Optimasi Blog Personal (Update Perombakan Blog Part 4)

Ternyata sudah cukup lama saya tak update mengenai perkembangan dalam blogging, terakhir tuh tahun 2018 dengan judul Tips Optimasi Blog Personal dan dua part sebelumnya justru jauh di tahun 2015. Di postingan tahun 2018 saya sedikit membahas mengenai meta description, widget blog, pergantian ke https, dan perubahan struktur postingan blog. Maka, postingan ini adalah lanjutan apa-apa saja yang diperbaiki dalam selama ngeblog.


blogging activity


Untuk terus maju, menjadi seorang bloger emang jangan gampang lelah buat belajar. Kalau sedikit saja berada di zona nyaman, ya tentu saja bakal ketinggalan sih apalagi tahun ini vibes blogging itu lagi kembali berkembang. Selain karena penggunanya semakin banyak dan beragam, efek pandemi juga mempengaruhi jadi bisa untuk menambah penghasilan, mencoba hal baru, ternak blog, dan beralihnya kegiatan menjadi serba online.

Optimasi Blog Personal

Selalu ada pergolakan dalam batin pada the one only blog saya ini, tahun lalu sih niatnya pengin ganti domain, pindah ke wordpress, dan minimal ada bantuan dari teknisi. Namun keadaan memang belum memungkinkan, jadi ya sementara dengan kekuatan seadanya diri sendiri saja. Hahaha. 

Namun saya turut bersyukur dan apresiasi pada blog ini yang bagaimanapun sampai saat ini masih menjadi tempat untuk bergantung baik untuk stres relieving dengan menuliskan isi kepala yang ribut, untuk mendapatkan pengalaman dan perjalanan menulis, maupun untuk tambahan uang jajan, Yak betul, saya belum stabil karena masih sedang berjuang menuntaskan studi. Dah ah, jadi ngelantur. Jadi kira-kira, berikut hal-hal yang menjadi perombakan blog part 4 di tahun ini.

1. Mengganti Judul & Tagline Blog

Jujur saja, judul dan tagline blog ini suka membuat kepala pusing karena seiring bertambahnya umur, preferensi dan pandangan pasti ada perubahan. Ditambah lagi, overthinking suka ikut-ikutan bingung. Dihitung sudah beberapa kali saya mengganti judul, misalnya Marfami Post, Kolasi Konstelasi, Die Seele, Nyerart, dan Kedai Coretan. I know, I know... Beberapa judul yang disebutkan memang terdengar cringe bahkan saya sendiri juga merasa seperti itu. Kemungkinan judul blog saat ini juga mungkin cringe juga di suatu saat nanti.

Namanya juga blog personal namun isinya juga nggak semuanya thoughts atau curhat kan, ada juga informasi ataupun pengalaman. Jadi ya, bingung-bingung tersebut memang nyata adanya. Sampai ditemukanlah judul Bebas Definisi yang menurut saya unik namun akrab, dan terbukti judul tersebut cukup lama membuat saya untuk tak menggantinya lagi.

Bebas Definisi agak filosofis sih. Jadi gini, dalam hidup kita nggak bisa terlepas dari label namun bisa bebas dari definisi. Misalnya dapet label introvert (dan ya memang adanya) namun bukan berarti pasif, atau label sukses itu masing-masing orang juga berbeda definisinya. Seperti kaya mencari celah bahwa dalam satu label selalu ada keindahan yang terdiri dari kelebihan, keunikan, beserta kekurangan. Sekaligus juga, nama ini saya jadikan sama dengan nama podcast.

Terus apa hubungannya sama isi blog ini? Jadi memang inginnya sih setiap orang yang datang ke sini merasa nyaman, merasa nggak sendirian, atau merasa menemukan jawaban. Jadi nggak perlu juga saya memberi label tertentu yang ndakik-ndakik ke blog ini, cukup mereka karena perspective matters. Nggak nyambung? Ya nggak papa sih yang penting seru. Hahaha

2. Mengganti Template Blog 

Ini juga nih bikin overthinking part 2. Maunya dengan nuansa personal tapi berasa nggak sesuai, atau ingin nyari yang gratisan saja namun males resiko crashnya. Kemudian pada akhir 2019 saya akhirnya order & custom template blog ke Teh Langit Amaravati. You know lah pasti siapa teteh ini. Awalnya saya ngeliat di thread-thread twitternya terus nemu yang cocok dan kemudian saya modifikasi sendiri. Sekaligus saya memperbaiki font, tata letak blog, dan lainnya.

Anyway, jika kamu ingin template kece-kece, saya bisa bilang merekomendasikan template karya Teh Langit terutama untuk blog personal. Custom? Bisa juga, dong.

3. Menggunakan Jasa Fast Loading Blog 

Saya suka utak-atik html tapi ya suka sembarangan aja gitu dan nggak paham gimana seharusnya posisi yang tepat. Dengan modal mengikuti pola-pola sebelumnya, ternyata bikin blog jadi berat dan nggak beres. Karena saya nyerah dan bingung melanda, akhirnya pakai jasa dong. Kan nggak semua harus apa-apa sendiri, yaaa.

Saya menggunakan Jasa Percepat Loading Blog Ozik Jarwo dan it works! Loading blog jadi ringan banget seperti hidup tanpa beban. Lucunya, daridulu kan blog ini selalu ditolak AdSense. Begitu habis dipermak ini dan coba apply, hasilnya diterima dong. Namun saya tak melanjutkan maupun memasang iklan tersebut karena selain sadar trafik masih sedikit, saya ingin pengunjung di blog ini nyaman tanpa iklan hihihi.


jasa loading blog


Anyway, Jasa Ozik Jarwo ini report before afternya lengkap banget sekaligus dikasih saran, dan juga sejauh ini tak ada keluhan di saya. Jika kamu punya blog yang loadingnya berat-beratan sama masalah hidup, bisa gunakan jasa ini. Murah kok, cukup 150rb saja. Ah iya, nama-nama jasa yang saya sebutkan dalam postingan ini murni saya puas karena layanannya ya, bukan kerja sama atau endorse.

Baca juga: 

Tips Menyeimbangkan Tulisan Organik dan Tulisan Advertorial di Blog

4. Belajar Postingan Listicle & Tag Heading 

Dulu sih, memang nyaman-nyaman saja menulis dengan mengalir dan males banget bikin postingan ala artikel banget, udah kaya skripsi aja ada bab-babnya. Namun justru, meskipun saya sangat menyukai proses menulis tersebut, memangnya pembaca akan sama sukanya dalam membaca hasil postingan? Yang ada sih, sepertinya jenuh.

Membuat postingan listicle juga ternyata bagus jika sedang mencari posisi di halaman Google, lebih terstruktur dan bahasan lebih rapi juga. Setelah mencoba jadi seru juga, walaupun kadang jadi lebih capek karena menghabiskan energi yang lumayan banyak untuk saya. Selain itu, jadi tahu kalau struktur heading di blog saya nggak beres, jadi ya diperbaiki melalui template. 

5. Mendelegasikan Draft Tulisan ke Jasa Artikel 

Setelah capek dengan idealisme sendiri bahwa semua artikel blog baik berbayar maupun tidak harus saya yang menulis, akhirnya saya mendelegasikan pada jasa penulis artikel SEO. Pengaruh juga sih dengan kondisi saat ini yang harus mengutamakan prioritas yang lebih penting. Jadi kalau badan dan pikiran sudah lelah dahulu dengan menulis banyak draft postingan blog, maka kegiatan dalam keseharian jadi nggak imbang. 

Untungnya sih saya nemu jasa penulis artikel yang cocok yaitu jasa Artikalis (Norman Ardik). Ternyata mendelegasikan tulisan ke orang lain juga menyenangkan karena jadi ringkas waktu dan tinggal mengedit saja atau menambahkan agar sesuai yang saya mau. Jadi kalau dulu banyak tumpukan ide judul yang entah kapan bisa terealisasikan, sekarang pelan-pelan mulai menipis. Jadi enjoy!

6. Belajar SEO Off Page & On Page 

Ngeblog pasti nggak jauh-jauh dari ini dong, biar untuk kepuasan pribadi karena blog sudah berkembang dan mau belajar, hasilnya juga bisa meningkatkan branding blog ini. Sederhana sih, masih yang perihal backlink, judul dan url blog, keyword, serta optimasi media sosial. Belajar juga gimana biar domain authority ada peningkatan dengan backlink.

Anyway, belajar SEO ini alangkah lebih baik kalau berada di kelas maupun di grup-grup online. Ya biar ada temennya sehingga termotivasi dan progresnya cepet juga sih. Selain itu jadi nambah seneng karena dapet banyak kenalan baru.

7. Membersihkan Broken Link 

Pasca G+ dihapus dan kebijakan domain authority baru, saya jadi rajin hapus broken link karena membuat spam score naik dan juga efeknya buruk di blog. Dulu waktu broken link mayoritas dari komentar, sempat kewalahan. Benar-benar deh, broken link bikin broken heart.

8. Membuat Kolom Komentar Show/Hide

Karena saya personal merasa postingan blog akan terlalu panjang jika dengan komentar apalagi yang diikutkan dalam blogwalking, maka saya membuat komentar dengan setiingan tampil/sembunyikan. Namun masih ada kekurangannya sih karena setiap membalas komentar, kolom komentar jadi tertutup lagi dan harus scroll ke bawah lagi. Biar kaya semacam discuss gimana sih? Kalau ada yang tahu atau punya saran lebih bagus, tolong untuk komentar ya.

Yups, sepertinya sudah sih update mengenai blog sejauh ini. Keinginan saya yang belum terwujud adalah sering mengikuti event blogger secara offline gitu. Biasanya privilege ini didapatkan di kota besar maupun yang komunitasnya sudah besar, nah tentunya bisa didapatkan jika saya pindah pasca lulus nanti. Masih niatan, masih banyak harapan dan keinginan-keinginan kecil bersama blog ini seperti kolaborasi dan membawa ke hal-hal menakjubkan. Kalau kamu, kapan terakhir kali merawat blogmu?

***

Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

1 comment

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :) (p.s: Sorry, a comment with an active url will be deleted)