September: Baca, Tonton & Dengar


Hai apa kabar? Semoga selalu bahagia ya!

Jadi, sebenernya tema ini bukan bulanan sih. Terakhir aja Juni, itupun hanya tema musik dengan postingan Konstelasi Nada dan Irama. Tentunya butuh waktu untuk membaca, menonton, dan mendengarkan bukan? Nah semua itu jadilah dirangkum sebagai rekomendasi bulanan, udah anggep aja gitu mah ya. Kali ini semua kategori di atas termasuk lawas, kecuali film. Yuk langsung aja.

BUKU: To Kill A Mockingbird – Harper Lee

Ini buku udah lamaaa banget dan saya justru baca di semester lima kuliah sastra Inggris. Ironi nggak sih? Nggak dong, baca mah nggak pernah terlambat. Saya bahkan udah beli bukunya sebelum semester satu, kemudian ditimbun. Kemudian suatu ketika saya menang giveaway dan ada voucher buku senilai 100rb yang saya belanjakan untuk Go Set a Watchman dan satu kumcer. Begitu paket GSAW datang, saya baru tahu bahwa hari itu adalah hari ketiga sang penulis meninggal. Semacam suatu pertanda untuk segera membaca kah?



Dulu saya kira To Kill a Mockingbird semacam bacaan berat, ternyata hanya dari sudut pandang anak kecil berumur 8 tahun bernama Jean Louise “Scout”. Seperti kebanyakan anak diusianya, dunianya diisi dengan rasa penuh penasaran, dunia bermain, mengamati tetangga, sampai kegiatan sekolah. Sebenarnya hanya sesederhana seorang anak kecil perempuan yang sedikit bandel mengamati bagaimana figur-figur masyarakat. Figur-figur itu dimulai dari keluarganya yaitu Jem dan Atticus Finch, teman kecilnya Dill, guru di sekolahnya, tetangga yang masing-masing memiliki keunikan, hingga pengasuh keluarganya, Calpurnia. 

“I wanted you to see what real courage is, instead of getting the idea that courage is a man with a gun in his hand. It's when you know you're licked before you begin, but you begin anyway and see it through no matter what.
- Atticus Finch”

Yang diangkat dari novel ini sendiri adalah rasisme kulit hitam, dan bagaimana seorang anak kecil memandangnya. Lebih seperti petualangan hidup sih yang dilakukan oleh Jem, Scout, dan Finch. Yang perlahan-lahan mikir “Orang dewasa kok gitu, orang dewasa rumit ya?” diselingi aneka kejadian lucu. Tapi sempet mikir juga sih Scout ini pikirannya detail banget, apalagi pas di pengadilan. Saya jadi takut yang ditulis di sini bukan si Scout tapi Ny. Lee sendiri. Walaupun bagi beberapa orang membosankan, tapi saya menikmati TKAM tuh. Juga, banyak petuah-petuah hidup dalam buku itu, seperti keberanian dan tanggung jawab. Sementara ini ditulis,  saya sedang menyelesaikan GSAW, dan omg JEAN LOUISE itu favorit saya banget! Dari segi penuturan cerita, GSAW mirip TKAM urutan-urutan dan detailnya. Maklum aja, dulu malah sebenernya yang pertama malah naskah GSAW dulu kan yang mau diterbitkan bukannya TKAM?


FILM: Oblivion (2013)

Sinopsis IMDB: A veteran assigned to extract Earth's remaining resources begins to question what he knows about his mission and himself.



“How can man die better: than facing fearful odds, for the ashes of his fathers, and the temples of his Gods.”

 “I wonder, if I come to you, at night - in dreams, in the day - as memories. Do I haunt your hours the way you haunted mine? And I wonder if you see me, when you look at her.” – Jack Harper

Mungkin ini adalah film Sci-Fi yang paling saya sukai. Saya menyukai bagaimana pemain memerankan tokoh mereka, suka backsoundnya yang Starwaves, dan sangat menikmati ceritanya tanpa skip. Dibintangi oleh sang suami aktor yang kondang, Tom Cruise menambah nilai plus dalam film ini. Nggak kok, nggak hanya gara-gara menang Tom Cruise doang. Dari awal udah disuguhi “kota” di atas awan dan bagaimana Jack dan partnernya, Vica melakukan misi sehari-harinya yang sebentar lagi selesai. Jack walaupun sudah dibuang ingatannya, selalu ada sekelebat memori yang muncul dalam ingatannya, hingga ia bertemu awak bernama Julia. Mungkin kalo perempuan yang nonton Oblivion jadi agak bawa perasaan, gimana kalo misal dirinya hanya Vica “Another Day In Paradise” di kehidupannya? Cielah. Terus, Oblivion ini elegan, backsound yang Starwaves seakan membawa saya melayang ke luar angkasa dan damai. I can say, film ini recommended!

“Is it possible to miss a place you've never been? To mourn a time you never lived?” - Jack Harper

MUSIK: Kansas – Dust in the Wind

Bawaanya kalo dengerin lagu ini rasanya klasik banget, semacam Time In A Bottlenya Jim Croce. Ternyata yang bikin saya jatuh cinta emang ada alunan biolanya, saya dari dulu suka suara biola. Saya tahu lagu ini justru dari film korea berjudul Pure Love,  film yang ada D.O EXOnya tuh. Di film tersebut, rasanya malah lebih terbawa ke masa lalu. Ke masa-masa rambut lepek karena lari-larian panas-panasan, baju basah karena hujan, dan teman-teman masa kecil. Pun rasanya pas didengarkan di bulan September. Eh lagu ini katanya ada di film Final Destination juga kah? Nyahaha, untung ngehnya di film Korea aja jadi nggak serem bok.


Nah, itu rekomendasi baca, tonton dan dengar untuk bulan September. Mari, bagi juga rekomendasimu untuk bulan ini. Sampai jumpa di postingan selanjutnya! :)
***

35 comments

  1. Weh, weh, weh, masih rajin ngi,ngeblog, ya, Kak Umi, udah semester lima lagi, semangaaaat!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah semoga tetep rajin terus, ayo kamu jangan mau kalah dong :D

      Delete
  2. Kalau bacaan, bulan ini aku blm baca buku apa2, duh! Kalau nonton, sebenernya suka animasi, romance, yg ringan2 gak pakai mikir berat. Tp boleh lah intip di yutub film2 di atas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kalo refreshing mah enaknya ringan2 aja :D

      Delete
  3. ebuset, beneran bikin review musik, film, buku di satu tulisan, kenapa ga dipisah aja, Mbak?

    nambah-nambah postingan, kan? Dari 3 subjek, saya mungkin akan mendahulukan menonton Obvlion dulu, TKAM dari dulu ingin beli, cuma, nanti dulu lah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenernya sih lebih karena nggak sengaja gitu mau ada postingan seperti ini atau emang nggak terjadwal tiap bulannya. Biasanya kan kalo udah baca sama nonton lama tapi kok kiranya bagus buat rekomendasi, akhirnya dijadiin satu postingan karena kalo jadi tiga sekaligus postingannya jadi pendek2 karena lupa detailnya. Kalo review film atau buku sendiri tetep ada kok :D

      Delete
  4. Aku selalu penasaran sama buku To Kill a Mockingbird. Tapi apa daya, tumpukan buku yang belum terbaca di rumah sudah sangat tinggi. Aku khawatir akan roboh jika ia ditambah. Sementara biar aku catat dulu dalam wish list.

    Aku setuju sama Dhika, Mbak. Kenapa enggak dibikin postingan berbeda aja? Kecuali kalau ada benang merah dalam reviewnya. Sekedar saran ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dibaca dulu timbunannya kak hihihi :D terima kasih sarannya kakaaak :D

      Delete
  5. Fix, aku harus sering2 mampir ke sini. Suer deh, dari buku, film n musik di atas aku ga ada yg tahu. Astagah, ini akunya kuper atau gimana nih.

    Buku, belum satupun buku yg aku baca bulan ini. Rencana may baca buku catatan sesorng tentang Jepang, tapi baru batas cover doang hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga terealisasi baca kak nanti review dong :D

      Delete
  6. Nonton film scfi itu emang enak banget ya jadi kaya nonton cerita sendiri mantab banget.

    Tapi kayanya buku itu kagak begitu famous ya mba soalnya saya pun tidak mengetahui judul buku yg seperti itu jd pengen cari nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukunya femes tau di kalangan anak klub buku

      Delete
    2. Bener kata kak Tiw, skripsi tentang buku ini juga banyak banget cyn :D

      Delete
  7. Aku kurang puas aku kurang puas aaaaak mau tau lebih banyak soal filmnya. Kalau bukunya udah tau dan udah baca. Lagunya kurang tertarik, sih. Filmnya yang bikin penasaran, aku suka sci-fi hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyahahah kak Tiw, nonton biar nggak penasaran hihi

      Delete
  8. Bukunya bagus. Kalau kuliah sastra Inggris itu must to read banget! Filmnya sorry to say, itu salah satu film Cruise yang terburuk karena, buat saya, membosankan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi aku baru baca pas masuk tahun ketiga, kok di aku malah santai aja nontonnya ya, atau terbiasa dengan film action Tom, kak?

      Delete
  9. jadi fokus ke film yang pure love, wakakaka. itu sedih sih film, ssedih abess.
    the oblivion ini sci-fi tahun 2013? kok aku baru tau ,nanti coba nonton deh. karena percayalah, film yang diperankan oleh papah tom itu bagus alur ceritanya, iya gak ? iya sih haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya papah Tom ngahaha, pure love emang sialan banget sih teringat mulu :'D

      Delete
  10. Aiiiiih keceh banget si harper lee... Susah banget loooh bikin cerita yanf pake sudut pandang anak kecil. Pake sudut pandang beda gender aja susah, apalagi beda usia, jauh juga usinya. Whus, keceh


    Eh ya? Aku baru ngeh kalo ternyata lagunya kansas ada di final destination. Di bagian mananya yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo nggak salah di bagian pesawat itu deh mbak hihi

      Delete
  11. Meski aku nggak suka Scific tapi bolehlah nonton filmnya..
    TKAMB adalah salah satu novel favorit saya tentnag demokrasi USA. Sudah baca Help? Temanya mirip dan lebih asik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah belum baca Help kak, makasih rekomendasinya :D

      Delete
  12. Jadi keinget beberapa buku yang udah lama kubeli tapi sampul plastiknya pun belum kubuka.Sepertinya harus meluangkan waktu untuk membaca nih.

    Aku udah nonton Oblivion, dan cukup tak menduga waktu tau Vica ternyata cuma temen kerjanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih kenapa dah aku sedih banget padahal mereka cocok juga

      Delete
  13. Kereen ide nulisnya.
    Akujadi pingin bikin tulisan kaya giniii....

    Jadi semacam rekam jejak disertai bumbu review yang gak spoiler banget.

    Minggu ini aku nonton Battleship Island.
    Karena abis baca tulisannya Oky.

    Buku?
    lagi seneng sama buku parenting.

    Kalo soal selera musik, saya mah ngikutin sedang nonton drama apa minggu ini...itulah selera musik saya yang gak jauh-jauh dari dunia drama Korea.
    ^^ hiihii...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi lagu ala drakor emang kadang sendu2 bagus sih walau gak tau artinya ngahaha

      Delete
  14. keren ini idenya, reviewnya sekali tiga..

    hmmm jd pingin juga bikin kayak mbak marfa ini, tapi selera musik dan bacaan aku agak norak hahhaha

    entahlah kayaknya aneh kalau pilihan laguku ini diulas

    wakakaakkak ini aja aku udah ngakak duluan..

    aku suka denger lagu yg aku ga ngerti artinya。

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ampun ikut ngakak baca komennya, dicoba aja dulu nggak papa kok :D

      Delete
  15. Reviewnya kereen... Memang rekomended untuk dibaca,tonton dan dengar. Kapan-kapan saya mau ajak anak untuk nonton film ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak kalau usia di bawah umur mungkin jangan dulu kak hihi

      Delete
  16. Hemm mockingbird. Saya malah punya buku kisah ttg mockingjay dengan tokoh utamanya Katniss Everdeen. haha. gak nyambung yah. Tapi resensi berbudaya di bulan September ini milik kaka menarik juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heheh dulu kukira juga yang Hunger Games padahal mah bukan

      Delete
  17. Baca buku. Hmm...saya udah lama tidak baca buku. Sedih banget.padahal dulu ada masa ketika saya rajin berburu buku dan menikmatinya sampai tuntas
    Ya Tuhan ..kesibukan kerja membuat sy melupakan membaca buku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm iya kalau baca buku juga nggak cepet selesai soalnya kuliah juga, kalah sama teori :'D

      Delete

Hi, I'm Marfa. Thank you for visiting and reading, just give your comment and tell me if there are some typos^^

Home