Series Favorit yang Ditonton di Tahun 2021

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Hola, apa kabar?

Postingan ini sebetulnya gabung sama tulisan film 2021 favorit, namun ternyata terlalu panjang saat menulis draftnya. Ini juga sama karena hanya ulasan singkat, jadi tak memasukkan detail lain seperti pemain, sutradara, sampai sinopsis cerita untuk mempersingkat. Semoga masih tetap enak untuk dibaca.

avengers first assembled
source: kakuchopurei(dot)com

Saya tak terbiasa untuk menonton series maupun drakor, namun karena sejak 2020 jadi banyak yang nonton dan ngomongin akhirnya mencoba juga. Bagi saya, ini adalah hal yang baru karena ternyata jumlahnya nggak cuma satu judul yang saya tonton.

Series di bawah ini sudah disortir dari keseluruhan yang saya tonton. Ternyata tricky juga ya menonton series ini karena di tengah jalan ada yang mulai nggak cocok dengan ceritanya. Saya juga sebisa mungkin memilih yang episodenya pendek-pendek aja, atau menonton berdasarkan tema yang memang paling menarik berdasarkan preferensi.

Maka urutan series di postingan ini lebih ke preferensi aja ya muehehehe. Soalnya nontonnya juga random gitu dan ada yang rilisnya sudah tahun lalu. Tanpa berlama-lama lagi here we go:

Hawkeye

kate bishop dan clint barton
sumber: flipboard(dot)com

Nonton ini karena tertarik cuma 6 episode aja yang artinya nggak perlu merasa nunggu lama dan merasa bersalah dalam menggunakan waktu. Aduh seperti inikah hidup di usia tanggung. Terus walaupun tertulis durasinya sekitar 43 menitan, ternyata nggak segitu juga karena kepotong intro dan recap gitu. Nah vibesnya ini akhir tahun dan meriah natalan gitu dan di episode pertama langsung kesannya seru untuk diikuti.

Yep, ini series dengan salah satu tokoh The Original Sixnya Avengers yaitu Clint Barton atau Hawkeye. Cerita dimulai ketika televisi menyiarkan berita kemunculan ronin, nah si Hawkeye ini di film Endgame ini kan jadi ronin karena keluarganya kena blip. Ternyata yang pakai ronin suit ini anak muda bernama Kate Bishop yang ahli memanah, terinspirasi dari sosok Hawkeye juga.

Pas udahan selesai episode 6 yang tayang bersamaan dengan hari pertama penayangan No Way Home malah berasa kurang banget haha. Tapi ajaibnya dari 6 episode itu pas loh porsinya, padahal konfliknya lumayan nggak cuma satu menghadapi satu hal aja. Terus bagi yang suka sama karakter atau film Black Widow bakal suka ini series ini karena frekuensinya lumayan sering flashback ke Natasha Romanoff

yelena belova in hawkeye
sumber: kosovatoday(dot)com

Pas nonton ini udah menduga juga kalau bakal muncul si tokoh Yelena Belova (adik tak sedarah Natasha) karena nama Clint Barton diperlihatkan di post-credit film Black Widow. Pertama kali kemunculan adik (tak sedarah) Natasha Romanoff itu saya teriak sih, sekangen itu melihat aksi dari Florence Pugh. 

Bertemu juga sosok adik itu dengan salah satu Avengers dan termasuk orang terdekat dengan Nat. Akhirnya sama-sama memproses griefing meskipun di awal selalu berkonflik. Cerita kemudian berlanjut dengan masalah utama dari Kate Bishop ini yang dikerjakan bersama dengan Clint Barton. Ouch, jangan lupakan juga tingkah Yelena dan Kate di sini, super seru!

The Queen's Gambit

beth harmon the queen's gambit
source: IMDb, The Queen's Gambit

Ini booming di 2020 lalu, namun saya baru menontonnya tahun kemarin. Emang bagus dan nyenengin, saya suka sama tema-tema seperti ini. Suka karena ada poin mengenai persahabatan dan peran ibu sambung di sini dalam mendukung Beth. Terus ditambah ada lagu pendukung The End of the World juga jadi tambah seneng. 

Poin plus lagi ini dari satu ke episode yang dicari bukan kemenangan, berada di atas, unggulan, atau yang lainnya namun menemukan diri sendiri dalam ketenangan. Ini justru malah seperti mewakili apa-apa dalam hidup yang terlalu khawatir untuk tak buru-buru dan 'sangar', lupa padahal ada ketenangan yang lebih jernih dan melegakan.

netflix the queen's gambit
source: IMDb, The Queen's Gambit

Suka sekali di bagian akhir ketika karakter Beth ini sudah lebih luwes dan nggak sekaku itu lagi. Sudah berdamai dan mengalami penerimaan juga. Terus yang terasa kurang di film ini tuh ternayata karakter Benny Watts nggak sewaw itu, ini gara-gara muncul mulu kan si Thomas Sangster. Saya kira karakternya itu dewasa dan rapi itu, ternyata enggaaak hihi. 

Kutipan favorit saya di series ini yaitu:

Oh dear. Did you bite off more than you can chew?

Loki

loki series variant
source: ign(dot)com

Ini juga ditonton gara-gara rekomendasi untuk konsep multiverse dan dimention mulu sejak adanya No Way HomeSebenernya awalnya tak sebegitu tertarik karena bukan tokoh favorit banget gitu ke Loki. Pas diikutin lah ternyata seru juga tapi bikin overthinking, jangan-jangan versi diri sendiri ada banyak juga ya? Terus apakah nasibnya di sana lebih baik? Terus di akhiri ikut panik pas endingnya alias ngerasa chaos gitu deh konsep waktu ini. 

Ceritanya ini si karakter Loki berteleportasi ke bukan waktu present day atau pada saat itu. Nah ternyata dia itu bukan si aslinya alias variant lain, makanya ditangkap sama TVA karena kejadian itu harusnya nggak ada dan bisa bikin timeline waktu berantakan. Cerita berlanjut sekaligus dibawa menyelidiki sebenernya siapa itu TVA dan mengapa mengerjakan hal-hal ini.

nexus event TVA loki series
source: hitc(dot)com

Karakter Loki di sini karena banyak "versi"nya juga lucu-lucu dan fun untuk diikuti. Sekilas untuk melihat bagian TVA tuh kaya bertanya-tanya, ada ya real begitu? Maksudnya ketika diperlihatkan dalam bentuk fiksi kaya gini aja tuh rasanya susah aja dicerna haha. Liat alien, bentuk entitas kehidupan selain manusia, perusahaan fiksi itu udah biasa namun ketika diperlihatkan di dalam bagian TVA ini prosesnya lumayan.

Move to Heaven

Menonton akibat rekomendasi dan bikin banjir air mata, namun tidak langsung juga sih kala itu. Baru menonton pas ada artikel yang mengangkat mengenai kematian-kematian kesepian yang ada di Korea Selatan ini. Terus ternyata jasa membersihkan tempat yang ditinggalkan di KorSel ternyata ada juga.

move to heaven series
sumber: inikpop(dot)com

Mungkin karena terlebih dahulu membaca artikel, nontonnya jadi tambah nyes. Selain itu karakter yang ada juga dibuat berbeda yaitu hubungan antar paman dan keponakan, bukan sedarah juga. Paling bikin menguras air mata itu yang episode sepatu hadiah ulang tahun, saya lupa judul tepatnya namun itu yang paling terlintas. Sekilas ini film jadi kaya detektif-detektifan karena tiap episode selalu memecahkan teka-teki dan menyampaikan pesan ke keluarga atau orang terdekat. Tapi masih enjoyable kok tentunya dan ikut merasa lega karena urusan sang mendiang terselesaikan atau tersampaikan hihi.

Squid Game

squid game netflix
source: gqmagazine(dot)fr

Ini juga ditonton karena banyak yang ngomongin dan langsung maraton karena seseru itu bikin penasaran permainan-permainannya. Ikut merasa ngeri pas jatuh dari ketinggian, mirip seperti ikut ngeri saat nonton film The Platform. Nggak nyangka juga ada satu episode yang menguras air mata yaitu episode Kelereng/Gganbu.

Episodenya cuma 9 dan tayang langsung lengkap, jadi ya nggak perlu nunggu lama dan cocok buat yang suka episode pendek seperti saya. Dalam 9 episode nyampur segala ngeri, kesel, sedih, haru, sambil ngebayangin kalau jadi salah satu peserta, di permainan mana akan tereliminasi haha. Kayanya sebagai pemenang ini juga hidupnya berasa nggak tenang atau dihantui terus meskipun jumlah uangnya fantastis. Berasa parno juga pastinya karena ada pihak yang memantau meskipun nggak mengganggu juga.

Melancholia

drama korea melancholia
sumber: medianesia(dot)id

Nonton ini alasannya cuma dua yaitu Matematika dan Lee Do-hyun. Saya suka dengan tema-tema Matematika walaupun kemampuan otak ini nggak berjodoh banget sama Matematika, makanya selalu takjub akan itu. Yang kedua memang kebetulan aktor korea favorit yang meranin.

Alurnya ini lambat namun bikin gemes dan penasaran, terus pleasing banget di mata gitu selama menonton. Jadi walaupun lagi konflik-konfliknya, tetap teduh liat tempat-tempat cantik. Lagu pengiring juga turut serta memberikan kesan adem dan tenang, cakep banget lah padahal ceritanya sering pas lagi nyebelin karakternya haha.

My Name

my name han so hee
source: detik(dot)com

Nonton ini karena penasaran pengin lihat Han So Hee dalam format drakor yang berbeda. Secara personal masih terlalu lembut namun sudah bagus karena keluar dari peran serupa biasanya. Suka karena terlihat lebih tegas dan karakternya lebih bold.

Dari sisi ceritanya juga ya lumayan untuk mengangkat sisi humanis dari karakter-karakter mafia gitu. Cuman agak wondering kenapa untuk seukuran mafia yang sudah beroperasi lama tak memiliki back up plan. Tapi memang sepertinya sudah waktunya juga karena pengamatan oleh polisi juga sudah lama.

Masih ada drakor yang masih wishlist yang ingin saya tonton yaitu Hometown Cha-Cha-Cha, Hospital Playlist, dan My Mister. Kalau series masih penasaran banget ke The Umberella Academy, Anne With An E, dan Wanda Vision. Mungkin nanti kalau sudah agak legaan atau sebagai self-reward hahaha.

Well ya, adakah series atau drakor di atas yang teman-teman ikuti atau suka juga? Feel free untuk share di komentar yaaaaak! :D

1 komentar

  1. Dari judul-judul di atas, yang udah ditonton cuman Squid Game sama Move to Heaven. Di sepanjang 2021, sepertinya series yang berkesan ada tiga buatku. Dua drama Korea (Hometown Cha-Cha-Cha & Idol: The Coup) sama satunya drama China (Crush).

    BalasHapus

Halo, terima kasih sudah berkunjung!^^ Mohon klik 'Notify Me/Beri Tahu Saya' utk mengetahui balasan komentar via email.