The words. The thoughts. The journal.

September 24, 2018

Mau Masuk Jurusan Sastra Inggris Tapi Nggak Jago Bahasa Inggris? Jangan Khawatir!

Halo, apa kabar?

Banyak yang nanya di postingan Berada di Jurusan Sastra Inggris tentang kebimbangan akan kemampuan Bahasa Inggris sebelum masuk ke jurusan Sastra Inggris. Dalam beberapa komentar sebenernya saya sudah menjawab beberapa sih, cuman kayanya kurang lengkap aja daaan perlu dibagi pengalamannya selama kuliah menuju semester tujuh ini.

Cie, kapan skripsian?

cr. cahayabara

Nah, sepengalaman saya kuliah di jurusan Sastra Inggris emang nggak full selalu harus ngomong bahasa Inggris di kelas. Ini juga tergantung dosennya sih, rata-rata campuran atau full english. Cuma kalau tugas atau ujian udah pasti harus pakai Bahasa Inggris. Nah, dulu saya juga modal suka doang sama Bahasa Inggris sejak SD, pun juga karena dari SD ke SMK cuma Bahasa Inggris yang masih tetap menjadi minat saya. Am I good in English? NO. Saya juga cuma modal suka ngerjain soal doang, tapi kalau untuk bagian speaking atau debating saya masih harus banyak belajar.

Nah menurut saya biar lancar atau paham soal-soal Bahasa Inggris itu sesuatu yang harus jadi pembiasaan atau pembelajaran jangka panjang. Banyak kok yang belajar Bahasa Inggris sejak SD tapi kalau ngomong vocabularynya masih itu-itu aja dan malah nggak begitu lancar. And I’m one of them, sadly. Ya gimana enggak, misal jago di structure tapi kemampuan ngomong nggak ada. Jadi, baiklah, gimana sih biar kita bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris kita terutama bagi calon-calon mahasiswa Sastra Inggris/D3 Bahasa Inggris/Pendidikan Bahasa Inggris dan lain-lain. Ayo mari kita simak~

Selalu-lah dan terus menerus penasaran dengan English. Menurut saya, ini yang dasar banget kudu ada sih kalau mau bisa jago basing, karena otomatis kan kalau penasaran jadi kepo-kepo terus. Nah kuliah di Sastra Inggris itu nggak cuma dapet materi-materi grammar atau tenses kaya jaman SMP-SMA tapi lebih rumit dari pada itu, misalnya nih The History of English Language, bakal paham kenapa kok bisa ada kata-kata tertentu dalam bahasa Inggris. Nah, setiap kelas yang kalian datangi itu, JADILAH ANTUSIAS DAN PENASARAN. Sejauh ini di setiap kelas yang saya datangi, konsepnya malah jadi bukan kaya kegiatan perkuliahan namun diskusi buat nambah wawasan baru. SOO FUN!

Tanamkan mindset bahwa English itu menyenangkan untuk dipelajari. This-is-it, sepengalaman saya banyak yang ngeluh dan ngerasa Bahasa Inggris itu rumit. Padahal kalau misal kita belajar bahasa lain misalnya Jerman atau Prancis, itu malah lebih rumit! Belajarlah dengan cara yang menyenangkan, misal ganti subtitlemu dari Indonesia ke Inggris dahulu, nanti lama-lama nggak pakai subtitle. Unduh aplikasi-aplikasi latihan TOEFL atau bahkan IELTS, pelajari bagian listeningnya. Percayalah itu challenging dan menyenangkan. Saya juga ada beberapa soal latihan TOEFL/IELTS, kalau mau boleh langsung kirim surel saja.

Baca juga: Dear Mahasiswa Baru, Jangan Sia-Siakan Waktumu di Masa Kuliah

Take the action! Cuma belajar sendiri apalagi written itu masih sangat-sangat kurang. Membaurlah dengan organisasi atau komunitas semacam English Club atau Pemburu Beasiswa. Selain latihan belajar ngomong Bahasa Inggris, juga bisa sekaligus menambah wawasan, dan membangun jaringan. Kemudian, cari partner buat ngomong pakai Bahasa Inggris di tiap harinya, cukuplah setengah sampai satu jam. JANGAN KHAWATIR DENGAN GRAMMAR, ATAU DIALECT. Tumbuhkan kepercayaan diri dan jangan takut salah.


Manfaatkan waktu liburan. Here we are, apalagi kalau liburan semester di awal-awal. Kesempatan banget buat magang misalnya, volunteer, atau ngajar Bahasa Inggris dasar-dasar aja biar ingatan atau kemampuan tumpul. Atau bisa juga mulai rajinin baca artikel Berbahasa Inggris, misal The Jakarta Post. Kalau udah mulai terbiasa bisa naik tingkat ke bacaan-bacaan yang lumayan rumit seperti jurnal. Nah, kalau nemu kata yang asing, jangan dilewatin gitu aja namun cari juga arti dan cara pengucapannya, bahkan sampai sinonimnya. Yang lebih enak lagi, mulailah membaca novel-novel dalam Bahasa Inggris. Eits, nggak usah langsung pusing-pusing dulu, cari aja yang bagian simplifiednya aja dlu nanti baru bertahap lanjut satu demi satu. Novel berbahasa Inggris yang penulisnya bukan dari Eropa atau Amerika bahasa Inggrisnya masih bisa dimengerti kok, misal Life Less Ordinarynya Baby Halder, atau Please Look After Momnya Kyung-sook Shin. Buat yang mau nyoba baca atau minat ebook novel Berbahasa Inggris, boleh banget kontak email ke saya buat belajar.

Rajin nonton video oleh speaker-speaker tertentu. Dari field yang kalian suka aja dulu misalnya sambutan oleh JK Rowling pas film Harry Potter rilis, video-video TED Talk, pengalaman kuliah di luar negeri, atau isu-isu tertentu yang menarik bagi kalian.

Baca juga: Mengapa Public Speaking Sangat Penting Bagi Mahasiswa?

Last, optimize your social medias! Media sosial nih lagi-lagi ladang yang bagus buat improving your English skill. Kesempatan banget buat mulai ngetwit, nyetatus, ngekepsyen pakai Bahasa Inggris. Lagi-lagi jangan takut salah namun jangan pakai gugel trenslet juga yak. Ada aplikasi online grammar checker juga kalau mau lebih yakin, namanya Grammarly. Ah udah deh, udah digampangin banget fasilitasnya tinggal kita aja yang pinter bagi waktu dan memanfaatkan semaksimal mungkin. Di Twitter kan sekarang udah banyak juga thread buat nyinau English, atau WhatsApp group juga buat diskusi online. Wissh, mantap jiwa!

Nah, belajar basing itu emang asyik, menantang, namun jangan juga ngegampangin dengan malas-malasan atau “ah udah ah, udah bisa segini aja”. Keep on learning, ingat bahwa bakatpun akan kalah dengan pribadi yang rajin dan pantang menyerah. Tanamkan dalam pikiran "bisa, bisa, bisa, confident, confident, confident". Semangat dan semoga bermanfaat ya, jika ada yang mau nambahin silakan dan mari berdiskusi!
***

PS: Silakan membuka postingan dengan label college life, profile dan youth & inspire untuk menambah wawasan seputar dunia kuliah. Semoga bermanfaat, laff!

2 comments:

  1. Sebenarnya mendengar lagu atau bermain game yang memakai bahasa inggris juga bisa melatih kita untuk terbiasa menggunakan bahasa tersebut si mba, jadi intinya tergantung bagaimana kebiasaan saja ya mbak hehe

    ReplyDelete
  2. Haha.. Sama seperti saia..
    Sebelumnya memang g begitu jago bahasa Inggris, tetapi kuliah di jurusan Sastra Inggris..

    Pertama minder saat teman-teman sejurusan banyak yang jago ngomong bahasa Inggris.. Tetapi akhirnya mereka yang memotivasi saya untuk semakin meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris..

    ReplyDelete

Hai. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca. Jika postingan ini menarik/menginspirasi, jangan segan untuk dibagikan ke media sosial agar blog ini terus semangat memberi manfaat. Jangan segan juga untuk memberi kritik/masukan/komentar. Tetap berlangganan agar tak ketinggalan postingan terbaru ya. Salam, Marfa.