A lifelong learner's digital journal you will read passionately

November 01, 2019

Menumbuhkan Konektivitas Antar Daerah dan Peningkatan Sektor Ekonomi Kreatif Indonesia Melalui Pembangunan Infrastruktur Transportasi

Harus diakui memang kemudahan kita beraktivias dan berdinamika dalam kehidupan sehari-hari itu nggak jauh-jauh dari kemudahan akses transportasi. Mengunjungi kerabat di luar kota, mau liburan perkuliahan, mendatangi acara di luar kota bahkan memulai backpackeran pertama kali akan dengan mudah dengan adanya transportasi publik atau transportasi umum. Kita akan melihat berbagai contoh-contoh adanya kemajuan ini dengan berbagai cerita. 

BRT Purwokerto
BRT Purwokerto. sumber gambar: viva.co.id

Misalnya saja mungkin kalian akrab dengan cerita nenek dan kakek, atau orang tua di masa kecilnya mengalami berada di kereta yang kurang nyaman karena tak ada AC, ada binatang peliharaan, atau riuhnya pedagang yang masuk ke dalam gerbong. Pemuda desa yang pertama mengenal ibukota lama kelamaan akan paham mengapa penghuni di bawah langit Jakarta itu lebih memilih menggunakan KRL dari pada bus ataupun kendaraan pribadi. Pun di stasiun, jarang sekali ada kerumunan antrian untuk memesan tiket untuk perjalanan beberapa minggu selanjutnya—yang ada adalah mereka yang bersiap untuk menunggu datangnya kereta masing-masing. Di Purwokerto sendiri bukan hanya sudah tersedia layanan transportasi daring yang memudahkan aktivitas masyarakat sekitar, namun sudah ada Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng rute Purwokerto-Purbalingga. Dari pada naik kendaraan pribadi yang memakan waktu setengah jam, lebih baik menggunakan BRT dengan harga hanya 2rb saja. Bagi mahasiswa terutama mahasiswa Unsoed yang memang kampusnya ada yang di Purbalingga dan pusatnya di Purwokerto, hal tersebut menyenangkan betul. Lagi, hadirnya MRT juga membuat antusias beberapa orang untuk mencoba dan merasakan seperti di kereta bawah tanah di luar negeri.

Kecepatan, kenyamanan, dan kemudahan—tiga aspek tersebut tentunya menjadi idaman pengguna moda transportasi umum di negeri ini. Infrastruktur transportasi di Indonesia yang berbentuk kepulauan menjadi penting dan menjadi perhatian karena bukan hanya memudahkan mobilisasi SDM, namun juga mempermudah suplai barang dan jasa ke berbagai wilayah di Indonesia. Otomatis dengan kemudahan tersebut bisa meningkatkan kualitas hidup di seluruh masyarakat Indonesia sampai ke pelosok, membuat hubungan antar daerah lebih baik dan lebih terkoneksi. Dalam skala kecil, misalnya MRT bukan hanya bisa memecah kemacetan namun juga sekaligus menjaid penghubung kawasan wisata di Jakarta.

LRT Indonesia
LRT. sumber gambar: thejakartapost.com

Penasaran nggak selama 5 tahun ini Kementerian Perhubungan udah meningkatkan apa aja di bidang transportasi baik di darat, laut, maupun udara? 

Dalam waktu 5 tahun ini pembangunan infrastruktur transportasifokus pada pendekatan Indonesiasentris. Seperti yang saya tulis di atas biar seluruh daerah di Indonesia bisa makin terkoneksi sehingga tak ada lagi atau meminimalisir daerah yang terisolasi untuk peningkatan perekonomian daerah. Misalnya penyediaan prasarana 18 rute tol laut untuk menekan disparitas harga du Indonesia bagian timur, 891 jalur angkutan perintis, serta pembangunan dan pengembangan 131 bandara di daerah rawan bencana di perbatasan. Ada juga jembatan udara untuk meningkatkan konektivitas logistik dengan 39 rute. Kalau teman-teman penasaran gimana sih bisa ningkatin pertumbuhan ekonomi daerah ini salah satunya yaitu dengan ekonomi kreatif dengan mudahnya akses menuju ke pariwisata—dengan itulah akan memberikan ruang ekonomi dan potensi-potensi yang baru.

Kemajuan yang lain ada juga pembangunan BRT salah satunya yang di Purwokerto tadi, rehabilitas terminal, pembangunan penyeberangan, pembangunan kapal, pembangunan pelabuhan nonkomersial sebanyak 118, pengembangan pelabuhan, proyek tol laut, dan pengembangan transportasi perkotaan. Capaian lain yaitu ada pada perkerataapian yaitu pembangunan proyek double-double track, reaktivasi jalur kereta api, pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung, dan Kereta Semi Cepat Jakarta Surabaya. Kalau saya sih paling suka udah ada coworking space di stasiun-stasiun yaitu Gambir, Juanda, BNI City, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, dan Jember. Secara kan, laptopan nggak lagi panas-panasan lagi di kursi penumpang ruang tunggu.

KAI Bandung coworking space
Bandung KAI coworking space. Sumber gambar: kereta-api.info

Memang sih, untuk menjadi maju Indonesia masih butuh waktu sampai sekitar tahun 2036 dan menaikan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,7%. Jadi selain harus memperbanyak kualitas SDM yang memiliki kapasitas kualitas menjadi wirausaha yang dapat menciptakan lapagan pekerjaan baru dan terus berinovasi, pertumbuhan infrastruktur transportasi ini juga menjadi salah satu pendorongnya. Namun, mungkin masih ada beberapa hal untuk mendukung kembali pembangunan infrastruktur ekonomi ini. Saya memiliki 4 ide untuk barangkali bisa menjadi eksekusi Kemenhub nih, yaitu:

MRT. sumber gambar: netz.id

1. Keamanan Pengguna Transportasi
Sering sekali mendapat informasi mengenai pelecehan seksual di transportasi umum dan masih sedikitnya kesadaran bahwa pelecehan itu sepenting itu karena bisa menimbulkan trauma bagi perempuan. Fasilitas benar boleh maju, namun jangan lupakan bahwa warna negara juga membutuhkan ruang yang ramah dalam penggunaanya. Diterapkan dari kota-kota besar dahulu, kemudian langsung sekaligus ke daerah-daerah agar tak memakan waktu. Bisa dengan membangun info layanan terpadu yang secara aktif menerima keluhan atau kejadian yang tak menyenangkan. 

2. Jalan Raya Milik Semua (Ramah Pejalan Kaki)
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi bukan hanya menarik wisatawan daerah atau domestik namun juga warga mancanegara. Jika di luar negeri bisa dengan mudah dan nyaman berjalan kaki atau bersepeda, minimal jalan kaki memiliki hak juga untuk pejalan kaki. Bukan jalanan yang rusak atau direnggut PKL maupun diterobos pengguna sepeda motor. Keramahan bagi pejalan kaki ini dapat menjadi minat yang menarik sendiri dimulai dari warga lokal. Selain itu juga membudayakan hidup sehat dengan cukup berjalan kaki apabila jarak tempuh dekat. Beberapa bulan lalu kalau tak salah, ada kampanye bertemakan jalan kaki saja yang melibatkan bloger dan influencer dan semarak dipromosikan di media sosial. Namun jika hanya promosi tanpa memberikan output maka hal tersebut akan sia-sia karena ruang untuk pejalan kaki itu sendiri kurang ramah. Saya rasa, selain memiliki kualitas SDM yang baik—berjalan kaki juga salah satu hak untuk dapat tetap hidup sehat.

3. Pemerataan Penggunaan Digitalisasi di Daerah
Pembangunan infrastruktur transportasi dan kemajuannya juga harus diiringi dengan pengenalan digitaliasi di masyarakat lokal daerah maupun 3T secara berkelanjutan. Hal ini tentu saja untuk menunjang percepatan kemajuan tersebut dan membangun kemandirian serta kesadaran dari masyarakat tersebut. Jadi kemudahan ini bukan hanya milik beberapa namun semuanya atau inklusif.

4. Pemberian Contoh “Lakon” atau Teladan Bertransportasi Umum Melalui Media

MRT Indonesia
MRT. sumber gambar: netz.id
Sering mendengar berita tak mengenakan mengenai pengguna meskipun sudah ada larangan? Ya, memang nggak semuanya punya kesadaran dan masih tetap ada saja beberapa. Kita perlu membangun empati dan kesadaran tersebut bahwa kenyamanan akan tercipta dalam transportasi jika diciptakan bersama-sama juga. Media sosial sebagai salah satu medium promosi yang menjanjikan dan efektif jika diolah dengan konten edukasi yang kreatif akan memupuk kesadaran tersebut. Lagi pula saat ini di negeri ini sendiri pasti semuanya menggunakan gawai dan bermedia sosial. Dan juga, konten tersebut selipkan juga di televisi mini yang dipasang di dalam transportasi tersebut.

Demikian kira-kira 4 hal yang masih menjadi perhatian dalam pembangunan tersebut. Kita perlu berbangga karena pemerintah terus berusaha membangun infrastruktur secara masif dan berkelanjutan dan rata di seluruh daerah. Kita sepatutnya mendukung dengan terus mengawasi apa saja yang menjadi perhatian, menjadi pengguna yang menghormati sesama. Semoga Indonesia kelak di masa depan memiliki ekosistem negara maju dan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkeadilan!

Dan tentunya buat temen-temen yang ingin melihat perkembangan infrastruktur transportasi di Indonesia bisa mengikuti akun media sosial Kemenhub, di antaranya:

kementerian perhubungan republik indonesia
sumber gambar: kemenhub151

Instagram: kemenhub151
Twitter: @kemenhub151
Email: info151@dephub.go.id
Website: dephub.go.id
***


Referensi:
1. CAPAIAN LIMA TAHUN KINERJA, MENHUB, INDONESIA SENTRIS MEMBUKA KETERISOLASIAN DAN MEMBUKA RUANG EKONOMI BARU
(http://hubla.dephub.go.id/berita/Pages/CAPAIAN-LIMA-TAHUN-KINERJA,-MENHUB,-INDONESIA-SENTRIS-MEMBUKA-KETERISOLASIAN-DAN-MEMBUKA-RUANG-EKONOMI-BARU.aspx)
2. Anugerah Indonesia Maju 2018-2019: Mendorong Indonesia Maju, Bukan Zig-Zag, Apalagi Mundur
(https://www.wartaekonomi.co.id/read222887/anugerah-indonesia-maju-2018-2019-mendorong-indonesia-maju-bukan-zig-zag-apalagi-mundur.html)
3. Capaian Pembangunan Infrastruktur Transportasi dalam 4 Tahun Terakhir
(https://kumparan.com/kumparanbisnis/capaian-pembangunan-infrastruktur-transportasi-dalam-4-tahun-terakhir-1540434468807201559)
4. Adil Membangun Infrastruktur, Adil Membangun Peradaban
(https://tirto.id/adil-membangun-infrastruktur-adil-membangun-peradaban-c4j6)

34 comments:

  1. Alhamdulillah, sekarang transportasi umum semakin banyak dan nyaman untuk digunakan. Semoga bisa semakin berkembang dan memudahkan para penggunanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ka, harapannya masih buat pejalan kaki ini P banget sih menurutku hihi

      Delete
  2. Bener tuh Kak. Aku masih sering melihat pejalan kaki atau pesepeda diklakson. Padahal sebenarnya jalan umum kan milik bersama, sebaiknya para pengguna tidak saling merasa berhak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalau lagi rush hour ya, perlu sabar bener :'D

      Delete
  3. wuih transportasi sudah makin berkembang pesat, semoga kita sebagai penggunannya bisa menjaganya supaya tetap maju dan lancar tanpa kendala

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beneeeer! Jangan malah merusak fasiltas yaa

      Delete
  4. Transportasi semakin berkembang pesat dan pastinya semakin nyaman bagi penggunanya.
    Semoga bisa merata di seluruh daerah ya kak.

    ReplyDelete
  5. Poin satu yang sering terlupakan.

    Karena kurangnya perhatian terhadap itu.menurut saya tranportasi umum, privasi tidak dapat terjaga dengan baik.

    Misalnya, saya sering di perhatikan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kan jadi risih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benar sekali, semoga selanjutnya concern ke hal keamanan juga ya

      Delete
  6. Infrastruktur transportasi yg lancar dan bersahabat dg rakyat juga sanagat dbutuhkan oleh masyarakat ya kak .. Jd kudu banget di perhatiin sama pemerintah .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi kita juga turut menjaga fasilitas ya :)

      Delete
  7. Pembangunan infrastruktur transportasi dan kemajuannya juga harus diiringi dengan pengenalan digitaliasi di masyarakat lokal daerah maupun 3T secara berkelanjutan. "Jika saya tarik kesimpulan bahwa infrastruktu harus jadi yang di perhatikan oleh pemerintah sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah mulai kok hanya saja memang perlu beberapa tambahan lagi hihi :)

      Delete
  8. Masyarakat sangat senang menggunakan transportasi umum jikalau ditunjang dengan fasilitas yang sangat memanjakan masyarakat. Maju terus transportasi Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga nanti jadi berkurang polusii :)

      Delete
  9. Semakin pesatnya perkembangan transportasi semoga makin meningkat juga untuk hal keamanan dan kenyamannanya. Karena ini pr betul untuk tiap transportasi umum:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ka, kakanya pengguna transportasi umum juga? :)

      Delete
  10. Media Sosial memang menjadi salah satu hal yang paling diperhatikan sih dalam mengatur tata cara kelola perilaku pengguna transportasi umum. Sekarang banyak tuh campaign-campaign biar kita bisa lebih sopan lagi dalam berlaku di transportasi umum. Hal penting yang bisa jadi salah satu fokus kemenhub sih menurutku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya setuju, kece itu campaign hihi semoga kemenhub juga bisa collab2 juga nih :3

      Delete
  11. Pemerataan Penggunaan Digitalisasi di Daerah menjadi faktor utama yang harus diperhatikan sebenarnya... supaya informasi juga cepat tersampaikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar kak, menuju Indonesia merata dan maju ya :)

      Delete
  12. Seneng banget sekarang BRT ada di berbagai kota, nyaman dan aman buat lintas kota

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaap senangnyaaa. Sudah menikmati BRT juga kak? :D

      Delete
  13. Transportasi itu tulang punggung ekonomi bangsa. Karena, menjadi penunjang konektivitas nasional. Dari Sabang sampai Meuroke, dari Miangas sampai Rote.
    Semoga makin jaya negeriku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin Mbak Sus hehe. Semoga semakin mudah, merata, aman dan nyaman :)

      Delete
  14. Semoga perkembangan transportasi di Indonesia bisa semakin baik lagi ya..
    Karena dengan transportasi yang baik bisa menumbuhkan konektivitas antar daerah dan meningkatkan juga sektor perekonomian di Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin mba Nurul, jadi nggak hanya kita di kota saja yang menikmati namun di daerah dan 3T juga :)

      Delete
  15. Lihat MRT, pengen banget cobain salah satu capaian kemajuan teknologi transportasi di Indonesia, kereen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku belum pernah nyoba MRT juga hehe, nanti jika ke Ibukota :)

      Delete
  16. Rakyat Indonesia ini harus dilatih untuk saling menjaga fasilitas umum. Jangan mudah merusak dengan coretan atau yang ekstrim, bikin fasilitas ini jadi gak bisa dinikmati lagi dengan nyaman oleh orang lain.

    Aku makin cinta Indonesiaaa~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lho, sedih sekali kalau masih suka banyak yang ngerusak. Potek hari dedek

      Delete
  17. Selama itu baik dan demi kepentingan orang banyak, ya kenapa tidak. Apalagi program-program ditujukan untuk kenyamanan di masa depan.

    ReplyDelete