya untuk menayangkan tayangan stasiun siaran saja namun bisa juga untuk menonton film atau iklan. Kan, kalau misal kita sedang di ruang tunggu rumah sakit atau manapun biasanya ada televisi agar tak jenuh.

TV OLED LG

Kalau di penginapan atau di hotel meskipun sekarang sudah serba gawai, tetep ada tuh yang namanya televisi. Saya juga suka nyalain walau kadang saya yang ditonton televisi, ya biar nggak sepi-sepi banget gitu nyahaha. Tapi seringnya sih nonton saluran televisi luar negeri yang tanpa iklan, biasanya banyak film keren—dan rasanya berasa puas nonton seperti bioskop mini. Kemudian terpikir, wah asyik juga ya kalau misal pikiran sedang ingin nonton film kemudian disalurkan ke televisi yang bening abis. Kamu juga rasanya puas seneng gitu nggak kalau nonton film di televisi yang bagus?
August 05, 2019

Ibu Kota Baru Untuk Masa Depan Indonesia

Pada suatu pertemuan, CEO saya Anis Saadah pernah memberikan sejumlah pertanyaan dari buku Factfullness dan semua jawaban salah, hanya beberapa hampir mendekati benar. Buku tersebut ditulis oleh Hans Rosling tersebut memberikan fakta-fakta di dunia yang selama ini salah. 16 fakta tersebut yaitu angka kemiskinan, tingkat minat daya baca, partisipasi perempuan dalam politik, angka harapan hidup, sampai kesejahteraan sosial yang mana banyak diasumsikan masih menjadi masalah atau penurunan, namun justru berdasarkan fakta sudah membaik. Melalui 10 tahun proses dalam pembuatan buku tersebut, Hans mengajak pembaca atau orang di seluruh dunia dapat berpikir lebih adil dan jangan hanya menggunakan insting, namun melihat pada data dan fakta. 

Hans dalam buku tersebut juga memberian fakta bahwa salah berasumsi dikarenakan manusia punya insting yang buruk bagi sekitarnya. Dan cara untuk menguranginya adalah selalu mempertanyakan data dan detail dalam melihat informasi. Kemudian, kami juga berdiskusi mengenai peran media yang acapkali memberikan tentang kekurangan, serta isu sosial kemanusiaan lain dalam bingkai bad news is a good newsnya sedemikian rupa. Hal tersebut memberikan informasi bahwa beberapa sedang tak baik-baik saja, namun lagi-lagi kembali ke satu hal: hal tersebut tak menyeluruh, harus berhati-hati dalam mengonsumsi informasi.

ibukota jakarta

Pemindahan Ibu Kota Indonesia-lah yang membuat saya teringat akan bahasan dari buku Factfullness tersebut. Seperti yang kita tahu, April 2019 lalu Presiden RI, Jokowi menggelar rencana pemindahan Ibu Kota yang sebelumnya telah dikaji 2 tahun sebelumnya (2017), dan sebelumnya sudah menjadi wacana pada 2016. Lokasi tepatnya akan diumumkan pada bulan ini (Agustus 2019) dan menurut Bambang Brodjonegoro1 (Menteri PPN/Bapennas) pemindahan dapat dimulai dibangun pada 2020 dengan target selesai 2024. Anggaran biaya pemindahan mencapai 466 trilyun yang berasal dari APBN dan kerja sama dengan pihak swasta.

Pemindahan Ibu Kota Merupakan Sejarah Panjang
August 01, 2019

ISoLLING 2019: Challenges and Opportunites for Digital Literature



Halo, apa kabar?

Sabtu, 13 Juli 2019 lalu saya mengikuti ISOLLing 2019 (International Seminar on Literature and Linguistics dengan tema Industry 4.0: Challenges and Opportunites for Digital Literature yang diselenggarakan oleh Fakultas Sastra, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sabtu yang random, sebetulnya karena tiba-tiba saja pagi memutuskan untuk datang ke sini tanpa rencana, alias bayar di tempat juga. Sejauh ini seminar termahal yang pernah saya ikuti saat ini, tapi setelah mengikuti sampai akhir emang worth banget, penuh gitu dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Udah kaya kuliah, lagian kan semester ini nggak ambil mata kuliah jadi seneng banget bisa bahas mengenai language & literature ini. Pun, dengan tema yang menarik karena lagi-lagi mengusung revolusi industri 4.0, di mana-mana ada akan dan saya mencoba mengambil insight dari perspektif sastra dan bahasa.

isoling 2019 ump


Pembicaranya ada 6 yaitu Prof. Dr. Mohd Nazri dari Universitas Zaenal Abidin Malaysia, Hywel Coleman dari Leeds University, Shuri M Gietty Tambunan, Ph. D. dari Universitas Indonesia, Prof. Martin Ebner,Ph. D dari Graz University of Technology, Luthfie Arguby Purnomo dari IAIN Surakarta, dan Khristianto dari UMP sendiri. Dari 6 pembicara itu tentu saja membuka banyak perspektif mengenai digital literature dan memaaang ya ternyata ilmu itu luas banget. Satu jenis ilmu aja bisa nyabang ke mana-mana, karena hidup sendiri juga berdinamika dan memungkinkan ilmu-ilmu yang baru tumbuh dari sana.