The words. The thoughts. The journal.

January 31, 2015

Cara Mempin Postingan Pada Blogspot

    Bagi Blogger, ada masanya ingin postingan mereka berada di bagian paling atas tanpa harus repot menghapus lalu memosting ulang setelah membuat postingan yang baru. Kebetulan blog saya menggunakan daftar postingan otomatis untuk membantu pembaca (yang baca : demits) membuka postingan tanpa mengubek-ubek isi blog. Daftar postingan yang saya pakai juga dibuat seperti membuat postingan pada umumnya, hanya menggunakan HTML, jadi jika memosting tulisan baru, daftar postingan tersebut menjadi urutan nomor dua. Selain daftar postingan, juga bermanfaat untuk Blogger yang sedang mengadakan giveaway agar postingan tersebut selalu berada pada posisi pertama di halaman muka, dapat juga digunakan untuk mempin postingan yang paling banyak dibaca atau postingan yang paling disukai (favorit).


     Setelah mencari tutorial mempin postingan di blogspot (membuat postingan tertentu berada di bagian paling atas) pada Google yang ternyata tidak ada dalam Bahasa Indonesia, baru ketemu saat saya mencoba mencari dalam Bahasa Inggris, melalui postingan kedua saya dibulan Januari dan ditahun 2015 ini ini saya akan memberikan tutorialnya agar yang bersangkutan tak perlu susah-susah menerjemahkan terlebih dahulu.


Monggo
Langkah-langkah :

1. Mula-mula pada halaman blog tampil seperti ini.


January 01, 2015

Tanpa Judul

     Aku betah banget ngelamun, bermenit-menit bahkan berjam-jam dan tak kesurupan, eh sekarang aku sudah ngelamun ke menit berapa? Aku bisa masuk rekor MURI lama-lamaan ngelamun plus tak berkedip. Aku memikirkan segalanya, kebanyakan tentang aku. Tentang suami dan anak-anakku, eh aku belum menikah. Goblok.

     Aku bertanya pada Tuhan, pada kucing yang makan jangkrik dan pada kolor yang dijemur, aku ini apa? Kebanyakan ngelamun bikin bingung juga. Aku sempat berpikir aku adalah alien, punya nama lain XRA-39 dan hidup disini karena ada misi. Ah, kayaknya bukan. Mengingat hidupku apes-apes mulu. Aku masuk MURI part 2. Hore.

     Mati ngelamun rasanya gimana ya? Begini, lagi ngelamun, tiba-tiba menghilang dan loh kok aku ada disini? Aku pasti sudah mati. Kok disini hijau banget, ini Surga? Eh, kok aku berbulu? Sial, aku ditolak di akherat bahkan aku belum kirim CV, malah dikutuk jadi tikus. Sudah matipun apes.