Lindungi Keluarga dari Bahaya Cacingan dengan Konvermex

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Halo, apa kabar? 

Waktu kita di Sekolah Dasar, pengalaman apa yang paling diingat? Ada yang ingat nggak saat SD tuh rutin mendapat imunisasi suntik, pemberian vitamin A, serta obat cacing. Seneng sih karena jadi sekalian dapet makanan gratis dan waktu istirahat lebih panjang. Hihi, namanya juga anak sekolah.

Pemberian ketiga hal tersebut bukanlah tanpa alasan, karena anak-anak sudah pasti aktif haruslah dijaga kesehatan mereka dan terhindar dari penyakit ataupun infeksi, misalnya cacingan. Penyebab dari cacingan ini bermacam-macam, misalnya karena tak memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan, adanya kontak dengan benda yang terkontaminasi dengan telur cacing, dan juga terkena penularan cacing dari penggunaan fasilitas umum seperti kendaraan umum atau handle pintu.

Gejala yang ditimbulkan dari cacingan ini bisa dilihat dari nafsu makan yang berkurang, permasalahan pencernaan seperti diare, dan kelelahan. Namun, cacingan ini bukan hanya terjadi pada anak-anak saja lho, namun dewasa juga bisa terkena apalagi jika tak memperhatikan kebersihan. 

Jangan disepelekan, nutrisi dapat tak terserap dengan baik jika terkena cacingan. Padahal, tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup untuk menjalani keseharian bukan? Terlebih lagi bagi anak-anak yang sangat membutuhkan nutrisi agar terhindar dari stunting. Stunting sendiri merupakan kondisi pertumbuhan yang gagal pada anak karena kekurangan gizi dalam waktu lama sehingga tubuh lebih pendek dari usia normal dan juga dapat mengalami keterlambatan dalam berpikir. Tentu saja bahaya bukan karena cacingan berbahaya karena mempengaruhi pertumbuhan masa depan anak-anak penerus bangsa? 

Nah kemudian, bagaimana sih cara mencegah dari bahaya cacingan? Berikut kiat-kiatnya 

Cara Mencegah Bahaya Cacingan 

1. Menjaga Kebersihan 

cuci tangan ilustrasi
img: pexels

Hal pertama yang harus dilakukan jika ingin terhindar dari cacingan adalah dengan memastikan kondisi lingkungan bersih dan utamakan selalu mencuci tangan sebelum makan atau setelah mengerjakan sesuatu. Tetap jangan lupa untuk menjaga kebersihan agar tak saling menularkan cacingan terutama antar keluarga dan lingkungan. 

2. Cuci Bersih Bahan Masakan 

Setelah membeli bahan untuk memasak baik berupa sayuran, ikan, maupun daging mentah, sebaiknya dicuci terlebih dahulu hingga benar-benar bersih. Jika ingin menyimpannya, masukkan ke dalam lemari pendingin agar tidak terjadi pembusukan. 

3. Selalu Gunakan Alas Kaki 

Cara mencegah cacingan selanjutnya adalah dengan selalu menggunakan alas kaki saat berjalan di luar rumah baik bagi anak dan dewasa. Selain itu jika ingin memegang tanah, baiknya gunakan pelindung. 

4. Cuci Pakaian Secara Terpisah 

Apabila sehabis melakukan aktivitas di luar ruangan seperti misalnya berkebun, maka pisahkan pakaian kotor tersebut agar dicuci secara terpisah. Hal ini untuk untuk berjaga-jaga apabila ada telur cacing yang terbawa. Gunakan cairan desinfektan untuk membunuh potensi kuman bakteri. 

5. Potong Kuku 

Biasakan untuk rajin memotong kuku apabila telah tumbuh panjang, terutama bagi anak-anak yang senang bermain di luar ruangan. Berikan edukasi juga kepada anak-anak tak menyentuh bagian anus ketika tangan kotor ketika bermain. 

6. Rutin Minum Obat Cacing Enam Bulan Sekali 

Cara lain untuk mencegah bahaya cacingan adalah dengan rutin minum obat cacing enam bulan sekali. Obat cacing ini memiliki banyak bentuk yang bisa disesuaikan sesuai preferensi, seperti obat cacing orang dewasa dan obat cacing untuk anak yang memiliki bentuk yaitu kaplet dan suspensi. Biasanya dengan mudah dapat ditemukan di apotik terdekat. 

Cegah Bahaya Cacingan dengan Konvermex 

konvermex obat cacingan


Karena bahaya cacingan bukan hanya mengintai anak-anak namun juga dewasa, maka jadwalkan secara rutin minum Konvermex tiap 6 bulan sekali. Konvermex sendiri memiliki dua jenis rasa yang berbeda, yaitu jeruk dan vanilla latte. Sedangkan untuk dosisnya beragam sesuai kebutuhan anak atau dewasa, yang terdiri dari kaplet dosis 250mg dan 125mg, dan suspensi ukuran 125mg dan 250mg. 

konvermex obat cacing

Konvermex menghancurkan cacing di tubuh karena mengandung Pyrantel Pamoate dengan tanpa rasa sakit dan efek samping. Jadi aman-aman saja ya menggunakan Konvermex ini karena nantinya cacing hancur tanpa bentuk dan keluar bersama dengan feses. 

Aturan Penggunaan Obat Cacing Konvermex 

Untuk aturan penggunaan Konvermex obat cacing keluarga untuk satu kali pengobatan adalah sebagai berikut: 

Kaplet 125mg 

  • Umur 2-6 tahun: 1-2 kaplet 
  • Umur 6-12 tahun: 2-3 kaplet 
  • Di atas 12 tahun: 3-4 kaplet 

Kaplet 250mg 

  • Umur 2-6 tahun: ½ -1 kaplet 
  • Umur 6-12 tahun: 1-1 ½ kaplet 
  • Di atas 12 tahun: 1 ½ -2 kaplet 

konvermex obat cacing tablet

Suspensi 125 (tiap takaran=10 ml) 

  • Umur 2-6 tahun: ¼-½ takaran (2.5-5ml) 
  • Umur 6-12 tahun: ½ - ¾ takaran (5-7.5ml) 
  • Di atas 12 tahun: ¾-1 takaran (7.5-10ml) 

Suspensi 250 (tiap takaran=10 ml) 

  • Umur 2-6 tahun: ½-1 takaran (5-10ml) 
  • Umur 6-12 tahun: 1- 1½ takaran (10-15ml) 
  • Di atas 12 tahun: 1½-2 takaran (15-20ml)

konvermex

Harga Obat Cacing Konvermex 

Untuk informasi harga obat cacing Konvermex bervariasi tergantung dengan tempat pembelian baik apotik maupun secara online. Untuk rentang harga perkiraan sebagai berikut: 

  • Kaplet 125mg : Rp 12.550 
  • Kaplet 250mg : Rp 12.550 
  • Suspensi 125 : Rp 16.200 
  • Suspensi 250 : Rp 20.300 

konvermex obat cacing

Untuk terhindar dari bahaya cacingan, biasakan untuk gaya hidup sehat, membiasakan mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga kebersihan baik diri dan lingkungan sekitar. Ayo saling jaga! Jangan lupa juga lengkapi perlindungan dengan rutin meminum Konvermex obat cacing yang tepat untuk lindungi keluarga dari bahaya cacingan tiap enam bulan sekali. Konvermex, obat cacing keluarga!
***

Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)