Program Startup Studio Indonesia: Peluang dan Kesempatan Bagi Para Founder

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Beberapa tahun terakhir ini, minat anak muda Indonesia pada startup meningkat. Bukan hanya berminat untuk bekerja di beberapa nama perusahaan rintisan yang mulai besar, namun juga mendirikan startup mereka sendiri. Terbukti pada tahun 2019 mulai banyak program startup Indonesia seperti hackathon, inkubasi, startup day, startup camp, bootcamp, dan lainnya dari lokal, regional, hingga nasional.

program startup indonesia
pict: bytrangle, pixabay


Start up sendiri atau yang biasa dikenal dengan perusahaan rintisan saat ini identik dengan layanan digital atau menggunakan teknologi di dalamnya untuk menciptakan solusi-solusi yang ada di masyarakat. Layanan tersebut kemudian nantinya dilakukan test pada pasar untuk mengetahui apakah dapat lanjut beroperasi atau berganti haluan. Contoh dari produk atau layanan startup sudah dapat dengan mudah kita ketahui dan dikenali dalam keseharian seperti transportasi online, jasa pesan makan online, hingga online marketplace.

Indonesia sendiri berdasarkan Startup Ranking masuk ke dalam lima besar negara yang memiliki startup terbanyak di dunia. Sedangkan di Asia, Indonesia menempati posisi nomor dua setelah India. Hal ini membangkitkan motivasi tersendiri bagi anak muda yang ingin "berwirausaha dengan cara baru" karena dapat menggunakan skill mereka dalam bidang teknologi. Bukan hanya dalam bidang tersebut saja, biasanya startup membutuhkan peran lain seperti business analyst, marketing strategyst, dan juga tentu saja di bidang pendanaan.

Tantangan Bagi Para Founder Startup

Poin terakhir di atas biasanya yang menjadi keresahan bagi para founder, karena berpengaruh terhadap jalannya uji coba produk/layanan serta keberlangsungannya. Bagi startup muda yang sudah mulai berjalan, mendapatkan pendanaan juga penting untuk menggaji orang-orang yang terlibat di dalamnya. Tentu saja hal tersebut dapat menjadi tantangan dan tak mudah jika hanya dijalankan oleh tim tersebut saja. Biasanya startup muda ini memanfaatkan ajang-ajang pameran startup untuk tampil dan menarik investor-investor dan mendapatkan pendanaan.

Startup yang masih berumur jagung juga bukan hanya harus mempertimbangkan pendanaan, namun juga membutuhkan bimbingan atau mentoring dari para ahli di bidangnya yang sudah berpengalaman agar dapat mengambil langkah-langkah yang tepat. Hal ini membantu proses growth itu sendiri agar ketika ada risiko jatuh dapat meminimalisir kerugian yang ditimbulkan.

Adalah kabar baik bagi para founder yang sedang mengembangkan startup dengan adanya Startup Studio Indonesia. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk para startup digital menemukan sumber daya berkualitas dan juga pengembangan bisnis. Harapan sesuai dengan visinya yaitu agar terciptanya ekosistem digital yang kaya akan sumber daya akan inovasi-inovasi sehingga terdoronglah transformasi digital. 

Program Studio Startup Indonesia

program studio startup indonesia
pict: Megan_Rexazin, pixabay


Program intensif dari Startup Studio Indonesia ini meliputi akselerasi produk dan tim, validasi dan strategi pada growth marketing, business skill, dan assisting technology development. Manfaat yang akan didapat dari progam ini yaitu coaching dan mentoring selama tiga bulan, mendapatkan bimbingan langsung dari para pakar, mendapatkan kurikulum dalam mentoring, mendapatkan dukungan bebas ekuitas, dan terdapat juga mentoring secara personal dan dukungan teknis.

Sesi programnya sendiri terdapat Founder's Camp yang merupakan rangkaian mentoring dengan para founder startup dan pelaku industri yang sudah berpengalaman, serta 1-on-1 Coaching yang merupakan sesi yang lebih privat dan khusus bagi para startup untuk berkonsultasi dengan para ahli di bidang spesifik dan juga para founder startup berpengalaman untuk lebih terfokus pada strategi pengembangan produk.

Timeline Pendaftaran 

Batch pertama program ini sudah berlangsung dari Agustus-November 2020 dan terdaftar sebanyak 668 early-stage startup yang kemudian diseleksi menjadi 20 startup terpilih. Sedangkan tahun 2021 ini, Studio Startup Indonesia memberikan kesempatan bagi startup early-stage untuk dapat #GoTheExtraMiles dengan timeline sebagai berikut:

  • Pendaftaran: 22 Februari-2 April 2021
  • Seleksi: 5-14 April 2021
  • Pengumuman: 16 April 2021
  • Founder's Camp: 3-7 Mei 2021
  • 1:1 Coaching: 19 Mei-30 Juli 2021

Terdapat 1063 pendaftar yang kemudian disaring menjadi 15 startup terpilih di gelombang ini. Mereka adalah ALIA, AVTER, Appskep, Cerah.co, Legalku, Dibimbing.id, MyDoctors, LingoTalk, Ovento, Rahsa Nusantara, Prieds, Tebengan, Wehelpyou, Shieldtag, dan SejutaCita.

Kriteria Startup untuk Program Startup Studio

Adapun persyaratan tertentu untuk dapat mendaftar di program ini agar program dapat berjalan fokus, tepat. dan sesuai dengan visi misi. Diantaranya adalah:

  • Startup telah memiliki MVP dan traction minimal 3 bulan
  • Startup sedang dalam tahap pendanaan angel, pre-seed, seed, pre-series A, atau maksimal series-A.
  • Startup dalam proses mencari product-market fit.
  • Telah memiliki badan hukum.
  • Fokus utama startup yang bergerak dalam sektor maritim, pariwisata, logistik, kesehatan, dan pendidikan.

Kehadiran program ini memberikan langkah awal dan peluang yang cerah bagi pegiat maupun founder startup di Indonesia. Tentu saja, potensi-potensi di dalamnya harus bertemu dengan wadah yang pas agar dapat berakselerasi dalam produknya. Bukan hanya itu saja, program seperti ini juga dapat meningkatkan sumber daya-sumber daya yang berkualitas terutama kaitannya dengan penggunaan teknologi. Untuk informasi selanjutnya dapat diakses melalui https://startupstudio.id/

Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

1 comment

  1. meski nggak ikut berkontribusi, tapi aku pribadi seneng banget dengan banyaknya start up yang dibuat oleh anak muda
    menruutku itu sebuah pertanda kalau semuanya akan berjalan jauh lebih mudah ke depannya berkat teknologi hihi 😁

    ReplyDelete

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)