Review Film Sabar Ini Ujian: Perihal Maaf dan Penerimaan


“Aku kurang ikhlas gimana lagi Bu?”
“Bar, ikhlas itu bukan cuma terhadap sesuatu yang belum kira miliki. Tapi juga sesuatu yang belum kita berikan. Contohnya: maaf”

Barangkali jika saya berusia masih belasan tahun, akan menganggap kalimat di atas biasa saja atau angin lalu—namun saya berada pada usia 23. Di tengah hari yang masih dalam pandemi ini, seorang kawan baik membagikan saya akses gratis Disney+ Hotstarnya, kebetulan hari-hari sebelumnya saya memang menginginkan untuk menonton film incaran namun sedang males ribet saja.

film sabar ini ujian

Film Sabar Ini Ujian menghadirkan Vino G Bastian sebagai tokoh sentral, Sabar. Lalu ada pemain lainnya seperti Ananda Omesh sebagai sahabat dari kecil, Estelle Linden sebagai sang mantan yang gagal nikah, Widyawati sebagai Sang Ibu, Luna Maya sebagai Tiffany. Siapa Tiffany? Jawabannya akan terjawab di filmnya tentu saja, nyahaha.

Saya menonton film ini tanpa sebelumnya nengok trailer atau baca sinopsis, jadi ya bener-bener muter aja langsung gitu. Beberapa kali emang udah sih baca judul Sabar Ini Ujian di linimasa dan beberapa menanggapi dengan review yang wajib tonton, bagus, dan lain-lain. Ya tentu saja, saya jadi ikut menonton—seperti racun sebelum-sebelumnya seperti sebut saja Tengkorak, Sweet 20, Bebas, Dua Garis Biru

Tentu saja, saya sangat tak menyesal menonton Sabar Ini Ujian dan film yang sangat cocok ditonton saat kondisi sekarang. Bukan ditonton karena untuk hiburan saja ya, tapi lebih ke (mungkin) hampir mewakili beberapa perasaan orang saat ini. Kemarahan, denial, ketakutan, kerasnya diri sendiri, dan apa-apa yang sebetulnya terkubur dan dipaksa ada di sana.

Pada awal film sebetulnya saya sedikit bosan karena pengulangan—ya tentu saja karena setelah selesai nonton film baru browsing deh kalau ‘katanya’ film ini yang pertama menggunakan time loop. Saya jadi inget film Edge of Tomorrow di mana tokoh tersebut terbangun dalam hari yang sama dan adegan yang sama persis. Tentunya jadi sama-sama mencari jalan untuk keluar dan mencari masalah untuk dipecahkan mengapa sampai terjadi hal tersebut. Bedanya dengan Edge of Tomorrow, film Sabar Ini Ujian diberikan hari di mana tokoh utama menghadiri akadnya mantan yang dulunya hampir nikah. Saya nggak ngeh kalau ini film ada label komedi, apalagi perasaan kesel, lucu, sedih ada saat nonton film ini.

Ide ceritanya segar, membuat saya menebak-nebak seru. Esensi dari film ini tuh bukan tentang apa aja yang seharusnya menurutmu didapatkan namun apa saja yang luput di sekitarmu. Makanya tadi di atas saya bilang cocok ditonton saat kondisi sekarang. Nggak jauh-jauh deh, tahun ini saya kepengin banget wisuda offline—namun tentu saja saya sudah merasa kehilangan bahwa vibesnya nggak akan seramai biasanya. Tentu saja alasan ini sangat personal karena merasa kuliah adalah waktu-waktu yang lebih bebas dan tediri dari keputusan-keputusan yang berbeda dari saat SMP dan SMA.

Film ini cocok buat kamu yang:
  • Tiap hari mempertanyakan “kapan lo selesai sama diri sendiri”, dan itu udah pertanyaan dari setaun yang lalu.
  • Kamu, yang bagaimanapun masih belum dapat memaafkan kesalahan dari orangtua. Entah itu membuatmu memiliki trauma, isu inner child, dan segala yang membentukmu sekarang.
  • Kamu, yang berkali-kali sering merasa kecewa karena seharunya kamu bisa ini atau itu.
  • Kamu, yang sedang ingin belajar memaafkan dan belajar penerimaan
  • Kamu, yang rasanya terlalu marah dengan dunia dan keadaan. Yang pernah nyeletuk “tau sih kalau hidup itu selalu ada bebannya tapi bisa nggak sih beban gue gak sebanyak ini?”
  • Dan juga kamu, yang lagi pengin nangis aja sih atau gabut.

film sabar ini ujian

Film Sabar Ini Ujian membuat saya bertanya-tanya, pada waktu kapan manusia dapat seharusnya menerima dan memaafkan—untuk berdamai dengan diri sendiri, untuk tak berada dalam lingkaran itu-itu saja terutama pada usia krisis. Film ini semacam membuka mata bahwa di saat kita hidup dalam perasaan marah, mungkin di sisi lain ada juga yang merasa bersalah pada kita yang dipendam lama. Kaya, bener-bener hanya sebagian kecil aja yang mungkin kita tahu.

Film ini juga sekaligus memberi sedikit jawaban buat yang sering bertanya-tanya “andai bisa ngulang/kembali waktu itu”. Tuh dikasih time loop sama Sabar di film ini, ikutin aja dan memang terjebak di masa lalu itu nggak enak. Nah sekarang kamu sekarang di detik ini, benar-benar hidup di masa kini atau masih hidup di masa lalu nggak?

Akhir postingan ini, Sabar Ini Ujian adalah cara seru untuk kembali menilik diri sendiri dengan menonton film.
***
gambar pendukung diambil dari trailer
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

5 comments

  1. Wah, aku juga udah beberapa kali liat film ini dibahas di timeline. Karena komedi aku kira ya standar film-film komedi lah yang emang buat menghibur doang. Tapi, film ini ternyata banyak banget pesan-pesan hidupnya ya

    ReplyDelete
  2. Aku udah lama gak nonton film Indonesia. Mungkin Sabar Ini Ujian bisa masuk list nih. Aku belum pernah hadir ke nikahan mantan atau yang pernah kusuka. Gak mudah kayanya

    ReplyDelete
  3. Aku udah lama gak nonton film Indonesia. Mungkin Sabar Ini Ujian bisa masuk list nih. Aku belum pernah hadir ke nikahan mantan atau yang pernah kusuka. Gak mudah kayanya

    ReplyDelete
  4. Biasanya film yang di perankan oleh Vino G Bastian (My Fovorite) pasti sangat asik. Serius tapi ada lucunya.tapi tentang Film "Sabar Ini Ujian" ya belum nonton.
    Harus nonton ni kayaknya..

    ReplyDelete
  5. kok pas baca tulisan aku jadi ingat bioskop, apa kabarnya ya bioskop-biokop dunia, pada tutup pasti gara-gara coro. Oh iya, sama kayak nih film aku ga mau balik lagi ke masa lalu

    ReplyDelete

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :) (p.s: a comment with active url will be deleted)