Pengalaman dan Tips Melakukan Pinjaman Online

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Efek setahun belakangan ini, keuangan saya sedikit mengalami permasalahan. Sebagai manusia dengan usia yang "nanggung", saya tentu sempat merasa kebingungan. Uang beasiswa sudah tidak ada, sedangkan sudah janji pada diri sendiri tak akan merepotkan orang tua. Saya cukup beruntung karena bisa mengandalkan sedikit demi sedikit tabungan dari freelancing. Namun karena pemasukan belum stabil tiap bulannya apalagi baru dalam kurun waktu yang belum cukup lama, ada kalanya saya membutuhkan tambahan.

pinjaman online tunaiku
pict: jmexclusive, pixabay

Pengalaman Mengajukan Pinjaman Online

Awalnya, meminjam uang pada teman atau saudara seperti solusi sementara dan id yang bagus. Namun, di tengah kondisi saat ini saya merasa tak enak, karena kita semua tentu saja jadi lebih berhati-hati dengan uang. Meskipun saya sendiri memiliki prinsip tepat pelunasan, namun kejadian atau kebutuhan mendadak dari pemberi pinjaman bisa jadi ada. Akhirnya, saya mencoba melakukan pinjaman online yang aman dan juga terpercaya.

Seperti kebanyakan berita menakutkan di media sosial dan internet, awalnya saya juga merasa takut. Namun sebetulnya setelah dibaca lebih detail, hal tersebut dikarenakan banyak faktor seperti peminjam yang tak bertanggungjawab, tidak adanya konsen saat mencantumkan nomor darurat, dan juga terlena dengan penyedia pinjaman online yang ilegal.  Untuk itu, saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempelajari syarat, ketentuan, kontrak, denda, dan lain-lainnya. Sejauh ini, transaksi-transaksi yang saya lakukan berlangsung lancar dan aman. Hal itu juga karena, diri sendiri ini lah yang mengatur sesuai dengan kebutuhan dan juga kenyamanan terutama dalam jangka waktu pelunasan.

Tips Melakukan Pinjaman Online

pengajuan pinjaman online
pict: jmexclusive, pixabay

Pinjaman online sendiri sebetulnya memiliki banyak manfaat dalam skala besar maupun kecil. Misalnya untuk usaha, biaya pendidikan, tambahan biaya perawatan, sampai renovasi rumah. Kalau saya sendiri skalanya termasuk masih kecil, yaitu untuk menambah biaya pendidikan apalagi saat belum terkumpul. Maka dari itu berdasarkan pengalaman, berikut tips melakukan pinjaman online dengan bijak, aman, dan bertanggung jawab:

  • Memberikan Konsen Pada Kontak Darurat

Dalam pinjaman online, umum untuk mencantumkan 1-2 kontak darurat sebagai jaminan apakah peminjam akan tepat membayar dan sebagai informasi jika peminjam susah dihubungi. Meskipun seakan kita tertib dalam menggunakan fintech pinjaman online, tetap saja alangkah baiknya memberikan konsen atau persetujuan dengan kontak darurat yang akan kita cantumkan. Hal ini untuk kenyamanan bersama dan juga menjaga hubungan baik.

  • Teliti Akan Keuangan Pribadi dan Kemampuan Bayar

Besarnya limit yang bisa diajukan seakan memberi keinginan untuk meminjam lebih. Sebaiknya gunakan pinjaman untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak dan juga mempertimbangkan kemampuan kita dalam membayar. Jangan sampai pemasukan nantinya hanya sekadar lewat untuk melunasi keinginan-keinginan yang sifatnya hanya tertunda saja.

  • Menghitung Jumlah Pinjaman beserta Biaya Tambahan

Hal yang bisa jadi luput adalah fokus pada jumlah pinjaman utama dan mengabaikan biaya tambahan seperti bunga, biaya admin, atau biaya layanan. Catat secara detail jumlah atau total tagihan yang akan dibebankan nanti.

  • Segera Membayar Sebelum Jatuh Tempo

Kalau saya sendiri memiliki prinsip segera membayar agar lega dan bebas akan tanggungan-tanggungan. Biasanya, saya akan langsung mencicil jika ada lebihan pemasukan sekalipun masih jauh dari tanggal maksimal pelunasan. Selain memberikan kelegaan pribadi, catatan pembayaran juga akan dinilai baik. Selain itu, pahami juga batas dan jangka waktu pelunasan dan dicatat agar tidak terlwat.

  • Memilih Fintech Pinjaman Online Aman

Kalau tips ini pasti sudah banyak tersedia di artikel untuk mengindari fintech maupun aplikasi yang mencurigakan seperti mengecek apakah terdaftar di OJK, mengecek apakah memiliki rating dan testimoni yang real yang terpercaya, membandingkan besaran bunga antara satu dengan yang lainnya, kemudahan akan informasi dalam customer service, track record penyedia pinjaman.

Memilih Pinjaman Online di Tunaiku 

tunaiku fintech

Di Tunaiku, kita dapat mengajukan pinjaman uang yang bisa dicicil secara online tanpa agunan dan diawasi OJK sejak 2014 serta memiliki sertifikasi ISO 27001 dalam keamanan. Tunaiku ini sendiri merupakan produk digital dari PT. Bank Amar Indonesia dan memberikan pelayanan yang mudah dan cepat, serta dapat memilih apakah melalui aplikasi atau website dalam pengajuan.

Selain proses pengajuan yang mudah, Tunaiku juga memiliki keunggulan dalam transparasi biaya dan juga aman. Untuk suku bunga berkisar 2-5% per bulan dan untuk biaya administrasi sebesar Rp 540.000. Sedangkan jika ingin melunasi lebih awal seperti tips poin keempat yang saya sebutkan di atas juga tak diambil biaya alias gratis. 

Syarat pengajuannya juga cukup mudah yaitu berusia 21-55 tahun, memiliki rekening bank, memiliki penghasilan, dan alamat KTP atau domisili berada dalam cakupan layanan Tunaiku. Area layanannya tersebar mulai dari kota-kota besar di Indonesia.

Mengajukan pinjaman online selain hati-hati, kita juga harus bijak dalam penggunaan. Karena jika digunakan dengan baik, tentu saja justru dapat memberikan keuntungan dan tak akan terbebani. Semoga artikel mengenai pengalaman dan sedikit tips dalam mengajukan pinjaman online ini bermanfaat ya!
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)