The words. The thoughts. The journal.

January 30, 2017

Amara, Tempat Sadis Milik Manusia Iblis - [Dead by Nighfall Review]




Dead by Nightfall – Perburuan Terakhir
Penulis: Beverly Barton
Penerbit: ZEBRA BOOKS, NY. Dastan Books, ID.
Penerjemah: Uki dimas gemawan
Penyunting: Arif Budi Nugroho
Genre: Romantic suspense, thriller
Jumlah hlm: 504 hlm
ISBN: 978-602-247-063-2
Harga: Rp 69.900,-
January 28, 2017

Lagu-Lagu Yang Mengantarmu Ke Penghujung Januari

                Yaish Januari udah mau abis aja nih. Gimana nih so far? Yang rank Alexa, DA sama Panya tiba-tiba turun drastis padahal udah dirajin-rajinin mana aja nih, yuk ah nangis bareng. Eh udahlah, dibikin seneng aja, naik turun mah wajar, rezeki bakal datang darimana aja kok. Mending sekarang ademin dulu sama lagu-lagu, sekalian aja share lagu-lagu yang lagi suka didengerin akhir-akhir ini. Kamu kalau mau rekomendasi juga boleh banget. So, here we are, 5 songs I like right now:
January 19, 2017

Dendam Yang Menjelma Menjadi Iblis [ALIAS by Ruwi Meita Review]

Memang benar apa kata buku ini, imajinasi lebih menakutkan daripada hantu mana pun.

Eh bentaran, suka penasaran kalo ngepost review buku kaya gini suka ada yang baca nggak ya?
Lanjut.

Maaf Kak Ruwi hehehe sedikit mencairkan kehorroran ini. Jadi, kita kan udah biasa nih disajikan film-film horror yang hantunya bakal muncul dengan backsound yang nyeremin. Terus, gimana kalo sensasi serem menggelitik tengkuk ada pada sebuah buku? Itulah yang saya rasakan ketika membaca Alias.
January 18, 2017

SeoulMate (Blog Tour and Giveaway)



“Sun tidak akan pernah siap. Tidak seorang pun yang siap kehilangan orang terkasih.”

SeoulMate
Penulis: Lia Indra Andriana
Penerbit: Haru
Penyunting: Prisca Primasari
Desainer sampul: Chyntia Yanetha
Proofreader: Seplia
ISBN: 978-602-6383-09-9
Harga: Rp 67.000,-
Jumlah halaman: 324 hlm

Satu kata untuk novel SeoulMate: Maniiiiiis! Suka-suka, suka sekali dengan ilustrasi kavernya, dengan tata telak setiap bab cerita, dengan kesalahan penulisan yang tak terlalu banyak, nggak akan kecewa! 

Begitu juga dengan ceritanya, yay applause untuk Kak Lia. Ide ceritanya bagus, dan beberapa kali saya sempet mikir ini kalau nggak ada tokoh dari Indonesianya pasti saya sudah mengira ini novel terjemahan. Kedua, novel ini penuh kejutan, uh ternyata ini novel sudah pernah diterbitkan tahun 2011 dan sekarang udah ada webtoonnya! Ketiga, novel ini memang cocok sekali bagi penyuka Korea, tapi bagi yang hanya tahu hal umum tentang Korea seperti saya juga nggak akan kebingungan jadi tenang saja.
 

Sun, seorang mahasiswa dan juga salah satu guide Traveliyagi suatu hari direkrut menjadi anggota SeoulMate. Kendati awalnya tidak mau, namun dengan suatu alasan dia menerimanya di dukung dia memang bisa melihat hantu. Di SeoulMate, dia dipasangkan dengan partner yang memintanya menemukan identitas dirinya. Dalam proses tersebut Sun menemui banyak hal termasuk hal-hal yang tak terduga. Apa aja itu? Terus bagaimana kisah Sun yang bisa melihat hantu? Apakah Sun bisa menemukan identitas partnernya? Jika dia bisa, apa yang akan terjadi pada partnernya yang merupakan hantu? Yah penasaran. Kasian. Oke saya jahat.

Saran untuk Kak Lia, lebih luas lagi untuk penggambaran tempat di Korea, karena menurut saya di novel masih sebatas info umum, dan terfokus pada karakter-karakter novel saja. But it was okay because novel ini jadi novel romance yang bikin emosi naik turun dan gemes banget, apalagi kalau karakter Sun ada yang mirip dengan saya, suka teriak-teriak haha. Oh iya Mama saya aja baca novel ini lho, maklum doi kan penggemar drama Korea hihi kalo saya suka sama rambut panjangnya Jang! Keren ih. Favorit saya di novel ini adalah Bab 22 yang berjudul metode penelitian Shin Ji Woo, suka banget sama namanya entah kenapa. Ayo, kamu baca juga dong biar bisa gosip-gosip novel ini juga!^^


Nah sekarang saatnya giveaway yeay! Seneng dong, seneng ya! Tapi sebelum itu ada info nih temen-temen. Jadi Haru sudah 6 tahun nih temen-temen, yeay! Makin unik, makin kece dan dicintai pembaca ya, Haru. So, jangan lupa untuk pantengin semua akun media sosial Haru agar nggak ketinggalan info dan kuis-kuis menarik. Baik, untuk giveaway kali ini Haru akan memberikan 1 set bookmark handbok atau bookmark casual (random), caranya mudah:




  1. Follow blog ini via GFC/email dan @penerbitharu.
  2. Share info blog tour ini dan mention ke @penerbitharu, sertakan hashtag #NovelSeoulMate dan #Haru6ig.
  3. Tulis nama, akun twitter dan jawaban.
  • Pertanyaan: Satu kata untuk Penerbit Haru? Kenapa?

Yay mudah kan? Giveaway berlaku dari 18 sampai 24 Januari 2017 pk 12 siang, pengumuman di blog ini dan juga di twitter @umimarfa. Jangan lupa untuk berkunjung ke blog-blog ini juga yaa, jika ada pertanyaan, silakan komen saja. Terima kasih. Ayo meriahkan!^^

PENGUMUMAN: Yosh selamat kepada @Zhaa_Riza23 silahkan kirim DM data diri  melalui nama, alamat dan no HP . Terima kasih semua peserta atas antusias dan harapannya pada Penerbit Haru, terima kasih juga Kak Hana, Salsabila, Mimi, Mila dan Arintya sebagai rekan host. See ya!

January 14, 2017

Menjejak Sudut-Sudut Petualangan di Jepang


                 Jepaaang? Apa yang terlintas kalo denger negara tersebut? Anime? Kento Yamazaki? AKB48? Ramen? Naruto? Film Memoirs of a Geisha? Ataaau yang lain?

                Kuliah di Fakultas Ilmu Budaya dan bertetangga dengan jurusan Sastra Jepang, udah nggak heran kalo event tahunan mereka yaitu Festival Jepang Unsoed selalu menarik pengunjung bahkan dari luar Purwokerto. Selain terdapat beragam lomba tentang Jepang, juga banyak stand makanan Jepang, cosplay-cosplay bahkan merchandise anime. 
January 13, 2017

Mengenal Jepang Melalui Mahasiswa Indonesia (Bagian 2)


Nah, abis baca keseruan student exchangenya Bang Reza di Jepang, sekarang giliran pengalaman Kak Yogi Adi Prasetya. Kebetulan banget nih Kak Yogi satu daerah sama saya, juga alumni univ saya. Widih, bangga banget dong. Penasaran nggak? Beda nggak sih sama beasiswa-beasiswa di LPDP atau Erasmus Mundus. Langsung aja nih:
January 12, 2017

Mengenal Jepang Melalui Mahasiswa Indonesia (Bagian 1)


Mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri menjadi idaman semua mahasiswa di Indonesia, selain menambah ilmu kepenjurusan yang baru juga belajar adaptasi mengenai budaya dan lingkungan baru. Banyak tujuan tempat kuliah di luar negeri, salah satunya Jepang. Ada beberapa perbedaan antara beasiswa kuliah favorit di negara-negara Eropa dengan di Jepang. Penasaran nggak sih bagaimana kegiatan mahasiswa Indonesia di Jepang? Nah, saya sudah menggaet dua pemuda, yaitu Kak Marreza Rifa Saputra dengan pengalaman study exchangenya dan Kak Yogi Adi Prasetya dengan S2nya di Jepang. Mari simak hasil wawancara mereka: