Cara Mengurangi Tingkat Turn Over Karyawan dengan Pelatihan Kerja

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Turn over merupakan hal yang wajar dalam suatu perusahaan, namun menjadi kebalikannya jika tingkat atau intensitasnya tinggi. Hal tersebut karena efektivitas menjadi berkurang dan dapat berpengaruh terhadap kinerja dan perkembangan perusahaan. Sedangkan seiring dengan perkembangan zaman, SDM yang kompeten dan berkualitas menjadi hal yang dibutuhkan perusahaan.

Ada banyak faktor mengapa karyawan memilih resign dari perusahaan, baik internal maupun eksternal. Bagi perusahaan sendiri dalam hal ini dapat memberikan sifat fungsional maupun disfungsional. Perihal pekerjaan memang sifatnya profesional, namun memiliki karyawan yang didukung untuk berkembang memberikan keuntungan bagi keduanya. Hal ini juga dapat meningkatkan performa yang tentu saja dapat meningkatkan kualitas bagi karyawan itu sendiri.

aplikasi ruangkerja

Salah satu upaya adalah memfasilitasi karyawan dengan pelatihan kerja bagi SDM di perusahaan. Adanya pelatihan dapat mengurangi kejenuhan akan rutinitas, meningkatkan motivasi kerja, dan juga kesempatan untuk memberikan performa terbaik. Pelatihan kerja saat ini tak terbatas harus dilakukan secara langsung atau offline saja namun dapat memanfaatkan aplikasi ruangkerja.

ruangkerja sendiri merupakan bagian unit dari Ruangguru dengan fokus pada pelatihan sumber daya manusia secara online sekaligus menjawab kebutuhan dalam hal tersebut. Pelatihan yang dikemas dalam sebuah aplikasi ini dapat dijadikan solusi karena tersedianya fitur yang dapat mendukung proses pelatihan secara profesional dan efisien.

Untuk detail lebih lanjut mengenai aplikasi ruangkerja, berikut fitur unggulan serta manfaatnya baik bagi perusahaan maupun karyawan:

1. Pelatihan Berbasis Digital

Adanya pelatihan kerja ini bukan artinya menjadi hambatan baru karena harus mengeluarkan cost yang besar. Pelatihan yang dilakukan secara online juga dapat memberikan keleluasaan lebih sehingga tak menimbulkan beban kerja baru bagi karyawan. Melalui ruangkerja, pelatihan kerja ini dapat diakses dari berbagai macam perangkat seperti smartphone, laptop, maupun PC dari mana pun dan kapanpun oleh karyawan.

2. Mudahnya Personaliasi Materi Pelatihan

Terdapat sistem manajemen konten bagi masing-masing perusahaan yang bermitra dengan aplikasi ruangkerja. Fitur ini memudahkan perusahaan dalam mengelola materi pelatihan dalam bentuk apapun dengan leluasa. Misalnya seperti video belajar, bank soal, dan seterusnya. Materi tersebut dapat disusun dalam kelas-kelas pelatihan secara sistematis yang disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi karyawan. Tak hanya itu, terdapat Content Management System yang dapat digunakan untuk membuat kelas pelatihan sendiri dengan cepat.

3. Sistem Belajar yang Terstruktur dan Up-to-Date

aplikasi pelatihan kerja ruangkerja

Materi pelatihan dapat disusun dengan sistematis dan terstruktur melalui fitur learning journey yang berguna bagi karyawan atau profesional akan kebutuhan pembelajaran berbasis mobile. Tampilan yang ada sifatnya user fiendly sehingga meskipun dilakukan secara online, para peserta pelatihan akan merasa nyaman dalam penggunaanya.

Selain itu. segala informasi penugasan pelatihan beserta pengingat untuk menyelesaikan kelas akan terkirim dengan otomatis melalui email dan push notification. Sehingga para peserta tak perlu khawatir tertinggal dan dapat selalui up-to-date.

4. Kolaborasi Kelompok Secara Online

ruangkerja juga memungkinkan para peserta berkolaborasi atau berdiskusi mengenai materi pelatihan dalam fitur forum diskusi. Fitur ini memfasilitasi para peserta dalam pendalaman akan pemahaman materi dengan bertanya pada para ahli secara online.

5. Kemudahan dalam Pemantauan Proses dan Hasil Pelatihan

Bagi perusahaan, aplikasi ini juga memberikan kemudahan untuk memantau progres maupun hasil pelatihan yang sedang berlangsung dengan monitoring dashboard. Di sana terdapat tampilan data terbaru mengenai pelatihan yang sedang berjalan serta hasil yang telah diperoleh. Melalui fitur ini, dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan.

6. Pelatihan Yang Dapat Disesuaikan dengan Role-based Access Control

Fitur role-based control dalam aplikasi ini memiliki fungsi untuk mengatur hak akses dari masing-masing karyawan seduai dengan jabatan pada Content Management System. Dengan fitur ini, maka tak semua data dapat diakses oleh peserta karena disesuaikan dengan jabatannya. Hal ini memiliki tujuan dalam keamanan dapat yang dapat disalahgunakan.

7. User Grouping dan Enrollment Peserta Pelatihan

Fitur grouping ini berfungsi agar selama kegiatan pelatihan dapat berjalan secara efisien dan profesional. Fungsi dari fitur ini yaitu membagi peserta dalam grup atau kelompok sesuai dengan posisi masing-masing diperusahaan. Selain itu, fungsi ini sekaligus dapat digunakan sebagai enrollment peserta secara massal.

8. Meningkatkan Performa Pada Karyawan

ruangkerja

Terdapat fitur rewards poin yang memicu antusiasme akan materi pelatihan dengan menyelesaikan modul yang ditugaskan. Selain itu terdapat juga fitur leaderboard yang dapat mendorong motivasi karyawan dalam dalam menuntaskan materi pelatihan dengan sebaik mungkin. Nantinya terdapat fasilitas sertifikat digital yang dapat diunduh dan juga dicetak apabila materi pelatihan kerja telah diselesaikan oleh masing-masing peserta.

9. Efisien dalam Investasi dan Waktu Implementasi

Menggunakan aplikasi ruangkerja dapat menghemat baik waktu maupun biaya bagi perusahaan dalam pengadaan kegiatan pelatihan kerja. Hal tersebut karena didukung oleh subscription model melalui cloud dan data karyawan serta materi pelatihan dapat disimpan dalam cloud storage. Kemudahan ini sekaligus mempercepat waktu implementasi serta tak perlu khawatir akan adanya kebocoran data karena telah dilengkapi SSL Security.

Memanfaatkan fitur-fitur ruangkerja di atas membawa keuntungan tersendiri bagi perusahaan dalam kegiatan atau program pelatihan kerja secara profesional dan efisien. Selain fitur yang memudahkan di atas di atas, ruangkerja sendiri juga memiliki rating app sebesar 4.8/5.0 dan engagement rate penggunaan social learning 94.8%. Tingkat kepuasan yang tinggi pada metode dan pelaksanaan kegiatan juga terlihat melalui banyaknya respon positif dan review dalam penggunanya.
***
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)