Jenis Aset Digital Marketing untuk Personal Branding

Daftar Isi Postingan [Tampilkan]
Perkembangan platform yang berada di internet semakin memudahkan dan menyediakan ruang untuk dapat berkarya bahkan menghasilkan penghasilan. Ada yang memang berangkat dari personal branding yang khusus seperti membahas seputar karir, hobi atau cerita perjalanan, dan ada juga yang memang menjadikan internet sebagai ladang sumber penghasilan utama. 

Di dunia blogging yang pada 2020 ini kembali naik seiring dengan perubahan pola aktivitas karena pandemi, sedang muncul istilah tren "ternak blog" yaitu dengan membuat blog dalam jumlah yang banyak untuk kemudian dapat dioptimasi. Hal ini didukung dengan tersedianya tempat jual beli domain murah untuk membangun banyak blog. Tujuannya juga beragam, ada yang memang ingin membagi blog berdasarkan niche, sebagai back up dari blog utama, atau diperjualkan kembali.

aset digital marketing
pict by: StockSnap, pixabay

Jumlah content creator di media sosial atau platform juga meningkat seiring mudahnya akses untuk mempelajari keahlian dalam bidang tersebut. Jika hobi atau kegiatan tersebut dilakukan secara konsisten, maka manfaat yang diperoleh juga akan sebanding dengan usaha yang dilakukan bahkan lebih dari itu. Namun yang pasti, jejak digital berupa karya di internet akan sangat berguna sebagai personal branding yang dapat diajukan saat melamar pekerjaan, berkolaborasi dengan brand, atau bahkan menjadi individu yang ahli dalam bidang tersebut.

Lalu, kanal mana saja yang dapat digunakan? Bagi pemilik bisnis, usaha, maupun jasa biasanya menggunakan digital marketing tools untuk membantu promosi produk yang dimilikinya. Tools ini sangat dekat dengan keseharian kita yang tentunya dapat dimanfaatkan secara maksimal. Jika memiliki hobi di waktu luang dengan mengerjakan hal-hal kreatif atau karya, tak ada salahnya dikumpulkan menjadi aset digital marketing. 

Berikut contoh aset digital marketing yang dapat dimanfaatkan sebagai penunjang personal branding:

1. Tulisan di Platform/Media Sosial/UGC

Content writer dan copy writer memiliki minat yang tinggi baik dalam dunia freelancer atau profesi full-time. Karena jumlahnya yang banyak ini, tentu saja persaingan juga tinggi dalam masing-masing menawarkan keunikannya. Meskipun demikian, style tulisan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan apakah misalnya untuk blog sebuah website, untuk penjelasan produk, atau tergabung dengan konten di media sosial. 

Ada juga jenis tulisan lain yang sifatnya lebih personal atau opini dalam bentuk review, gagasan atau ide, maupun tulisan dengan gaya feature. Untuk mengasah skill menulis ini dapat menggunakan kanal di internet seperti UGC, media sosial, atau forum diskusi. Namun yang pasti, perlu ditambah dengan promosi dengan menyebarkan tautan tulisan tersebut agar jangkauannya lebih luas.

Beberapa contoh platform yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan menulis:
  • Medium
  • LinkedIn
  • Quora
  • Clippings.me
  • dll

2. Karya Grafis di Platform Portfolio

portfolio desain grafis
pict by: fancycrave1, Pixabay

Aset digital marketing selanjutnya adalah portfolio yang menampilkan karya-karya grafis terlebih lagi yang memperjualkan jasa. Jika melihat dari kacamata calon pembeli, hal pertama yang dilakukan adalah melihat dahulu hasil dari karya sebelumnya sebagai pembanding dan juga pertimbangan. Menggunakan platform kreatif dapat digunakan sebagai portfolio yang mudah diakses baik bagi pembuatnya dan juga calon klien.

Contoh platform yang bisa digunakan untuk memajang hasil-hasil karya grafis:
  • Behance
  • Dribble
  • Crevado
  • Deviantart
  • Kreavi

3. Akun Media Sosial

Media sosial lebih kompleks dalam penggunaanya karena memang terdapat interaksi yang langsung dan secara berkala. Medsos juga dinilai lebih praktis karena sifatnya reachable, sehingga dapat menjadi rujukan langsung bagi pengguna lainnya untuk menghubungi. Juga pastinya akun media sosial dapat digunakan juga sebagai promosi secara soft-selling, sebagai tempat portfolio karya itu sendiri, atau media untuk dapat bertemu dengan creator lainnya. Tak heran jika akun media sosial ini cocok untuk dijadikan aset digital marketing dan membuka peluang baru dari sana.

Contoh media sosial yang biasa kita gunakan sehari-hari: 
  • Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube

4. Podcast

podcast digital marketing
pict by: PIX1861, Pixabay

Podcast atau siniar sedang santer bermunculan sejak 2019 lalu dan menjadi minat tersendiri terutama di kalangan muda. Hal ini dikarenakan podcast hanya perlu dinikmati melalui audio sehingga dinilai effortless. Sifatnya yang seperti mendengarkan radio ini dapat didengarkan saat mengerjakan hal lain misalnya membersihkan ruangan, menyetrika, atau melakukan hal yang otomatis dan tak perlu membutuhkan fokus yang lebih.

Podcast ini dapat membahas beragam tema seperti pendidikan, karir, relationship, hobi, lifestyle, teknologi, sains, sosial, hingga ekonomi. Podcast dapat mengefisiensi waktu dalam bahasan jika hanya dalam bentuk tulisan dan dapat menjadi alternatif untuk membuat beragam jenis konten. Selain itu, podcast saat ini juga dapat dimonetisasi sehingga bisa mendapatkan uang dari sana, tentu saja ini menguntungkan selain juga dapat digunakan sebagai personal branding. Contoh kanal yang menyediakan untuk produksi podcast adalah:

  • Google Podcast
  • Anchor
  • Spotify

5. Blog/Website

Memiliki blog atau website dinilai lebih komprehensif karena dapat meletakkan semua link karya kita di internet secara lengkap. Blog atau website pribadi juga memudahkan pengunjung dalam mengetahui siapa kita dan apa saja yang bisa kita kuasai. Bagi yang terbiasa menulis, mengelola blog dapat menjadi sarana untuk menambah portfolio selain karya lain yang tersebar di internet sembari promosi karya dalam bentuk lain misalnya apa yang dibahas dalam podcast, tutotial membuat microblog di Instagram, sampai jasa grafis.

blog sebagai aset digital
pict by: StockSnap, pixabay

Tentu saja untuk mencapai tujuan tersebut, blog personal haruslah dibangun secara profesional agar dinilai lebih terpercaya dan menambah durasi waktu kunjungan. Untuk itu, ada beberapa elemen yang perlu diperhatikan yang sebaiknya terdapat dalam halaman blog/website, yaitu:

  • Domain

Agar terlihat profesional dan terpercaya, gunakanlah domain berbayar untuk blog personal. Dengan domain custom berbayar, kita dapat menggunakan alamat domain yang unik dan juga lebih mudah terindeks dalam mesin pencari. Selain itu, harga domain per tahun juga relatif murah bahkan DomaiNesia menyedikan harga domain termurah di Indonesia. Pastikan memilih alamat domain yang mudah diingat dan menggunakan ekstensi Top Level Domain seperti misalnya .com, .net, atau .id.

  • Email Subscription

Salah satu manfaat yang bisa dimaksimalkan adalah penggunaan email berlangganan atau email subscription. Fungsinya agar memudahkan pengunjung untuk mendapatkan notifikasi ke alamat email mereka ketika terdapat postingan baru. Strategi marketing seperti ini dapat meningkatkan awareness terhadap jasa atau produk yang juga kita punyai.

  • Kolom Search

Seringkali karena banyaknya postingan, pengunjung ingin mencari tulisan dengan kata kunci tertentu. Hal sepele ini seringkali terlewatkan pada sebuah blog atau website, maka pastikan sudah tersedia kolom pencarian untuk memudahkan pengujung.

  • Terdapat About Me & Contact

Seringkali kesempatan seperti kolaborasi atau tawaran kerja sama muncul setelah mengunjungi sebuah blog/website. Maka dari itu perlu menyediakan halaman khusus About Me dan Contact untuk memudahkan pengunjung mengetahui siapa dan apa yang sedang kita lakukan dalam membangun personal branding ini. Memungkinkan juga untuk menghubungi kita setelahnya, atau bagi yang baru pertama kali berkunjung setidaknya bisa menjadi wadah untuk kontak penghubung kita di media sosial yang dilampirkan.

  • Halaman Responsif & Navigasi Mudah

Jangan lupa setelah mempertimbangkan domain pada blog, gunakan juga template atau tampilan blog yang responsif dan mudah dalam mencari navigasi menu atau link. Usahakan membuat widget mudah diakses, warna tidak bertabrakan, dan loading blog tak memakan waktu yang lama. Memiliki halaman blog/website yang responsif akan memberikan kesan yang nyaman untuk pengunjung dapat berlama-lama di blog.

  • Tampilan Personal Namun Tetap Profesional

Pertimbangan tampilan blog atau website yang unik dan disesuaikan dengan pendekatan personal sesuai style memang boleh saja, namun jangan lupa juga gunakan kacamata pengunjung apakah blog/website tersebut terdapat hal yang perlu diperbaiki.

  • Konten Yang Berkualitas

Tampilan blog/website yang menarik akan lengkap jika memiliki konten yang berkualitas. Usahakan memiliki plan postingan atau tulisan apa saja setiap bulan atau minggunya. Gunakan label/kategori jika topik tulisan berbeda-beda sehingga memudahkan pembaca. Hindari juga konten yang terdeteksi plagiarisme atau terkena spam untuk kesehatan blog. Selain itu jika didukung dengan konten tulisan yang menarik, memungkinkan juga bagi pengunjung dengan senang hati membagikannya di media sosial mereka.

  • Keamanan Blog/Website

Keamanan blog/website juga menjadi alasan mengapa pembaca mengunjungi sebuah halaman artikel berkali-kali. Perhatikan juga keamanan seperti memasang SSL dan didaftarkan DMCA untuk menghindari pencurian artikel original. Pastikan bijak juga dalam penayangan iklan apabila blog/website terpasang AdSense agar selain aman juga nyaman.

Itulah daftar aset digital marketing yang umum dijumpai dan mudah ditemukan tutorialnya untuk optimalisasi. Sebagai aset, tentunya manfaatnya akan berjalan dalam jangka waktu yang panjang terutama dalam membangun personal branding di internet. Tentunya dalam membangun aset digital marketing tersebut, kita harus siap meluangkan waktu dan tenaga lebih dan konsisten dalam proses pengembangannya. Semoga artikel ini bermanfaat ya!
***
Show Comments/Tampilkan Komentar
Hide Comments/Sembunyikan Komentar

1 comment

  1. Aku sampe sekarang yang belum terwujud tuh beli domain :( Bingung mau beli apa engga, bakal pengaruh apa ke visitors nantinya karena banyak baca katanya suka bikin stats jadi turun juga huhu

    ReplyDelete

Hi! Lemme know you read this story by drop your perspective through a comment below (p.s: Mohon klik "NOTIFY ME" untuk mengetahui balasan komentar melalui email)