Pengalaman dan Panduan Konsultasi Psikiatri di Instalasi Kesehatan Jiwa Terpadu RSUD Banyumas

Halo, apa kabar?

ilustrasi gedung rumah sakit
pict by: pch.vector, freepik


Sudah lama tak menulis postingan dengan tema kesehatan terutama mengenai pengalaman akan layanan kesehatan. Setelah sebelumnya telah ada postingan Pengalaman Konsultasi Psikiatri di RS Ananda Purwokerto, postingan kali ini merupakan sedikit panduan dari pengalaman konsultasi psikiatri di RSUD Banyumas. Semoga nantinya dapat menjadi informasi bagi yang baru pertama kali berniat konsultasi perihal masalah kejiwaan di sini atau dirujuk ke RSUD Banyumas dari RS lain.

Khusus untuk pelayanan Poli Jiwa atau Poli Psikiatri di RSUD Banyumas ini terpisah dari poli lainnya karena berada di Instalasi Kesehatan Jiwa Terpadu. Lokasi gedungnya apabila dari gerbang masuk, belok kiri kemudian lurus sampai mentok (arah jalan keluar), kemudian belok kanan dan berada di lokasi. Untuk saat ini, belum tersedia pendaftaran layanan secara online di instalasi ini sehingga saya sarankan untuk datang di awal waktu. Di sini selain UMUM, juga tersedia layanan untuk BPJS.

Jadwal Layanan Instalasi Kesehatan Jiwa Terpadu

Saya senang di sini jadwalnya pagi, jadi nggak perlu menunggu jadwal sore atau menunggu sampai malam. Namun, bisa menjadi sedikit hambatan bagi yang bekerja dan menjalani rawat jalan—maka alternatifnya dapat memilih hari Sabtu atau izin/cuti jika di hari weekdays.

Berikut untuk hari dan jam layanan lengkap di Instalasi Kesehatan Jiwa Terpadu:
  • Senin-Kamis:  06.30-10.30 WIB
  • Jumat-Sabtu:  06.30-10.00 WIB

Jadwal Praktik Dokter Spesialis

Karena memang sudah gedung tersendiri dan berbentuk instalasi, maka dokter spesialis yang bertugas di sini tidak hanya satu melainkan 4 yang dibagi menjadi 3 poli dan ada juga jadwal psikoterapi. Untuk jadwal kapan masing-masing dokter tersedia setiap harinya, bisa dilihat melalui gambar berikut ya:

Dari kiri ke kanan:
  • dr. Basiran, Sp.KJ, MM
  • dr. Hilma Paramita, Sp.KJ
  • dr. Purwa Riana Isnaya, Sp.KJ, M.Kes
  • dr. Taufik Hidayanto, Sp.KJ

jadwal dokter spesialis jiwa rsud banyumas
pict by: rsudbanyumas (IG)

Biasanya nanti di pendaftaran ditanyakan mau ke dokter siapa. Dan untuk beberapa pasien rujukan dari RS lain biasanya mengikuti dokter yang sama karena mereka prakteknya memang tak hanya di satu RS. Oh iya, sebaiknya benar mencatat jadwal dokternya ya dan tanyakan apakah ada cuti di bulan selanjutnya. Karena biar mengantisipasi mau konsul lagi namun dokter sedang tidak tersedia. Disarankan sih, sebaiknya pilih satu dokter saja untuk pengobatan berkelanjutan karena selain jadi tak perlu mengulang cerita, nanti jadi paham kondisi antara dokter dan pasien. Pilih yang kiranya nyaman untuk dapat berkonsultasi, kalau saya pribadi dengan dokter Purwa Riana yang juga bertugas di RS Ananda Purwokerto dan lebih dahulu berkonsultasi di sana.

Berkas yang Diperlukan

Demi kenyamanan dan kelancaran, tentu saja jangan lupa menyiapkan data-data sebagai berikut:
  • KTP Asli
  • Surat Kontrol Ulang
  • Khusus untuk yang menggunakan BPJS/KIS, jangan lupa bawa Surat Rujukan dari Faskes 1 apabila pertama kali berobat. Perhatikan juga tanggal batas masa berlaku surat rujukan, jika sudah 3 bulan maka bawa Surat Rujukan Ulang dari faskes 1.
  • Kartu BPJS/KIS Asli
  • Kalau baru pertama kali datang dan belum tercatat sebagai pasien di RSUD Banyumas, jangan lupa membawa membawa fotocopy KTP dan BPJS/KIS (kalau menggunakan BPJS) untuk pembuatan rekam medis.

Alur Konsultasi dan Pengobatan Rawat Jalan di Instalasi Kesehatan Jiwa Terpadu RSUD Banyumas

  • Ke loket pendaftaran, mengambil nomor antrian dan menunggu panggilan. Jika bingung, boleh ditanyakan ke petugas yang berjaga. Lokasi loket pendaftaran ini dekat dengan loket kasir. Sembari menunggu, siapkan berkas di atas yang sudah dibawa. Biasanya di sana tersedia penjepit kertas untuk merapikan.
  • Menyerahkan berkas kalau nomor sudah dipanggil, dan menunggu lagi untuk mendapatkan berkas untuk diserahkan ke poli untuk konsultasi.
  • Mendapatkan berkas, kemudian serahkan ke poli (1/2/3) tempat dokter tujuan berjaga. 
  • Menunggu lagi untuk dipanggil masuk ke ruang konsultasi. Biasanya dipanggil per 3/4 orang, tapi nanti di dalam menunggu lagi.
  • Baru deh, nanti menunggu dipanggil sama dokternya dan mulai konsultasi terkait diri termasuk keluhan-keluhan yang disarankan. Kalau sudah selesai, nanti diberikan resep obat untuk ditebus.
  • Langkah selanjutnya adalah menyerahkan resep dan menunggu obat. Di sini prosesnya paling lama yaitu 40 menit-1 jam. Maklum, jumlah pasiennya banyak kalau di sini.

Yang Perlu Diperhatikan Jika Konsultasi Pertama Kali

Setelah menyebutkan alur, menurut saya ada beberapa hal yang bisa menjadi perhatian sebelum melakukan konsultasi, yaitu:
  • Durasi Waktu. Yap, seperti yang terlihat di alur bahwa memakan waktu yang cukup lama dari pendaftaran hingga selesai. Hal ini memang karena belum tersedianya pendaftaran secara online, jumlah pasien yang tidak sedikit, dan juga tergantung hari datang konsultasi. Pengalaman saya pernah datang di hari Sabtu membutuhkan waktu keseluruhan 2.5 jam total dan konsul hanya 5 menitan. Kalau untuk di hari Senin-Kamis (weekday), bisa lebih cepat sih di bagian pendaftaran dan tentu saja selalu usahakan datang pagi agar hemat waktu.
  • Ruangan Konsultasi. Meskipun di sini dokternya banyak dan banyak poli, namun untuk ruangan belum berAC ya barangkali terbiasa konsultasi tatap muka dengan kenyamanan ruangan. 
  • Perihal Konsultasi. Nggak mau dong rugi waktu kalau sudah menunggu lama? Nah usahakan sebelum konsultasi, catat dahulu secara detail keluhan apa saja yang dirasakan secara detail di kertas atau catatan HP agar tak lupa. Karena kalau nggak dicatat dan mengandalkan ingatan bisa jadi terlupa, apalagi misal ketika mau kontrol justru sedang dalam kondisi tanpa ada keluhan. Tanyakan juga bagaimana reaksi obat pada tubuh jika ada keluhan atau ketidakcocokan agar pengobatan sesuai dengan tujuan. Bertanya mengenai nama obat dan fungsinya juga disarankan untuk edukasi diri sendiri.
  • Perihal Harga. Karena saya menggunakan BPJS jadi semuanya gratis tanpa membayar. Jadi, mohon maaf tak dapat menginformasikan kisaran harga konsultasi dan obat. Namun untuk perkiraan, biayanya mulai dari 350/400rb ke atas.

Mohon maaf juga tak menyertakan foto pendukung agar jelas terutama di alur, karena tentu saja ya tak bisa sembarang mengambil foto karena ada privasi para pasien. Namun semoga tak mengurangi informasinya dan semoga bermanfaat ya. Jika ada yang ditanyakan boleh email atau tulis di kolom komentar. Terima kasih telah berkunjung di blog ini dan ingat bahwa pertolongan selalu ada, serta sangat tak apa-apa untuk mendapatkan pertolongan profesional karena sehat itu jiwa dan raga. :)
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

No comments

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :) (p.s: Sorry, a comment with an active url will be deleted)