Tips Microblogging di Instagram

Halo, apa kabar?

Pernah melihat postingan di akun instagram berupa gambar menarik yang dipadukan dengan tulisan informatif? Jika kamu aktif di Instagram pastinya pernah lah ya, bahkan banyak banget yang didesain secara unik dan kreatif. Namanya microblog, sebuah format menulis blog yang dikemas secara singkat tanpa menghilangkan esensi tulisan. 

konten microblog instagram
credit: USA-Reiseblogger, pixabay

Microblogging saat ini sedang tren di kalangan pengguna Instagram. Pasalnya konten microblog dianggap lebih mudah dan efektif untuk menyampaikan pesan di era digital dibandingkan tulisan panjang di caption biasa atau sekadar postingan blog.

Jika kamu ingin mulai membuat konten microblog, ada baiknya perhatikan tips microblogging di Instagram berikut agar postingan kamu terlihat lebih menarik dan tentunya mendapatkan banyak pengunjung di profilmu.

Tips Microblogging di Instagram 

Meningkatnya pertumbuhan pengguna media sosial juga harus dibarengi dengan pemikiran kreatif. Jika hanya terpaku pada satu format atau platform saja, besar kemungkinan pengunjung akan beralih ke platform yang berbeda dan lebih menarik. 

Membuat microblog di Instagram sebenarnya tak terlalu sulit, kamu hanya memerlukan beberapa aplikasi dan dipadukan dengan kreativitas yang kamu miliki. Fungsi microblog juga bisa sebagai salah satu strategi pemasaran digital melalui isian konten untuk online shop atau bisnis kamu. Namun ada beberapa cara yang perlu diketahui agar microblog kamu terlihat keren. Berikut ulasannya. 

1. Buat Profil yang Jelas 

Sebelum menjelajahi tips membuat microblog di Instagram, ada baiknya kamu membuat profil menarik yang menjelaskan siapa diri kamu, apa yang kamu sukai, dan sertakan juga link aktif yang mengarah ke blog atau website jika akun tersebut adalah akun bisnis. 

Biodata profil sangat berpengaruh pada first impression pengunjung saat mengunjungi halaman Instagram. Dengan begitu pengunjung akan semakin tertarik untuk menelusuri postingan microblog kamu lebih jauh lagi. 

2. Cari Referensi Contoh Microblog 

strategi instagram marketing
credit: freestocks, pixabay

Bagi pemula yang baru terjun di dunia microblog tentu memerlukan referensi bagaimana cara membuat microblog yang keren di Instagram. Ada banyak contoh microblog di internet maupun di Instagram yang bisa kamu jadikan referensi ide.

Setelah mendapatkan referensi yang sesuai dengan keinginan, kamu bisa melakukan teknik ATM (Amati Tiru Modifikasi) yang saat ini menjadi sebuah teknik populer di kalangan designer. Ingat, sebaiknya cari dan gunakan ciri khas atau keunikanmu tersendiri ya.

3. Memilih Topik (Niche) yang Tepat 

Sukses atau tidaknya konten microblog sangat berkaitan dengan pemilihan topik. Jika topik yang kamu bahas memiliki daya tarik, tentu bisa menjadi peluang untuk mendapatkan banyak trafik atau bisa masuk dalam kolom pencarian di Instagram. Sebagai saran, pilihlah topik yang sedang viral atau ramai diperbincangkan sesuai topik, misalnya pengembangan diri, digital marketing, atau tips bisnis.

Biasanya pengguna Instagram atau media sosial lain selalu penasaran dengan sesuatu yang ‘viral’, sehingga konten microblog yang kamu hasilkan akan lebih mudah untuk dijangkau. 

Selain itu jika kamu adalah seorang blogger, kamu bisa juga memilih topik atau pembahasan yang berkaitan dengan blog kamu. Misalnya tentang tutorial, tips & trik, dan lain sebagainya. Tapi ambil kalimat yang penting saja, karena inti dari microblogging adalah menyampaikan poin penting dalam tulisan singkat. 

4. Gambar yang Menarik 

praketa kopi instagram
credit: instagram praketa.id 

Tips microblogging di Instagram selanjutnya adalah pemilihan gambar. Gunakan gambar yang relevan dengan topik pembahasan. Sadar atau tidak, gambar bisa menjadi pemancing pengguna Instagram untuk mengikuti postingan yang kamu buat. 

Karena microblog adalah pembuatan konten dalam format tulisan singkat, kamu perlu menggunakan 3 atau 5 gambar agar pesannya tersampaikan dengan baik. Ingat juga untuk tetap KISS atau keep it short and simpleUntungnya Instagram memiliki fitur carousel yang dapat memuat banyak gambar dalam satu postingan. 

Untuk referensi atau latar dalam memilih gambar, kamu bisa mencarinya di situs stok gambar gratis seperti Unsplash dan Pixabay. Namun kalau kamu menginginkan gambar yang terlihat original dan memiliki ciri khas sendiri, kamu bisa mengeditnya sendiri dengan aplikasi editing agar tak mainstream.

5. Caption yang Unik 

Caption juga menjadi elemen penting dalam membuat konten microblogging di Instagram. Meskipun fokus utama dari microblogging adalah visual gambar dan tulisan singkat, namun caption memiliki peran tersendiri untuk menyampaikan pesan tambahan dan menarik pengunjung untuk bisa berinteraksi.

Untuk menghasilkan sebuah caption yang unik dan menarik diperlukan kemampuan mengolah kata dengan baik tanpa bertele-tele. Bagi seorang penulis atau blogger, hal ini mungkin tak jadi masalah. Namun bagi microblogger pemula, harus sering-sering membaca dan mencari referensi dari banyak artikel. 

6. Perhatikan Jenis Font 

Font tulisan juga menjadi bagian dari tips membuat microblog di Instagram. Pilihlah font yang simple namun tetap elegan. Kamu bisa memilih font jenis sans yang sangat cocok digunakan untuk konten microblog atau  font montserrat yang digunakan pada teks logo kemerdekaan RI ke-75. 

Dalam membuat tulisan pada satu postingan microblog wajib menggunakan jenis font yang sama. Jangan menggunakan jenis font berbeda karena justru terlihat tak enak di mata.

Selain itu jangan lupa warna pada inti konten dibuat berbeda agar pengunjung bisa fokus pada poin tersebut. Ingat, poin pentingnya saja ya. Jangan karena semua isi konten kamu anggap penting, postingan kamu jadi bertabrakan warnanya. 

7. Memilih Hashtag yang Relevan 

Gunakan hashtag yang relevan dengan topik yang sedang kamu bahas. Hashtag atau tagar akan membawa pengguna menuju satu konten yang mereka inginkan. Tak perlu menggunakan hashtag yang berlebihan, 5 atau 10 hashtag sudah cukup untuk meningkatkan engagement

Penggunaan hashtag yang terlalu ramai malah akan membuat caption jadi terlihat tidak menarik dan memberikan kesan spam apalagi jika hashtag tak sesuai dengan pembahasan utama. Bisa-bisa pesan yang ada pada konten microblog kamu tak sampai ke pengunjung. 

Kalau bingung memilih hashtag yang tepat, kamu bisa mencari referensi di kolom pencarian Instagram atau profil yang biasa membuat konten microblogging

8. Tingkatkan Insight dengan Promosi 

strategi microblog di instagram
credit: pikisuperstar, freepik

Promosi tak selamanya berbayar, ada juga promosi gratis yang bisa meningkatkan insight postingan microblog kamu. Pernah melihat top comment di postingan artis? Itu salah satu contoh dari promosi gratis, namun disarankan dijeda frekuensinya agar tak terkesan spam. Berikan komentar menarik atau lucu yang mengundang orang untuk berinteraksi. 

Jika komentar kamu menjadi top comment, besar kemungkinan profil kamu akan dikunjungi oleh banyak orang. Dan pastinya mereka juga akan melihat-lihat postingan kamu. Jika konsep microblog buatanmu memiliki daya tarik, sudah pasti followers kamu akan bertambah. 

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memberikan komentar. Karena kamu adalah ‘tamu’ di rumah orang, jangan sekali-sekali melakukan spam atau menulis komentar yang tak relevan atau bahkan menyinggung. Jadi, tetap menjaga etika ya.

Promosi lain juga bisa saling support dengan kreator lain, misalnya sesederhana saling bertukar membuat instastory dari microblog yang dibuat. Rajin saling memberikan interaksi pada sesama kreator juga bisa meningkatkan engagement dan kesempatan berkolaborasi.

9. Rutin Update Postingan 

Consistency is the key, yaps kunci utama untuk menggapai kesuksesan adalah konsisten. Meskipun postingan kamu belum memiliki insight yang bagus, jangan pernah menyerah untuk membuat postingan baru karena perlahan akan semakin meningkatkan skill dan ide baru. Tidak harus memaksakan diri, satu postingan per 3 hari sekali sudah cukup untuk membuat konten microblog kamu terlihat aktif. 

10. Manfaatkan Instastory 

Setelah mempraktekkan semua tips microblogging di Instagram di atas, selanjutnya kamu harus meng-update Instastory kamu dengan konten microblog yang baru kamu buat. Pasalnya, pengguna Instagram suka melihat Instastory secara estafet. Instastory bisa menjadi alternatif bagi followers yang mungkin tidak melihat postingan microblog kamu.

Pun sekarang dengan updatenya Instagram yang baru, sudah semakin banyak fitur di Instastory yang bisa dibuat secara kreatif, tak kalah dari konten microblog.

Kesimpulan 

Kehadiran sosial media membawa kemudahan bagi masyarakat untuk mencari hiburan, promosi bisnis, hingga mengenalkan karya secara digital. Dengan membuat konten menggunakan format microblogging, besar kemungkinan konten Instagram kamu mendapatkan banyak trafik. 

Apalagi dengan pertumbuhan pengguna Instagram yang semakin meningkat, pasti akan lebih efektif daripada membuat konten tulisan biasa. Jika kamu tertarik membuat konten microblog, semoga ulasan tips microblogging di Instagram pada artikel ini bisa bermanfaat ya. Jika kamu mempunyai rekomendasi akun instagram dengan konten microblog yang apik, jangan sungkan untuk share di kolom komentar ya :)
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

35 comments

  1. Microblog ini memang sedang dibahas di beberapa komunitas blogger. Saya cuma bisa mengikutinya aja. Tetap merasa kurang luas karena space di caption masih memungkinkan bagi saya. Tapi tiap orang emang beda kesukaan sih ya. Ga ad salahnya mencoba

    ReplyDelete
  2. Saya pernah melihat ada beberapa teman di IG telah membuat microblogging...tertarik juga sih untuk menerapkan di feed IG saya

    ReplyDelete
  3. Ide yang sangat bagus kak terima kasih sudah sharing.. Akan saya coba ^_^

    ReplyDelete
  4. Saya mengikuti beberapa instagramer yg sering share microblog, meskipun tanpa banyak foto-foto, ilmunya dapat banget dengan tampilan yg minimalis

    ReplyDelete
  5. sedang beralih juga untuk lebih fokus ngerjain Instagram, sayang banget soalnya kalau ngga diolah dengan baik

    ReplyDelete
  6. iya nih mikroblogging harus mulai digarap juga, jadi makin mantul branding blog kita juga yaaa, effort sih memang harus fokus sama content plan rutin

    ReplyDelete
  7. Waah.. terima kasih tipsnya. Saya baca dengan teliti karena mau praktik juga.
    Saya ada keinginan bikin microblog di IG tapi masih bingung mulainya gimana. Untung ada tips ini.

    ReplyDelete
  8. Pengen juga bikin microblogging gini, makasih tipsnya kak coba aku praktekin

    ReplyDelete
  9. Instatory nih yang belum benar benar kugarap banget. Tapi senang sih mampir ke beberapa akun yang style-nya microblogging gini. Termasuk beberapa influencer juga sepertinya sudah memulainya.

    ReplyDelete
  10. Untuk bagian font ini daku belum kudengar, jadinya belum dipraktekkan saat publish konten di instagram

    ReplyDelete
  11. Makasih banyak tipsnya, Kak. Aku lagi berusaha mengoptimalkan akun IG-ku. CUma kadang masih males apdet nih. Belum dapat template yang sesuai di hati :(

    ReplyDelete
  12. Tips microbloggingnya bikin penasarannya Kak. Saya langsung coba-coba untuk tipsnya. Instagram terus berinovasi ya dan makin menarik.

    ReplyDelete
  13. Cukup menarik untuk memahami microblogging ini. Saya sebenarnya tidak terlalu hiraukan dengan postingan di Instagram. Namun, lewat artikel ini saya tergugah untuk mempelajari cara dan bagaimana microblogging bekerja. Secara, Instagram sudah menjadi pekerjaan setiap hari untuk selalu posting dan posting.

    ReplyDelete
  14. Saya juga sering menemukan akun-akun yang menerapkan metode ini, terutama akun-akun tips&trick. Tapi kalau pribadi, sejauh ini masih senang nulis di blog (kalau memang panjang)

    ReplyDelete
  15. jaman aku masih kerja di ahenis digital, trerbiasa buat bikin konten yang semi ngeblog, itu dari tahun 2014 sampai 2018, eh ternyata sekarang sebutannya micro blohg

    ReplyDelete
  16. Belum kepikiran buat microblogging di Instagram, kalau link di caption bisa hidup baru enak bisa langsung naut ke blog yak

    ReplyDelete
  17. Menarik banget artikelnya. Aku pernah kepikiran buat bikin semacam microblog di instagram. Tapi kendala paling susah adalah nomor 9 sih. Pas lagi bntu/malas, jadi ga update2 dan terbengkalai. Memang sebaiknya juga ini ga dikelola sama satu admin, biar akunnya jadi lebih produktif.

    ReplyDelete
  18. Di kolom exploreku juga banyak inspirsi buat microblogging, yang aku suka tuh selain temanya yg dibahas sama typography yang bagus, jadi nggak bosan untuk baca infonya

    ReplyDelete
  19. Aku lagi belajar bikin ini mbak, tapi belum satupun follower nyantol wkwkwk... Kayaknya harus lebih menarik lagi. Makasih ya tipsnya. Eh tapi.. saya gak pernah bikin story juga (kok kayak gak niat ya hahhaa)

    ReplyDelete
  20. Saya jujur baru tahu soal microblog ini, Mbak Marfa. Dan ini tulisannya keren sekali, Mbak. Karena saat ini, Instagram memang media promo bagi kita juga, istilah branding diri sendiri. Jadi tampilan IG harus menarik juga. Harus segera saya pelajari nih, Mbak.

    Terima kasih tipsnya, Mbak Marfa.

    ReplyDelete
  21. Saya pernah nyoba sekali bikin microblogging.. Susah juga ya ternyata, perlu pemikiran yang pas dan bikin konsep yang menarik untuk kontennya

    ReplyDelete
  22. pas banget ketemu artikel ini. Makasi mba sharing-nya sangat bermanfaat. Aku jd semangat Kepengen Instagramku bagus dan banyak followers.. hehe

    ReplyDelete
  23. Saya termasuk yang tertarik dengan microblogging. Tapi karena pengetahuan yang minim, saya belum mempraktekkannya. Sekarang dapat insight di sini, jadi semangat ingin mencoba buat microbloggung juga.

    ReplyDelete
  24. Duh, masih PR banget nih buatku. Punya beberapa akun tapi masih mencari-cari tampilan yang paling oke. Plus konsisten posting itu loh yang susyeh juga....

    ReplyDelete
  25. jika mau dapat penghasilan dari blog memang harus konsisten menulis dan bisa nulis dengan riset dahulu apa yg ingin di tulis

    ReplyDelete
  26. PR di aku adalah konsisten posting. Ada kalanya rajin banget. Ntar tiba-tiba malas posting apapun. Gimana ya cara biar konsisten?

    ReplyDelete
  27. Aku sudah coba buat
    Sederhana banget
    Warna juga cuma dua, hitam putih
    Kalau mba mau lihat plus ngasih kritik saran monggo ke @amma.microblog

    ReplyDelete
  28. Wah terimakasih Mbak sharingnya. Terutama soal jenis font itu, aku sering kebingungan milih jenis font. Kalau sudah sukses microblogging di instagram, kemungkinan insight instagram kita juga akan naik ya.

    ReplyDelete
  29. Belum coba dipraktekkan mbak, Aku seringnya save postingan dari yg lainnya trkait microblog ini. Lebih simple dan poin pokoknya jadi tersampaikan gitu
    Next mau coba bikin deh
    Makasih sharingnya ya mbak

    ReplyDelete
  30. beberapa bagian sudah ku terapkan, sepertinya ingin mencoba menerapkan semuanya, siapa tahu bisa jadi sukses diriku mengembangkan mikroblogging di IG kan yakak..

    ReplyDelete
  31. akhir taun lah mau ngerapiin feed IG lagi hehe.. skrg lagi malas buka IG :D :D

    ReplyDelete
  32. Ternyata meski micro-blogging, tetap bisa menggunakan foto yang relate sama temanya yaa...
    Aku pikir hanya tulisan dan animasi.
    Aku belum pernah bikin micro-blogging.
    Effortnya lebih besar niih...

    ReplyDelete
  33. Wah, saya jadi ingat kalau belum jdi bikin microblogging di IG. Padahal sudah ada akun yang siap untuk dipakai dengan tema yang sudah saya pilih.

    ReplyDelete
  34. Wajib dipelajari lebih lanjut nih soal microblogging. Saya tertarik mempraktikkannya. Makasih sudah sharing, Mbak :)

    ReplyDelete
  35. Aku baru tau tentang microblogging, iya sih ya lebih simple ya tapi tetap informatif.
    Jadi kayak infographis gitu ya modelnya, tapi di post di flatform instagram, atau bisa di flatform lain ?

    ReplyDelete

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below :) (p.s: a comment with active url will be deleted)