Cara Membuat Logo dan Jadikan Ladang Cuan: Yuk Jualan Online!

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Rasa-rasanya, kita tak akan terlepas dari melihat logo-logo dalam keseharian, terutama sih logo brand ya. Saya jadi teringat ketika KKN dahulu, kebetulan kebagian jadi media dan mengurusi perihal perlogoan. Mulai dari untuk stampel, plakat, banner, produk olahan khas desa, sampai logo identitas kelompok KKN. Sebenarnya sih dulu kami-kami ini nggak ada yang punya skill edit dan mendesain, jadi seada-adanya dan saling membantu. 

yuk jualan online
Pemula coba-coba membuat logo.

Setelah beberapa kali mencoba mencari logo yang khas dan sesuai dengan tema KKN kala itu, saya jadi tahu kalau cara membuat logo itu nggak mudah. Nggak serta-merta dari sana langsung mengajak yuk jualan online desain-desain logo ini ke antar mahasiswa. Segala kena "revisi" dari dosen pembimbing lapangan, tapi ya tetap dimaklumi sih dan tetap dipakai. Alasannya karena desanya jauh dari percetakan, jadilah banner legend sampai akhir acara. Istilahnya kalau sekarang-sekarang ini "jelek aja belum". Nyahaha, seru juga ya masa-masa tersebut. 

Terus beralih ke blog sendiri dengan logo yang dibuat dengan ala kadarnya kemampuan, masih dipakai sampai sekarang pun. Ada logo matahari di dalamnya dengan harapan hidup turut cerah akan adanya blog ini dan memberikan kebahagiaan atau kehangatan pula bagi pembacanya. Terwujud? Bagian pertama sih syukurnya sudah merasakan dalam bentuk kecil-kecil. Yang kedua, adalah yang selalu disemogakan.

cara membuat logo
Logo personal blog.

Kenapa sih, enggak order aja kalau mengalami keterbatasan "ndisen". Oh, udah pernah dong tentu saja. Hanya saja tetap kurang sreg walau pemilihan warnanya cakep banget kala itu. Mungkin ini yang dimaksud dengan bangga dengan karya sendiri meskipun belum sempurna. Dari sini lagi-lagi belajar kalau, nemuin pembuat logo juga cocok-cocokan. Memanglah, hidup itu ya.

Tapi eh tapi, logo itu berkaitan banget sama identitas nggak sih? Pokoknya nomor dua setelah nama akan identitas atau brand, belum sampai ke tagline. Ambil yang mudah aja deh, kita pasti beberapa kali ngeh kalau logo suatu brand besar berganti. Terutama di jagat media sosial, pasti ada aja yang suka atau kurang suka. Bahkan lucunya lagi, ada segala yang ikut revisi-revisi kecil.

Cara Membuat Logo dan Jadikan Peluang Usaha

Dari sedikit pengalaman dari dua arah tersebut, saya jadi bisa mengambil insight setidaknya ada beberapa pertimbangan dalam cara membuat logo terutama bagi pemula. Apalagi sekarang sedang menjamur nih jualan online seperti jualan di Lazada, ataupun munculnya small-business. Kebutuhan logo untuk bisnis atau produk sudah pasti banyak peminatnya. Secara umum, berikut cara membuat logo yang berpeluang untuk dijadikan ladang cuan sebelum sampai ke jualan online:

1. Sesuaikan dengan Jenis dan Kegunaan Produk

jualan logo online
Contoh dari logo produk waktu KKN dulu, walau kurang simpel sebenarnya hihi.


Yuk jualan online produk yang kita punya, eh tapi kurang logo nih. Nah produk ini kan macam-macam ya jenis dan kegunaanya. Jadi sebelum membuat logo, perhatikan secara detail terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran bagaimana logo akan tercipta. Jangan hanya dari permukaanya, namun mendetail akan dari fungsi, kegunaan, ataupun tujuan. Samakan persepsi dengan customer mengenai rancangan logo ini.

2. Tanamkan Filosofi atau Makna

Apalah logo jika tanpa makna itu sendiri. Bukan hanya mewakili identitas di mana orang akan paham merujuk ke mana, logo juga harus memiliki makna. Makna ini bisa berasal dari filosofi yang diambil dari tujuan ataupun kegunaan dari produk itu sendiri. Secara umum, jadi ketika kita melihat logo ini bisa mengetahui satu kesatuan dari sebuah produk, atau justru menimbulkan pertanyaan dan rasa penasaran.

3. Pemilihan Warna yang Mewakili Identitas

cara membuat logo simpel
Contoh penggunaan warna pada logo. Cr: joo213, pixabay


Jangan sampai pemilihan warna di sini justru tak mewakili atau berseberangan dengan makna yang telah dibangun tadi. Jangan gunakan kombinasi dua warna atau lebih yang mencolok, atau menggunakan warna-warna yang mewakili simbol tertentu karena akan ambigu.

4. Perbanyak Riset Untuk Inspirasi

Tentu saja cara membuat logo sampai halus dan memiliki ciri khas, perlu melalui banyak riset untuk inspirasi. Namun hati-hati jangan sampai meniru karya orang lain apalagi yang telah memiliki hak cipta. Memang sih, tak ada hal yang baru dalam desain namun kita perlu menghormati diri sendiri dan orang lain dengan tidak mencuri karyanya.

5. Turuti Kemauan dan Kebutuhan Pelanggan

Meskipun diri sendiri telah memiliki ciri khas dalam pembuatan logo dan dipertimbangkan sedemikian rupa, jangan lupa untuk tetap mengkomunikasikannya dengan pelanggan. Hal itu karena tak semua pelanggan akan langsung mau atau cocok, jadi antara kita yang perlu menyesuaikan atau bernegosiasi dengan komunikatif dan komprehensif. Siapa tahu kan, dari sini malah muncul ide-ide baru juga?

6. Hindari Logo yang Ambigu

Seperti yang disebutkan di poin nomor dua, jangan gunakan logo yang ambigu baik dari warna maupun bentuk-bentuk yang dikreasikan. Misalnya seharusnya untuk produk makanan, malah lebih seperti mengarah ke produk kesehatan. Atau misalnya logo untuk layanan berbentuk jasa, namun mirip seperti bukan produk jasa. 

7. Buat Template Sendiri dan Siap Pakai

Membuat logo sampai menjadikannya sebagai ladang cuan ini pasti memakan banyak waktu, fokus, tenaga, dan materi. Belum lagi mengumpulkan karya satu per satu untuk dijadikan portofolio. Satu pesanan juga dapat memakan cukup waktu dari konsep sampai jadi. Nah untuk mendukung hal tersebut, jangan lewatkan logo template dan siap pakai.

Logo ini akan lebih umum, misal untuk produk makanan, camilan, atau kriya. Penyesuaiannya tinggal diganti nama, warna, atau sedikit beberapa tambahan. Hal ini bisa dimanfaatkan dengan dijual langsung secara online beserta dengan produk stiker, kartu nama, merchandise, dan lainnya. Bisa banget yuk jualan online di Lazada untuk logo ini sekaligus dijadikan portfolio.

Yuk Jualan Online di Lazada

jualan di lazada


Cara jualan online di Lazada ini mudah dan fitur-fiturnya bisa dimanfaatkan secara maksimal tentunya. Nih saya spill caranya untuk jadi seller di Lazada:

  1. Buka situs Lazada.co.id dan klik menu Menjadi Seller.
  2. Daftar sebagai Penjual: Lazada dan mengisi data-data isian yang diperlukan. Untuk perorangan perlu data seperti KTP dan buku tabungan. Sedangkan untuk perusahaan perlu berkas lain seperti izin usaha dan buku tabuungan/rekening koran.
  3. Melakukan verifikasi dengan SMS atau email.
  4. Mulai berjualan produk dan perencanaan pemasaran dengan memanfaatkan fitur di dalamnya.

Keuntungan Jualan Online di Lazada

yuk jualan online di lazada

Cara membuat logo yang apik sudah didapatkan dan saatnya mulai jualan online. Tak afdol rasanya, seller pemula belum berkenalan dengan keuntungan apa saja yang akan dijumpai di sini. Yuk jualan online, tapi sebelumnya, berikut keuntungan yang jangan sampai terlewatkan di Lazada:

  • Validasi akun untuk berjualan akan memakan waktu yang cepat, sehingga bisa langsung memanfaatkan fitur-fitur jualan di Lazada.
  • Jangkauan Lazada ini luas akan penggunanya karena merupakan salah satu tempat belanja online terbesar di Asia Tenggara. Jadi yuk jualan online di Lazada dan maksimalkan untuk memajang produk-produk terbaik.
  • Kemudahan komunikasi antara pembeli dan penjual, dari mulai pemesanan sampai pemecahan masalah. Tentu saja, bukan hanya produk kita yang akan menjadi primadona utamanya namun bagaimana juga kita menghandle pelanggan dengan baik. Di Lazada menyediakan ini untuk kepuasan pelanggan.
  • Adanya program rewards untuk seller. Jika toko online kita mendapat penilaian yang baik dari pelanggan, akan ada beberapa benefit yang didapatkan seperti subsidi harga, perpanjangan akses program yang dijalankan seller, perpanjangan akses layanan pengiriman, dan kampanye promosi.

Mudah saja bukan buat jualan di Lazada? Eits, tapi tetep harus perhatikan secara detail ketentuan yang ada, mulai dari Ketentuan Layanan (Penjual), Perjanjian Jasa Logistik, dan Kebijakan Privasi. Yuk jualan online di Lazada dan sudah saatnya karya-karyamu bertemu dengan calon-calon customer yang potensial. 

Tidak ada komentar

Halo, terima kasih sudah berkunjung!^^ Mohon klik 'Notify Me/Beri Tahu Saya' utk mengetahui balasan komentar via email.