Cara Menentukan Rate Card Artikel Blog

Ketika akan memasang sebuah iklan, tentunya akan dikenakan biaya. Untuk jasa pemasangan iklan dulu hanya ada di tv, radio atau juga koran, akan tetapi sekarang seiring dengan perkembangan zaman menggunakan iklan di platform digital semakin banyak diminati oleh perusahaan salah satunya adalah melalui blog

rate card artikel blog
gambar: kaboompics/Pixabay


Rate card sendiri merupakan istilah umum dalam periklanan, dimana merupakan rincian biaya yang dipatok untuk memasang iklan. Rate card dalam dunia blogging sendiri merupakan fee atau harga yang ditawarkan blogger kepada klien untuk bekerjasama saat terjadi penawaran agar menemui titik kesepakatan.

Rate card merupakan daftar harga dan portofolio singkat yang didalamnya terdapat rincian mengenai jenis jasa dan harga, profil blogger, informasi singkat seputar blog dan media sosial dan juga portofolio pekerjaan. 

Cara Menentukan Rate Card Pada Artikel Blog

Untuk blogger pemula tentunya akan merasa kebingungan saat akan menentukan berapa rate card yang harus di berikan kepada klien, karena pada dasarnya rate card atau fee kerjasama blogger tidak ada patokan secara resminya. Hal tersebut dikarenakan kerjasama yang dijalankan merupakan termasuk dalam jenis jasa perorangan.

Menentukan rate card ini termasuk dalam personal branding, jadi Anda harus menciptakan dan menjaga nilai branding tersebut dengan baik. Berikut cara menentukan rate card artikel blog yang harus diperhatikan: 

Bersifat Subyektif 

Menjadi seorang blogger adalah pekerjaan lepas atau freelance dimana Anda bisa bekerja kapan saja dan di mana saja. Hal ini yang menyebabkan Anda mengalami kesulitan untuk menentukan fee. Selalu ada kebingungan atau pengalaman tersendiri seperti memberikan harga yang rendah, takutnya kurang, atau jika memberi harga yang tinggi klien akan pergi. 

Sifat subyektif ini harus merujuk pada rincian pekerjaan, melihat dari banyaknya pekerjaan yang ditawarkan. Besaran fee Anda yang menentukan sendiri, Anda bisa tetap berpendirian teguh terhadap harga yang ditawarkan jika mempunyai kompetensi dan juga komunikasi yang baik. Saran dalam negosiasi ini, sebaiknya tawarkan harga sesuai standar Anda namun dapat diberi keterangan negotiable sesuai dengan penilaian kualitas blog dari klien. Di sini lain, pertimbangan kualitas blog ini perlu senantiasa dirawat seperti trafik dan indikator kesehatan blog lainnya.

Mengukur Tingkat Kesulitan Pekerjaan 

Pekerjaan sebagai bloger itu harus membutuhkan pengalaman pribadi atau melakukan riset terlebih dahulu. Sebelum menerima job dari klien Anda bisa melihat job description atau brief terlebih dahulu, jika dirasa ada yang sulit bisa ditanyakan dan berikan harga yang tinggi. Cara lainnya juga dapat menawarkan sepaket dengan media sosial, terutama jika akun media sosial Anda memiliki engagement yang tinggi.

Menjadi seorang blogger harus mempunyai kualitas konten yang bagus dan juga menarik, di balik itu semua ada kesulitan yang harus dihadapi, seperti bagaimana teknik pengambilan foto maupun skill infografis. Jangan sampai rate card tidak sebanding dengan kesulitan yang diterima, boleh saja sebetulnya jika awal-awal kerja sama untuk menambah portfolio. Namun seiring dengan meningkatnya skill dan kualitas blog, mulailah berani untuk menaikkan rate card.

Memperhatikan Durasi Pekerjaan 

Untuk menentukan rate card artikel blogger selanjutnya Anda juga harus memperhatikan durasai pekerjannya dengan kewajiban pekerjaan yang standar biasanya. 

Taksir Kekuatan Personal Branding 

Anda juga harus bisa menaksir kekuatan branding yang dimiliki, Anda mau dikenal sebagai siapa dan harus menyajikan konten yang menarik dan harus konsisten. Dengan personal branding akan menjadikan Anda dikenal sebagai blogger dengan niche apa, misalnya seorang travel blogger, food blogger, atau lifestyle blogger.

Hitung Ongkos Produksi dan Biaya Pendukung Kelancaran 

Jika sudah menjadi blogger profesional, hitung juga faktor-faktor pendukung seperti skill menulis SEO, ketepatan waktu, ongkos research yang tentu saja memakan kuota. Asset dan skill yang Anda miliki harus seimbang dengan harga yang ditawarkan tersebut, sehingga brand juga akan menawar dengan harga yang setara.

Menyertakan Pajak 

Sebelum Anda menerima job, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu untuk menentukan rate card blogger fee yang akan diterima sudah dipotong pajak atau belum, dan biasanya klien akan memberitahu di awal dan biasanya pajak sesuai dengan NPWP Anda. 

Pertimbangkan Add Value untuk Klien 

Anda mendapatkan fee dari klien, feedback untuk klien apa saja yang bisa diberikan selain dari tugas yang sudah ditetapkan, Anda dapat menambahkan hal yang dapat menguntungkan, seperti beberapa kali dipromosikan di sosial media atau sampai klien mendapatkan calon pembeli dari produk yang di review

Mematok Satu Harga yang Tetap 

Sebelum negosisasi atau win-win solution, Anda harus memberikan harga yang sama pada setiap klien dan menghindari membedakan fee anntara klien yang satu dengan yang lainnya yang bisa berdampak pada turunnya nilai rate card Anda. 

Para blogger semakin hari semakin banyak dimana hal ini akan membuat semakin ketatnya persaingan. Hindari untuk menerima job dengan harga berapapun bayarannya, dan Anda tetap harus memberikan rate card yang sama walaupun berbeda klien. Akan lebih mudah mempertahankan nilai rate card ini apabila Anda memiliki karakteristik tertentu yang khas atau berbeda dari yang lainnya.

Berpedoman Terhadap Performa Blog 

Untuk menentukan nilai rate card, tentu saja harus menyesuaikan dengan performa blog yang dimiliki. Dimana semakin tinggi performa blog akan semakin membuat Anda percaya diri untuk mengajukan fee yang lebih tinggi kepada klien. 

Biasanya dalam menentukan harga dilihat dari kualitas blog dilihat dari beberapa faktor seperti ranking domain authority, domain rating, alexa rank, performa artikel di mesin pencari, interaksi dengan pembaca, desain blog yang nyaman dilihat, dan seterusnya bergantung pada standar penilaian klien.

Strategi Start From 

Pada beberapa orang blogger mempunyai strategi dengan strart from dimana harganya ada batas minimum, hal ini juga bisa menjadi kamuflase bagi brand sehingga dapat nego terlebih dahulu. Untuk job yang besar dan durasi yang lama nantinya akan ada pertemuan lanjutan dan Anda bisa membahas untuk menghitung berapa harganya. 

Itu dia beberapa cara untuk menentukan rate card blogger yang bisa Anda praktekan. Selaras dengan kualitas performa blog dan bagaimana dalam berinteraksi pada klien, bukan hanya nilai rate card saja yang dapat naik namun bisa saja Anda mendapatkan kesempatan menjadi blogger yang direkomendasikan. Semoga sukses!
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :) (p.s: Sorry, a comment with an active url will be deleted)