The words. The thoughts. The journal.

September 24, 2018

Mau Masuk Jurusan Sastra Inggris Tapi Nggak Jago Bahasa Inggris? Jangan Khawatir!

Halo, apa kabar?

Banyak yang nanya di postingan Berada di Jurusan Sastra Inggris tentang kebimbangan akan kemampuan Bahasa Inggris sebelum masuk ke jurusan Sastra Inggris. Dalam beberapa komentar sebenernya saya sudah menjawab beberapa sih, cuman kayanya kurang lengkap aja daaan perlu dibagi pengalamannya selama kuliah menuju semester tujuh ini.

Cie, kapan skripsian?

cr. cahayabara

Nah, sepengalaman saya kuliah di jurusan Sastra Inggris emang nggak full selalu harus ngomong bahasa Inggris di kelas. Ini juga tergantung dosennya sih, rata-rata campuran atau full english. Cuma kalau tugas atau ujian udah pasti harus pakai Bahasa Inggris. Nah, dulu saya juga modal suka doang sama Bahasa Inggris sejak SD, pun juga karena dari SD ke SMK cuma Bahasa Inggris yang masih tetap menjadi minat saya. Am I good in English? NO. Saya juga cuma modal suka ngerjain soal doang, tapi kalau untuk bagian speaking atau debating saya masih harus banyak belajar.
September 23, 2018

Mengapa Kita Perlu Melatih Kemampuan Public Speaking?

Halo, apa kabar?

Sebenernya materi ini gara-gara proker KKN kemarin sih. Sekaligus nerapin ilmu dari dosen jurusan juga walaupun mahasiswanya nggak master, nyahaha. Nggak papa, nggak ada salahnya toh bagi-bagi ilmu walaupun sedikit. Karena pada akhirnya saya juga belajar lagi, termasuk public speaking ini yang tentunya selalu berkaitan dengan setiap aspek dalam kehidupan.


Public speaking, seperti yang kita tahu sudah menjadi bagian yang tak dapat terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam hal membangun jaringan (networking) dan dunia profesional. Ada yang punya cita-cita jadi speaker juga? Nah itu juga perlu ngembangin public speaking dulu biar penyampaian isi atau materinya bagus. Pun, kemampuan public speaking diperlukan dimulai dari presentasi di kelas, sambutan sebagai ketua acara, interview dalam kerja, perkenalan produk, pengenalan proposal kegiatan untuk sponsorship,  dan lain-lain.  
September 22, 2018

Tips Tetap Produktif Saat Traveling Dengan Membawa Laptop

Hola, apa kabar?

Saya mau nanya, siapa yang hobi banget wara-wiri? Pokoknya ke mana aja, karena kalo kelamaan di kamar bawaanya malah pusing dan overthink? Kalo ada, yuk kita TOS online! Nah, akhir-akhir ini saya baru tahu walaupun saya introvert, namun saya suka jalan-jalan, ketemu orang baru, dan wawasan baru. Intinya, ngebangun jaringan itu ternyata seru. Wah, padahal dari dulu saya kira saya lebih jodoh sama kesunyian yang melahirkan ide-ide puisi, atau cerpen. Memang ya, manusia itu misterius, ada aja hal yang bakal bikin kita amazed oleh diri kita sendiri. 

Termasuk backpackeran, antusias banget saya, kalo gratis apalagi. Saking antusiasnya sama yang namanya backpackeran, kehidupan sehari-hari juga nggak lepas dari ransel—kemana pun, jauh atau dekat, dan hampir acara apapun. Karena rasanya jalan kaki sambil bawa tas ransel di komplek sekitar aja udah kaya traveller ala-ala. Terus juga simpel, nggak perlu repot mindahin barang-barang yang selalu ada di tas ke tas yang lain. Pun, lama-lama jadi ciri khas, kalau cari Marfa itu gampang. Cari aja yang suka pakai jaket polos, bawa tas ransel, pakai kerudung instan, dan suka wara-wiri.


Namun, nggak semua rencana wara-wiri lancar atau benar-benar lepas dari kejaran realita. Misalnya, udah ngerencanain sebulan sebelumnya di hari Jumat-Minggu buat ke luar kota, tiba-tiba ada tugas yang kudu diselesein. Mau cancel, sayang dong pasti ada potongannya juga. Mau undur rencana, biasanya nanti harganya beda lagi. Udah, akhirnya ngambil opsi tengah-tengah, yaitu bawa laptop. Apalagi sekarang saya menuju, eh malah sudah semester akhir. Jadi, ngelakuin hobi boleh, asal nggak lupa sama tugas utama nyelesein studi. Juga, saya suka sekali mencatat biar nggak kelupaan, jadi biasanya langsung ketak-ketik di laptop kemudian lanjut ngedraft.

Kan riskan nih kalau bawa laptop selama perjalanan. Saya ada beberapa tips yang mungkin bisa sedikit ngebantu kamu, kalian, para multitasker berjiwa muda yang pasti suka ke mana-mana namun tetap produktif. Cie.
September 20, 2018

Tips Mendapatkan Hotel Mewah di Bandung



Halo, apa kabar? Kapan terakhir jalan-jalan?

Penyuka travelling pastinya memasukkan kota Bandung sebagai salah satu daftar tujuan wisata. Sebagai kota yang berada di dataran tinggi, Bandung merupakan destinasi wisata yang nyaman dan menyenangkan. Udara yang sejuk dengan pemandangan alam yang indah bisa kita dapatkan di kota ini. Selain itu, kota Bandung juga merupakan pusat fesyen tanah air sehingga kita bisa sekaligus berbelanja untuk memenuhi kebutuhan fesyen keluarga. Berbagai pusat kerajinan seperti kerajinan kulit dan kain jeans ada di kota ini. Namun untuk berwisata dengan nyaman di kota kembang ini, pastikan kita mendapatkan penginapan seperti hotel yang juga nyaman dan aman. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan hotel mewah di Bandung sebagai tempat menginap ketika berwisata.


Sebagai salah satu kota tujuan wisata di Jawa Barat, Bandung pastinya memiliki banyak hotel untuk tempat menginap. Dari hotel low budget hingga hotel mewah bisa kita dapatkan di kota ini tentunya. Namun karena padatnya jumlah pengunjung wisata di kota Bandung terutama saat liburan panjang, mendapatkan hotel terbaik sering kali menjadi sulit. Kita harus bersaing dengan para pelancong lainnya yang juga ingin mendapatkan hotel mewah selama liburan. Hotel dengan pemandangan alam di Bandung atas selalu menjadi incaran pelancong terutama bagi mereka yang berasal dari luar daerah. Nikmat kan rasanya istirahat dengan damai melihat pemandangan? Akan tetapi, dengan beberapa tips berikut ini, para traveller akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan reservasi hotel mewah di Bandung:
September 16, 2018

Kisah Dalam Potret



Tuhan mengabulkan harapan-harapan di bulan Agustus kemarin dengan sangat romantis. Bagaimana tidak, banyak hal yang saya dapatkan selama 35 hari di bawah langit Desa Bulaksari-Cilacap, sekitar 2 jam jauhnya dari Purwokerto di mana saya mencari jati diri dengan proses bernama kuliah. Benar, 35 hari bernama KKN

Surga kecil itu saya temukan di sela-sela debu tanah jalanan Desa Bulaksari, panas yang menyengat, air yang tak cocok di kulit, dan sinyal yang memilih untuk menghilang. Ada banyak cerita tiap Subuh dan Maghrib di rumah-rumah Tuhan yang banyak tersebar, selalu ada interaksi yang hangat dan hidup di dalamnya. Kemudian wajah anak-anak yang murni haus akan ilmu pengetahuan, kaki-kaki mereka masih tak kenal lelah untuk berlari-larian seharian. Kemudian, petani dan pengusaha skala kecil yang juga tak kalah semangat membaranya.

Tidak, saya tak belajar sendirian. Saya bersama sembilan manusia berlabel mahasiswa lain untuk belajar mengabdi di masyarakat, untuk mengingat kembali masih begitu banyak masalah yang perlu diatasi, untuk kembali membuka hati bawasanya hidup bukan selalu tentang ambisi-ambisi pribadi. Tanpa mereka, mungkin proker hanya sebatas formalitas dan angin lalu kemudian selesai. Tanpa mereka, mungkin rasa bahagia dan euforia saya tak sebesar ini sampai sekarang.
September 14, 2018

Nyari Roommate? Cek Dulu Deh Hal-Hal Berikut

Halo, apa kabar?


Manusia-manusia rantau pasti nggak jauh-jauh dari yang namanya nyewa ruangan. Entah dari kost-kostan, kontrakan, atau asrama. Setelah pertimbangan fasilitas, lokasi, dan harga tentunya kita nggak bisa jauh-jauh dari kenyamanan dong. Salah satunya adalah apakah akan individu atau ada temen sekamar. Nah pilihan nomer dua nih yang jarang diambil, makanya saya mau bagi-bagi sedikit pertimbangan apabila ada yang berminat untuk nyari roommate atau memertimbangkan kamar mana sih yang bagus atmosfirnya kalau kita milih kamar yang isinya dua tiga orang sekaligus. Karena ada hal-hal kecil yang perlu diperhatikan dan jangan sampai terlewatkan, biar nantinya nggak ngganjal dan bisa lebih fokus buat istirahat.


September 13, 2018

KKN: Talk More, Laugh More, Happier!



Kata Kak Uni Dzalika, dalam berdoa itu harus lengkap dan sungguh-sungguh agar apa yang kita dapatkan juga tak setengah-setengah. Biar apa? Biar nggak ngeluh-ngeluh lagi kalau dapet rezeki. Dan Alhamdulillah, puji syukur saya pernah berdoa pada Tuhan supaya dikumpulkan dengan orang-orang yang unik, menyenangkan, dan ditempatkan pada suasana yang hangat. Dan KKN adalah jawaban dari doa tersebut bahkan lebih. Saya juga akhirnya paham kenapa KKN dilaksanakan di semester menuju tujuh bukan di semester tiga atau empat, biar wajah-wajah kusut kenyang akan dunia kampus kembali berseri-seri nyahaha. Sempet sih mikir KKN ini kok kayanya tanggung banget dilaksanain pas menuju semester akhir, pas tekanan lagi berat-beratnya buat nyoba nyicil tugas akhir. Rasanya udah deh pengin cepet-cepet berakhir aja KKN, padahal mah positif kan kegiatannya buat pengabdian masyarakat. 

September 12, 2018

Dear Mahasiswa Baru, Mari



Dear mahasiswa baru,

Selamat atas keberhasilan kalian memasuki dunia kampus. Selamat datang, selamat berbahagia. Saya tak akan memberi semacam arahan-arahan seperti mahasiswa harus selalu visioner, mahasiswa selalu jadi penyetus perubahan, mahasiswa selalu jadi penggerak dan hal-hal lain yang mungkin terlalu dapat memenuhi ruang dalam otak kalian. Karena makin diamanahi umur, manusia akan semakin kehilangan kebebasannya nyahaha. Namun selaku kakak tingkat kalian, ada beberapa hal yang mungkin akan kalian temui juga dan bagaimana seharusnya segala hal tersebut dipersiapkan secara matang.

Rumit. Namun saya akan tetap mencoba, anggap saja sebuah wejangan yang bisa menjadi catatan agar tak menyesal karena melewati banyak hal.

Mari dimulai dari hal yang sederhana. Awal semester kalian akan disibukkan dengan euforia kegiatan kampus yang membuat kalian penasaran. Dimulai dari mengenal kegiatan perkuliahan di kelas, proyek-proyek dengan dosen, proposal-proposal kegiatan dan akademik, organisasi hingga komunitas. Memang, kuliah adalah saatnya seorang anak manusia buat mandiri, belajar networking, dan bagaimana biar nggak tenggelam atau kalah dengan ego diri sendiri atau malah potensinya nggak bisa dieskpresiin. Wah keliatan bingung ya? Gini aja deh, saya mau nyoba kasih arahan tentang perkuliahan dimulai dari awal kuliah hingga menuju akhir semester kuliah ini. Cie, semester tua.