The words. The thoughts. The journal.

June 26, 2015

4 Golongan Orang Yang Dosanya Tak Diampuni



                Sebagaimana kita tahu, dengan berpuasa kita memperoleh manfaat yang sangat banyak, baik dalam aspek jasmani dan rohani. Pada aspek jasmani misalnya, dengan berpuasa tubuh kita akan menjadi lebih sehat karena sistem pencernaan kita diberi waktu untuk beristirahat, karena biasanya sistem pencernaan kita akan terus bekerja untuk memproses makanan yang kita konsumsi. Selain itu dengan berpuasa racun-racun yang ada di dalam tubuh akan dikeluarkan dan meningkatkan sistem imun karena meningkatnya sel darah putih. Dari aspek rohani dengan melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan kita akan belajar menahan hawa nafsu, melatih bersyukur dan senantiasa melakukan perintahNya agar mendapat pahala yang berlipat-lipat. 

                Allah swt telah menjanjikan pahala yang begitu besar di bulan Ramadan yang penuh rahmat dan berkah ini. Bulan Ramadan sebagai sarana untuk membasuh dosa-dosa dan dengan harapan kita akan menjadi suci kembali seperti bayi yang baru lahir, tentu saja dengan kebiasaan berbagai ibadah wajib maupun sunnah dapat terus kita lakukan walaupun bulan Ramadan sudah berakhir agar seimbang dengan kehidupan duniawi, sebagaimana dalam kutipan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
June 19, 2015

I Feel Bad About My Neck (REVIEW)



Judul Buku : I Feel Bad About My Neck ( Leher : Musuh #1 Para Wanita)
Penulis : Nora Ephron
Penerjemah : Soemarni
Penyunting : Pray
ISBN : 978-979-3972-26-8
Penerbit : Dastan Books
Genre : Non fiksi, entertainment, psikologi wanita
Harga : Rp 39.900
Sinopsis :

Apa yang bisa kita lakukan pada leher kita? Kita bisa mewarnai rambut, mengencangkan kulit wajah, menambah implan, atau melakukan sedot lemak. Tapi leher? Leher wanita tak bisa bohong. Tidak ada yang bisa kita lakukan pada leher kita.

Bagaimana dengan tas? Tahukah kau bahwa ada jenis tas yang membuat kita tampak sepuluh tahun lebih tua dari usia kita? Dan coba tengok tasmu. Apakah tasmu kini telah berubah menjadi kuburan barang-barang bekas pakai – lipstik, tanpa tutup, bungkus tisu dan permen, sisir yang sudah lama kau anggap hilang, kotak bedak yang isinya tinggal separo? Lalu apa yang harus kau lakukan?

I Feel Bad About My Neck

Dengan cerdas dan jenaka, Nora Ephron menuturkan suka – duka menjadi wanita. Bukunya ini telah dibaca oleh jutaan orang di seluruh dunia. Menjadi “bacaan wajib” para wanita yang tidak ingin menyesali hidup mereka, walau tetap harus memiliki leher...

***
June 18, 2015

5 Hal Yang Merusak Pahala Puasa



                Sebelumnya, Marhaban Yaa Ramadan, selamat berpuasa dan menyucikan diri menjadi insan yang lebih baik lagi. Happy hunger games and may the odds be ever in your favor!

                Hari pertama masih semangat level Maito Gai dong! Saya jadi inget pas SD sama SMP, kalo bulan Ramadan pasti dikasih buku kegiatan, yang ternyata nggak dikumpulin sama sekali. Sedih. Bulan Ramadan kali ini juga saya nggak ada kegiatan yang berhubungan dengan sekolah, kaya buka bersama, pesantren kilat dan zakat, namanya juga abis lulus. Nah, berhubung dengan kedua hal diatas (nggak yakin ada hubungannya juga sih, kan jomblo) saya mau ngeshare materi kuliah subuh tadi, daripada mubazir. Nah, materi tadi pagi itu 5 hal yang merusak atau menghilangkan pahala puasa, inget yang hilang pahalanya, bukan batal puasanya.
June 13, 2015

Misteri Patung Garam (REVIEW)




Judul Buku : Misteri Patung Garam
Penulis : Ruwi Meita
Editor : Sulung S. Hanum & Jia Effendie
Penyelaras aksara : Yuke Ratna P. & Idha Umamah
Penata letak : Wahyu Suwarni
Penyelaras akhir tata letak : Fajar Utami
Desainer sampul : Amanta Nathania
Penerbit : GagasMedia
ISBN : (10) 979-780-786-X
Jumlah halaman : vi+278 hlm
Harga : Rp 49.000,00
Genre : Misteri, Thriller
Sinopsis :

Dia sangat sadis. Dan, dia masih berkeliaran.

Seorang pianis ditemukan mati, terduduk didepan pianonya, dengan bibir terjahit. Bola matanya dirusak, meninggalkan lubang hitam yang amat mengerikan. Rambut palsu merah panjang menutupi kepalanya. Sementara, otak dan organ-organ tubuhnya telah dikeluarkan secara paksa.

Kulitnya memucat seputih garam. Bukan, bukan seputih garam. Tapi, seluruh tubuh sang pianis itu benar-benar dilumuri adonan garam.

Kiri Lamari, penyidik kasus ini, terus-menerus dihantui lubang hitam mata sang pianis. Mata yang seakan meminta pertolongan sambil terus bertanya, kenapa aku mati? Mata yang mengingatkan Kiri Lamari akan mata ibunya. Yang juga ia temukan tak bernyawa puluhan tahun lalu.

Garam. Kenapa garam?

Kiri Lamari belum menemukan jawabannya. Sementara mayat tanpa organ yang dilumuri garam telah ditemukan kembali....

Dia sangat sadis. Dan, dia masih berkeliaran.

Kau Adalah



Kau
Adalah not yang hilang dalam nada
Adalah musik ditengah padang fana

Kau
Adalah jawaban dari segala mimpiku
Adalah tangan yang terus mengenggam eratku
Adalah pelindung sisi terang dan gelapku
Adalah jiwa yang  mendekap hangat rapuhku
Adalah nyanyian malam penghantar tidur

Kau
Adalah ketiadaan dalam kehampaan
Perasaan ini egois
Faktanya hanya aku yang selalu mengagumimu
Dan tentang perasaanmu padaku
Ilusi