Ingin Berwirausaha? Perhatikan Hal-Hal Berikut


                Bersekolah di SMK selama 3 tahun membuat saya nggak asing dengan kata wirausaha, bahkan menjadi mata pelajaran-beserta prakteknya yang memang berada di sekolah bisnis dan manajemen. Jaman SMK tuh ada pelatihan bikin makanan, bikin kerajinan bernilai jual, jualan produk sampai jualan olahan makanan buatan sendiri lengkap dengan laporan keuangan sederhananya. Duh, rindu jual kopi muter-muter sampe kucel sore. Mungkin karena jodoh atau suatu saat saya jadi wirausahawan, suatu Sabtu saya kembali menemui acara tentang Kewirausaahan. Diterangkan secara terperinci oleh pembicara, Ariya Fikriyah mengenai kewirausahaan. Nah, daripada cuma ngendep di catetan, lebik baik dishare. Mulai 2016 kita udah masuk MEA kan? Yuk mari:


               Pertama, yang diperlukan untuk menjadi entrepreneur  adalah membangun motivasi yang kuat. Caranya dengan bertekad kuat untuk sukses, mengalahkan mitos bahwa jadi pengusaha itu harus punya bakat-yang ada pengusaha itu harus berusaha (hard work beats talent), dan menetapkan target agar bisnis termonitor. Misalnya dalam satu bulan harus dapet dua juta.

                Kedua itu perlunya membangun jiwa dan mindset wirausahawan. Nah jiwa wirausahawan itu yang gimana sih? Berani memulai bahkan perlunya juga memaksa diri, dapat menangkap peluang, mampu mengelola emosi,berani mengambil resiko,kreatif, jujur, percaya diri, inovatif, fokus dan konsisten. Dan disarankan juga membaca buku profil-profil wirausahawan sukses untuk motivasi.


                Ketiga, memulai bisnis atau usaha. Ada beberapa hal juga yang harus diperhatikan nih dalam memulai bisnis. Yang pertama itu dapatkan ide bisnis apa yang akan dijalani. Lalu dikembangkan menjadi business plan:
  • Untuk siapa?
  • Apa keuntungannya?
  • Apa saja yang dibutuhkan?
  • Bagaimana biaya produksinya?
  • Bagaimana modalnya?
  • Bagaimana peluangnya?
  • Bagaimana strategi pemasarannya?

                Kenapa sih kok ribet banget business plan itu? Nah, business plan ini berguna nantinya untuk perluasan usaha, memperkecil resiko usaha, sebagai pedoman dan juga mendapatkan dana/modal untuk pembiayaan usaha.

                Keempat, yang nggak kalah penting adalah Networking dan Relationship, membangun hubungan orang lain sangat penting untuk keberhasilan usaha itu sendiri. Dalam menjalin hubungan pasti diperlukan komunikasi yang bagus, terus caranya gimana? Yang pasti berkomunikasi dengan baik dan sopan untuk membangun profil kita, latihan perlu dilakukan. Tidak memotong pembicaraan dan tetap rendah diri.


                Ketujuh, sekarang, siapa yang berani jadi wirausahawan dan siap berkompetisi? Sembilan dari sepuluh pintu rejeki itu asalnya dari pedagangan, yang mana masuk dalam usaha. Dan juga sesuai kata Bob Sadino “setinggi apapun pangkat yang dimiliki, anda tetaplah seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang anda punya, Anda adalah bossnya”. 
***

Sumber gambar :  www.tomorrowsindia.com - startupbbsr.com - akulebay.com


“Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway Semua Tentang Wirausaha yang diselenggarakan oleh Suzie Icus dan Siswa Wirausaha

26 comments

  1. planning dan kekuatan modal perlu jadi pertimbangan utama kali yah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, harus sinkron satu sama lain

      Delete
  2. harus siap jadi bos sekaligus karyawan ya mbak. suami saya merasakan betul mbak. dulu jadi karyawan kadang suka ngritisin bos. eh sekarang jadi bos (ya ga bos banget sih. separuh bos gitu), baru ngerasa kalo bos itu kerjanya justru lebih keras dari karyawan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, krn karyawan cuma ngerjain tugasnya, bos itu manage sama sini :D

      Delete
  3. Ini nih yang sering pak dosen ucapin ke mahasiswanya, tentang berwirausaha. Katanya, kalau mau berani berwirausaha, brati harus berani mengambil resiko dan peka terhadap peluang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hum, iya, niat yang kudu berani :)

      Delete
  4. makasih banyak, informasinya membantu, saya sedang mencari tips buat bisnis plan untuk start up lokal yang sedang dijalani

    ReplyDelete
  5. Terkadang terasa takut untuk memulai usaha.

    ReplyDelete
  6. duuh kesindir banget baca postingan ini. Karena terlalu banyak pertimbangan sampai saat ini niat itu belum terealisasikan :/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku aja kesindir mbak hahaha

      Delete
  7. Sangat bermanfaat, semoga bisa......

    ReplyDelete
  8. Kalo buka jasa desain dan job review di blog itu termasuk wirausaha juga bukan, sih? Hahaha.

    Gue juga pengin wirausaha makanan nih, ya warung kopi dan indomi kecil-kecilan gitu. Tapi ditunda dulu, masih fokus kuliah dan ngumpulin modal. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok itu, asyeg, sukses yak!

      Delete
  9. Duuuh ngomongin wirausaha jadi bikin tidur lagi. :D Dulu sempat bikin, tapi banyak kendala, ya mundur aja deh

    ReplyDelete
  10. saya masih mikir rencana apa yg saya lakukan heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ojo suwi-suwi goli rembugan :D

      Delete
  11. dan diriku belum mempunyai jiwa berwirausaha. terlebih terkendala modalnya sih hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kak, kecil-kecilan dulu kok :D

      Delete
  12. Setuju bgt sm kesemua poin itu mba, dan memang yg paling pertama dan utama hrs ada adalah motivasi yg kuat

    ReplyDelete
  13. makasih ya tips nya.. penting ya membuat business plan itu
    semoga kita semua dimudahkan wirausahanya^^
    makasih juga ud ikutan GA nya:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Okay terimakasih kunjungannya :)

      Delete

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home