5 Makanan Mengandung Kolesterol Jahat yang Harus Dihindari

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Kolesterol jahat adalah istilah untuk low-density lipoprotein atau LDL. Hal ini dikarenakan, kolesterol ini mempunyai efek jelek untuk kesehatan, terlebih bila terlalu berlebih pada tubuh. Kolesterol jahat atau lebih sering disebut dengan LDL bekerja membawa kolesterol ke arah beberapa sel badan yang membutuhkan melalui struktur peredaran darah. Namun jika jumlahnya terlalu banyak, konsumsi kolesterol dapat mengakibatkan timbunan pada dinding pembuluh darah, hingga saluran darah terganggu. Penyempitan di pembuluh darah arteri, akan menaikkan kemungkinan berlangsungnya penyakit stroke dan jantung. 

kolesterol jahat
pict: RitaE, pixabay

Makanan yang Memiliki Kandungan Tinggi Kolesterol Jahat 

Untuk melindungi tingkat kolesterol pada tubuh pada batas normal, perlu diperhatikan asupan makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh dan minyak. Hindari pula tipe makanan yang memiliki kandungan banyak lemak trans, yang kebanyakan ada di minyak sayur terhidrogenasi dan camilan. Di samping itu, beberapa tipe makanan, seperti daging berlemak, produk buatan susu, dan makanan cepat suguhan, pula semestinya terbatasi. 

Tentunya, kita semua menginginkan badan yang sehat termasuk terhindar dari risiko kolesterol jahat. Namun tentu saja, kesehatan tersebut perlu diusahakan. Di bawah berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung kolesterol jahat yang perlu dihindari, termasuk bisa saja salah satunya adalah makanan favorit yang harus mulai dikurangi. 

1. Hati 

Hati kaya zat besi yang bermanfaat buat badan. Namun sayangnya, hati adalah salah satunya makanan yang tinggi kandungan kolesterolnya. Dalam 100gr hati sapi misalnya, terdapat nyaris 400 mg kolesterol. Jumlah itu termasuk tinggi lantaran badan orang dewasa hanya memerlukan kolesterol kurang 300mg per harinya. Hal ini bisa berakibat buruk apabila jika tidak disertai dengan menjaga kesehatan tubuh atau kebiasaan hidup yang kurang baik.

2. Lobster 

kolesterol pada makanan
pict: PhucTse, pixabay


Salah satu makanan laut yang tinggi kandungan kolesterolnya hingga harus dibatasi konsumsinya adalah lobster. Dalam 85gr lobster, sekurang-kurangnya ada 125mg kolesterol. Angka tersebut dapat bertambah jika diolah dengan bahan tertentu. Disarankan jika mengonsumsi lobster, selain mengurangi porsinya juga dapat diolah dengan bahan lain yang tak menambah angka kolesterol tersebut.

3. Burger 

Aktivitas kerap membuat Anda mencari makanan yang cepat saji karena terlihat praktis, misalnya burger. Jika melihat kandungan gizinya apalagi jika ditambah dengan keju, makanan siap saji ini memiliki kandungan kurang lebih 85mg kolesterol dan 10-20gr lemak jenuh. Jumlah itu belum ditambah lagi dengan teman camilan lainnya seperti kentang goreng, milkshake atau es cream. Jelas menu instan ini bukanlah ide bagus untuk kebutuhan tubuh kita.

4. Steak Iga 

Walau sudah dibuang lemaknya dan diolah dengan minyak zaitun, kolesterol dalam daging iga tetap tinggi. Hanya cukup konsumsi daging iga sapi kurang lebih 115gr, jatah kolesterol yang bisa disantap dalam satu hari sudah terlampaui. Kurang lebih 50% batasan harian badan akan lemak jenuh juga disuplai dari daging iga itu. 

5. Cemilan 

jenis makanan berkolesterol tinggi
pict: JapoDelMal, pixabay


Waktu santai di depan TV sambil mengkonsumsi cemilan memang terasa menyenangkan, namun pastikan bukan cemilan yang mengandung lemak trans. Lemak tipe ini akan membuat cemilan yang datang dari makanan sehat juga akan berganti jadi makanan yang tinggi kolesterol. Misalnya, kue kering, kentang goreng, onion ring, keripik kulit ayam, dan kerupuk. Normalnya makanan itu diolah dengan minyak yang terhidrogenasi alias mengandung lemak trans. Camilan ini meskipun jumlahnya lebih kecil dari makanan berat, ada baiknya mulai sekarang segera menghitung jumlah atau persentase kolesterol yang terdapat pada makanan yang Anda konsumsi. 

Kesimpulan 

Hindarilah makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti di atas, ditambah perubahan gaya hidup  ke arah yang lebih sehat harus dilaksanakan. Yang pertama kalinya harus dilaksanakan adalah mengontrol berat badan ideal dengan program diet. Selanjutnya, dapat lakukan olahraga rutin dengan teratur dimulai dengan olahraga ringan jika pemula. Lalu berhentilah kebiasaan merokok dan menghindari meminum minuman mengandung alkohol yang terlalu berlebih, agar persentase kolesterol jahat pada tubuh dapat dikontrol. 

Usahakan untuk konstan dalam menjalankan perubahan gaya hidup di atas. Hal ini harus menjadi perhatian lantaran usaha untuk menurunkan kadar kolesterol jahat memerlukan waktu dan kedisiplinan.  Jangan menunggu untuk gejala penyakit kolesterol datang dahulu pada tubuh dan mulailah terapkan mindset bahwa menjaga kesehatan bukanlah hal yang berat jika terbiasa. Jika kebingungan menghitung jumlah harian pada tubuh termasuk kebutuhan kolesterol, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter nutrisi. Salam sehat!
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

36 comments

  1. Gimana bisa tinggalin cemilan? Agak berat sih. Tapi mau gimana demi hidup sehat ya kak. Emang benar kata orang-orang; makanan enak kadang bisa jadi makanan jahat. Yuk, ubah pola makan.

    ReplyDelete
  2. Ahahah....nanya hal yang sama dengan Jasmi. Gimana bisa ninggalin cemilan? Seringkali baru bisa lancar mikir kalo sambil ngemil. Sepertinya bukan ngemilnya yang ditinggalin, tapi jenis cemilannya yang diganti :)

    ReplyDelete
  3. Makan ati sih bisa lah dikurangin, tapi kalau camilan nah ini, soalnya kalau weekend suka ada camilan yang menggoda iman hihi. Tapi jadi reminder sih buat antisipasi ya

    ReplyDelete
  4. Asal mula kolesterol jahat ternyata banyak ya. Terutama dari camilan yang digoreng. Duh keripik kulit ayam kan kriuknya enak banget. Ganti ke buah kali ya biar nggak kena serangan kolesterol jahat.

    ReplyDelete
  5. Aduh, hati, lobster apalagi camilan, itu kesukaan aku banget. Gimana caranya biar lepas dari makanan itu. Camilan itu sehari berapa kali coba. Mulut maunya ngunyah terus. Hahaa

    ReplyDelete
  6. Rata-rata aku menyukai makanan itu. Hati, lobster, burger, cemilan. Duh, kudu menahan diri dari makanan itu deh. Tapi kalau sesekali kan masih nggak papa ya. Hehehe...

    ReplyDelete
  7. Cemilan ini lho yang ga bisa jauh. Hiks..apalagi aku masih menyusui, masih butuh makan apa aja hihi..

    ReplyDelete
  8. Duh camilan enak - enak semua ini huhuhuh, kolesterolnya tinggi yah.

    ReplyDelete
  9. waduh rata-rata makanan yg di bahas ini sering aku makan...
    wah harus ganti camilan ni, makan edamame rebus enak kali ya buat tmn ntn tv

    ReplyDelete
  10. Tapi aku suka banget nih hati hehe. Asal gak tiap hari ya mba masih bisa dikontrol koresterol nya

    ReplyDelete
  11. Wah aktivitas saya gak bisa lepas dari camilan, biar tetap fokus buat menulis. Tapi ternyata gak baik ya buat tubuh kalau terlalu banyak...

    ReplyDelete
  12. wah ternyata lobster tinggi kolesterol jahatnya.. huhu. Padahal enak banget ituuuu. Tapi sebaiknya makan apapun memang ngga boleh berlebihan yaaa

    ReplyDelete
  13. Makanan kesukaan aku semua, masaaa, huhu. Tapi mengurangi itu bukan berarti ngga makan samsek kan ya. Tetep boleh makan tapi porsinya seimbangin sama sayur, buah, serta aktifitas fisik.

    ReplyDelete
  14. Aduh.. burger, camilan dan steak itu kesukaan aku semua. Wkwkw... tapi demi kesehatan tubuh harus menghindari makanan tersebut ya kak.
    Marilah dicoba perlahan menjauhi itu semua.
    Kira-kira gorengan bisa dijauhi nggak ya wkkwww

    ReplyDelete
  15. Nah saya ini yang suka junkfood harus hati hati banget deh makannya
    Kolesterol sempat tinggi pas periksa

    ReplyDelete
  16. Waduh padahal sejenis french fries ini cemilan kesukaan saya dan anak saya banget. Ternyata mengandung kolesterol jahat ya.

    ReplyDelete
  17. duhhh, beberapa makanan di situ suka aku konsumsi. Ternyata tinggi banget yang kadar kolesterolnya. Harus aku kurangi atau tahan dulu ya untuk tidak mengkonsumsinya.

    ReplyDelete
  18. Astagaaaa.... Padahal yang namanya cemilan alias kentang goreng dan jeroan itu sungguh mantab. Tapi koo malah bikin kolesterol ya, duh

    ReplyDelete
  19. Kalau cemilan emang rada sudah sih ya apalagi kalau cemilannya kek gorengan gitu. Makin makin dah itu membuat kolesterol di tubuh semakin meningkat.

    ReplyDelete
  20. aduh, aduhhh, aku kudu berjuang nih Kak
    supaya bisa lebih sehat di 2021 ini
    semangaattt

    ReplyDelete
  21. Tapi apesnya, sebagian besar makanan yang enak enak itu mengandung banyak kolesterol. Ya mau gimana lagi, tinggal kembali pada tiap pribadi dalam mengatur konsumsi makanan makanannya.

    Padahal dari kelima makanan di atas masih bisa bertambah lagi, semisal Rendang, Cumi-cumi. Belum lagi ditambah makanan makanan yang mengandung kuah minyak, macam gulai kambing, gulai daging. Itu makanan enak semua.

    Ya memang benar, dalam setiap harinya harus ada batasan dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol, selaij adanya batasan, perlu juga diperhatikan bahwa untuk mengimbangi semuanya perlu olahraga rutin dan minum air putih yang teratur.

    Demi kesehatan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  22. Burger dan cemilan kak, apalagi klau malam" ngerjain deadline pasti beli cemilan..
    Kadang ga mau nyemil, tapi tergoda, mulut pengen nya ngunyah terus,,, Hahahah

    #edisitidakterkontrol

    ReplyDelete
  23. Makanan enak2 ini isinya banyak kolesterol jahatnya ya... Tapi makanan yg kategori mahal sih aku jarang makannya meski suka *lirik dompet. Yg sulit tuh ngurangin cemilan. Mana suka gorengan pula...

    ReplyDelete
  24. padahal hati enaaaak

    makin berjaya ya kolesterolnya kalau makan hati goreng, terus masih dibumbuin minyak-minyak
    hahaha

    ReplyDelete
  25. makanan enak semua ya. yang bikin aku tergoda burger sama lobsternya. intinya sih saat masih sehat, makan dijaga agar enggak berlebih. jangan mentang-mentang enak, trus suka dimakan terus sampai akhirnya jadi sakit.

    ReplyDelete
  26. Ya ampun, aku pernah makan lobster yg bobotnya 1/2kg, ku masak santan kari pula, itu langsung hbs makan ga bs bangun, sakit tengkuk kepalaku kolesterol langsung spontan naik. Habis itu aku bener2 kapok

    ReplyDelete
  27. Aku masih makan hati, jeroan tapi paling sebulan sekali. Yang lain gak makan. Camilan paling makan kadang aja. Masih lumayan bisa ngontrol

    ReplyDelete
  28. Hiiks~
    Kok makanan aku semuaaa...gimana ini?
    Aku sering banget ngemil makanan di atas plus minumnya soda.
    Komplit banget yaa....

    Semoga bisa merubah kebiasaan ke makanan yang lebih sehat.

    ReplyDelete
  29. Kemarin baru aja makan ati ayam hiks. Bahaya berarti ya kebanyakan.
    Semua yang kamu tulis to mba, aku masih memakannya smeua. Semoga habis ini aku bisa mengontrol lagi nih.

    ReplyDelete
  30. Cemilan emang susah untuk ditahan, tapi perlahan tapi pasti akan coba untuk mengurangi konsumsi cemilan goreng-goreng dan ganti dengan yang lebih sehat

    ReplyDelete
  31. Semua makanan di atas kok enak2 semua ya. Tapi tinggi kolesterol ya. Tetap jaga pola makan sehat ya teman2.

    ReplyDelete
  32. Yang enak-enak kesukaanku nih yang mengandung kolesterol, eeaaa...
    harus makan pola seimbang kali ya biar semuanya nggak berlebihan.

    ReplyDelete
  33. Untuk menjalani pola hidup sehat emang nggak mudah ya karena salah satunya ya kita harus ninggalin makanan2 yang mengandung kolestrol yang notabene enak2 semua

    ReplyDelete
  34. Aduuh hampir semuanya makanan favorit saya neh Mbak, terutama daging iga dan kulit ayam. Untuk kulit ayam sudah bisa mengurangi dengan cara bayangin lemaknya sebelum makan, kalau iga nggak terlalu sering makan sih sebab harganya juga lumayan hehehe

    ReplyDelete
  35. tapi aku suka bgt hati ayam kak, hiks hiks

    bagus buat aku yg punya darah rendah si, tapi kolesterol jahat juga yaaa

    ReplyDelete
  36. Tapi hati ayam banyak mengandung zat besi. Kalau buat anak-anak sih bagus ya. Apalagi buat mpasi bayi. Lobster ternyata tinggi kolesterol ya, padahal mahal harganya

    ReplyDelete

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)